Image
Author by : Berita kehilangan Angeline sempat dibuatkan fanpage khusus di FB untuk mencari Angeline(Foto: Fanpage Find Angeline)

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, Margareith Megawe, ibu angka Angeline mengungkapkan, jika Angeline menghilang saay bermain di sekitar rumahnya, sekitar pukul 15.00 Wita. Lokasi rumah di Jalan Sedap Malam 26, Sanur, Denpasar, Bali.

Sejak saat itu, ia mengerahkan anak-anaknya, yang juga kakak angkat Angeline untuk mencari, baik itu menyebar informasi di Bali maupun di sosial media.

Hasilnya, nama Angeline, bocah malang yang hilang itu menjadi trending topic. Bahkan sejumlah media menulis tentang peristiwa itu.

Image
Author by : Upaya menemukan Angeline mulai melibatkan aparat kepolisian karena laporan sang ibu angkat, Margareith (Foto: Istimewa)

Lantaran sudah tersebar di media dan mendapatkan laporan dari keluarga, polisi kemudian mencari tahu keberadaan Angeline. Pihak kepolisian resort Denpasar, Bali mulai menanyakan kepada para saksi.

Tidak hanya itu, pihak Polres Denpasar juga mencaritahu keberadaan orangtua kandung Angeline untuk dimintai keterangan.

Hingga saat itu, pihak kepolisian masih belum menemukan titik terang keberadaan Angeline. Namun, pihak kepolisian masih berusaha untuk mengembangkan kasus tersebut lantaran menemukan berbagai kenjanggalan. Cerita-cerita yang berkembang perihal Angeline kerap mendapatkan perlakuan kekerasan dihimpun.

Image
Author by : Komisi Perlindunngan Perempuan dan Anak melalui Arist Merdeka Sirait ikut turun tangan mencari Angeline (Foto: Facebook: Find Angeline)

Hilangnya Angeline, bocah malang yang juga diduga mendapatkan perlakuan kekerasan di rumahnya mendapat perhatian dari ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait. Ia sampai terbang ke kediaman Margareith di Denpasar, Bali untuk bertemu langsung dengan ibu angkat Angeline tersebut.

Arist Merdeka Sirait terkejut melihat kondisi rumah yang dianggapnya tidak layak sebagai tempat tinggal Angeline yang dipenuhi kandang ayam, kucing, dan anjing.

Saat bertemu Arist sempat bersitegang dengan Margereith perihal tersebut. Namun, ibu angkat Angeline itu sepertinya tidak peduli terhadap protes yang dilakukan Arist.

Image
Author by : Segala upaya mencari dan menemukan Angeline nihil padahal semua pihak mulai pemerintah dan kalangan netizen bersatu padu mencarinya (Foto: Fanpage Fi

Dua pekan menghilangnya Angeline, membuat banyak pihak ikut prihatin. Cerita yang berkembang di sosial media yang menjelaskan Angeline kerap menerima kekerasan juga mendapatkan perhatian dari Komisi Perlindungan Anak di Bali serta Lembaga Perlindungan Anak Bali.

Bersama sejumlah relawan, mereka melakukan aksi The Search for Angeline. Menyebar pamflet dan mengumpulkan informasi dari sosial media. Namun hasilnya nihil, sosok cantik Angeline belum juga ditemukan.

Bahkan Yuddy Chrisnandi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ikut prihatin dan mencoba untuk bertemu dengan ibu angkat Angeline. Namun ia justru menerima kenyataan, Margareith menolak.

Tidak hanya menteri Yuddy, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise pun mencoba menemui Margareith, namun ditolak.

Image
Author by : Usai melakukan pencarian selama kurang lebih 25 hari, Angeline justru ditemukan polisi di belakang rumah dekat kandang ayam dalam kondisi sudah menin

Polisi yang sudah mengantongi beberapa keterangan, kemudian mencoba untuk menyisir pencarian yang dimulai dari rumah yang ditempati Angeline bersama ibu angkatnya.

Setelah melakukan pencarian, polisi akhirnya menemukan Angeline yang sudah terbujur kaku dengan kondisi mengenaskan, dikubur di dekat kandang ayam. Menurut dokter forensik, diperkirakan Angeline sudah tewas selama tiga pekan. Kondisi jenazahnya pun sudah mulai membusuk.

Saat ditemukan Angeline tengah memeluk sebuah boneka. Di kuburan yang hanya sedalam 0,5 meter itu, ditemukan juga bed cover dan tali. (wan)


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH