Operasi SAR Sriwijaya Air Dihentikan, DVI Terima 714 DNA Awak kabin Sriwijaya Air menaburkan bunga sebagai penghormatan terakhir kepada korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di daerah tempat jatuhnya pesawat di daerah perairan Pulau Laki dan Pulau

MerahPutih.com - Tim DVI Polri masih melakukan identifikasi korban Sriwijaya Air SJ182. Sampel DNA yang diterima pada hari ini, Jumat (22/1) meningkat hampir tiga kali lipat. Total sampel DNA yang telah diterima oleh lab DNA sebanyak 714.

Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Hery Wijatmoko memaparkan, dari 714 sampel DNA yang diterima, sambungnya, sebanyak 174 adalah data antemortem dan 540 merupakan sampel postmortem.

Baca Juga:

Empat Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi

"Ada beberapa keluarga yang kami mintai untuk DNA sampelnya karena kita tidak bisa membedakan perempuan yang sama dalam," terangnya.

Hery mengatakan, tim DVI telah menerima 325 kantong jenazah. Kantong properti yang diterima sebanyak 274 kantong saat operasi SAR pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air telah dihentikan.

Ia mengatakan, dengan penghentian ini, tim DVI di Tanjung Priok ditarik ke RS Polri untuk proses rekonsiliasi. Tim DVI sudah mengidentifikasi 47 korban Sriwijaya Air SJ182. Korban bernama Angga Fernanda Afrion, Rion Yogatama, Rusni, dan Sevia Daru.

Andika, Ratih Windania, dan Teofilus Ura Dari. Lalu korban atas nama Kolisun, Grislend Gloria Natalies, Faisal Rahman, Andi Syifa Kamila, Shinta, dan Mulyadi juga telah teridentifikasi

Selanjutnya, Didik Gunardi, Athar Rizki Riawan, Gita Lestari Dewi, Fathima Ashalina Marhen, dan Rahmania Ekananda juga telah teridentifikasi.

Untuk korban-korban lainnya yang sebelumnya sudah teridentifikasi bernama Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satria Satrianto, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, dan Agus Minarni. Lalu, Ricko, Ikhsan Adhan, Supianto, Pipit Piyono, Mia Tresetyani, dan Yohanes Suherdi juga telah dikenali.

Selain itu, korban atas nama Rosi Wahyuni, Rizki Wahyudi, Nelly, Beben Sopian, Makrufatul Yeti Srianingsih, Arifin Ilyas, dan Arneta Fauziah juga berhasil diidentifikasi.

Juga korban bernama Fao Nuntius Zai, Yunni Dwi Saputri, Iu Iskandar, dan Oke Dhurrotu juga berhasil dikenali. Lalu ada satu korban teridentifikasi yang tidak diumumkan namanya karena permintaan keluarga.

Sementara itu, Kepala Basarnas (Kabasarnas) Marsma TNI Bagus Puruhito menenangkan keluarga para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang ikut kegiatan tabur bunga di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Identifikasi korban Sriwijaya Air. (Foto: Antara)
Identifikasi korban Sriwijaya Air. (Foto: Antara)

Keluarga korban yang hadir menitikkan air mata lantaran keberadaan anggota keluarganya belum teridentifikasi atau ditemukan hingga ditutupnya masa pencarian.

Ia meyakinkan, armada kapal tetap bersiaga di sekitar lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 untuk mencari korban, meskipun Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi resmi menutup operasi SAR kemarin, Kamis (21/1) sore.

"Semoga semua husnul khotimah ya, Pak, ya. Walau sudah tutup, kita lanjutin dengan pemantauan," ucap Bagus.

Kegiatan tabur bunga tak hanya diikuti tim SAR dan keluarga korban, tapi juga dihadiri kru dari maskapai Sriwijaya Air. Tepatnya dilakukan tepat di atas titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Ini dilakukan untuk melaksanakan untuk menghormati para korban.

Sebelum menaiki KRI Semarang, peserta kegiatan tabur bunga menjalani pemeriksaan tes usap (swab) antigen. Pelayanan tes swab antigen disediakan oleh penyelenggara kegiatan tabur bunga. (Knu)

Baca Juga:

TNI AL Dukung Operasi Lanjutan Pencarian Korban Sriwijaya Air

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ganjar Sebut Varian COVID-19 India Jadi Biang Kerok Lonjakan Kasus di Jateng
Indonesia
Ganjar Sebut Varian COVID-19 India Jadi Biang Kerok Lonjakan Kasus di Jateng

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan varian corona India atau B16172 telah ditemukan di Kudus. Hal itu didasari dari uji Genome Sequencing pada sampel pasien COVID-19 di Kabupaten Kudus.

Pemerintah Siapkan Skenario Pandemi Jadi Endemi
Indonesia
Pemerintah Siapkan Skenario Pandemi Jadi Endemi

Sejumlah negara, ujar Wapres, mulai mempertimbangkan untuk menyuntikkan booster kepada masyarakat guna meningkatkan daya tahan atau imun tubuh terhadap COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Beli Pulsa, Kuota dan Sembako Kena Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Beli Pulsa, Kuota dan Sembako Kena Pajak

Akun Facebook Wily Sinaga mengunggah foto (31/01/21) berisi narasi “Beli pulsa kena pajak, Beli kuota kena pajak, Beli sembako kena pajak, Apes… apes.”.

Menaker Minta Perusahaan dan Pekerja Patuhi PPKM Darurat
Indonesia
Menaker Minta Perusahaan dan Pekerja Patuhi PPKM Darurat

Kita utamakan kesehatan dan keselamatan pekerja

Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah yang Ditangkap Terus Bertambah
Indonesia
Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah yang Ditangkap Terus Bertambah

Densus 88 Antiteror menangkap tersangka baru terkait Jamaah Islamiyah Jawa Timur.

Pelaku Pembunuhan Wanita di Gambir Ditangkap Polisi, Terancam Penjara 15 Tahun
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Wanita di Gambir Ditangkap Polisi, Terancam Penjara 15 Tahun

Polisi menangkap seorang pelaku pembunuhan terhadap wanita berinisial B (22) yang dilakukan oleh temannya sendiri, Ivan (28).

Setelah Menziarahi Makam Aulia, Said Aqil Mantap Maju Jadi Calon Ketum PBNU
Indonesia
Setelah Menziarahi Makam Aulia, Said Aqil Mantap Maju Jadi Calon Ketum PBNU

Dirinya tidak langsung menerima permintaan dari kiai sepuh

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Mohammad Arifin Meninggal Dunia
Indonesia
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Mohammad Arifin Meninggal Dunia

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Holistik Purwakarta, Jawa Barat. Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada hari ini Selasa (10/8) sekitar pukul 03.00 WIB.

Tersangka Korupsi Asabri Ilham Siregar Tutup Usia
Indonesia
Tersangka Korupsi Asabri Ilham Siregar Tutup Usia

Ilham W Siregar ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT ASABRI pada 1 Februari 2021

Ada Polisi Siber, Warga Ragu Ungkapkan Kritik di Media Sosial
Indonesia
Ada Polisi Siber, Warga Ragu Ungkapkan Kritik di Media Sosial

Hampir 120 orang memperoleh peringatan mengenai konten-konten yang mereka publikasikan di sosial media pada kuartal kedua tahun 2021.