Kelas Daring Turunkan Tingkat Kecemasan Sebagian Remaja   Pelajar remaja merasa lebih senang ketika belajar di rumah. (Foto unsplash/Deleece Cook)

SEKOLAH virtual atau online class merupakan hal yang baru baik bagi pelajar maupun pengajar. Jika biasanya kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara tatap muka, kini para pelajar dituntut untuk belajar di rumah dengan memanfaatkan gadget mereka.

Sekolah virtual tidak selamanya lebih buruk daripada tatap muka.  (Foto: pixabay/free-photos)
Sekolah virtual tidak selamanya lebih buruk daripada tatap muka. (Foto: pixabay/free-photos)

Mengingat situasi krisis kesehatan saat ini, sebagian dari kita mungkin berspekulasi bahwa remaja yang belajar via kelas online akan merasa lebih anxious dan stres karena harus beradaptasi dengan kenormalan baru di tengah pandemi COVID-19. Belum lagi soal kekhawatiran mereka terhadap teman-teman dan keluarga yang bisa saja terpapar virus mematikan ini.

BACA JUGA:

Ini 5 Solusi untuk Para Guru Seputar Belajar Online

Sekelompok peneliti di South West England berpikiran serupa. Bagi mereka, remaja yang melakukan remote schooling di tengah pandemi COVID-19 bisa jadi tambah cemas, apalagi mengingat mereka harus mengurangi interaksi sosial dan berdiam diri di rumah.

Apakah kamu lebih menyukai sekolah online? (Foto: pixabay/geralt)
Apakah kamu lebih menyukai sekolah online? (Foto: pixabay/geralt)

Meski begitu, hasil survei yang dilakukan ternyata menyimpulkan sebaliknya. Dilansir Healthline, tingkat kecemasan pelajar menurun karena beberapa benefit yang ditawarkan oleh kelas online. Para pelajar merasa lebih bahagia dan santai jika belajar dari rumah dan merasa lebih terkoneksi dengan para guru dan teman-teman di sekolah.

BACA JUGA:

Suka Duka Sekolah Online, Hanya Dipahami Generasi Z

Para ilmuwan di University of Bristol telah menyurvei 17 sekolah tingkat SMP di Inggris yang melibatkan lebih dari 1.000 pelajar.

Survei itumenyimpulkan bahwa sebelum pandemi, terdapat 54% remaja perempuan usia 13 -14 tahun yang berisiko mengalami kecemasan. Meski begitu, online class memangkas 10% dari jumlah anak perempuan yang mengalami anxiety.

Sama halnya dengan anak laki-laki yang berada di rentang usia yang sama. 26% anak laki-laki berisiko mengalami kecemasan sebelum pandemi, tetapi angka tersebut turun 8% semenjak lockdown.

 (Foto: pixabay/engin_akyurt)
Sekolah online awalnya dianggap akan meningkatkan kecemasan anak. (Foto: pixabay/engin_akyurt)

Survei ini diselenggarakan oleh para ilmuwan di University of Bristol yang telah memanfaatkan studi yang sudah berlangsung sebelumnya, yaitu mengenai penggunaan media sosial dan kesehatan mental remaja.

Baseline survey diselenggarakan sebelum pandemi COVID-19 dimulai yaitu pada Oktober 2019. Untuk menilai dampak pandemi, survei lain dilakukan dalam jangka waktu April sampai Mei 2020.

Emily Widnall, MSc selaku ketua peneliti mengatakan bahwa ia dan timnya terkejut melihat hasil dari survei yang dilakukan. Banyak orang, termasuk para ahli kesehatan yang memperkirakan bahwa tingkat kecemasan pada remaja akan meningkat selama pandemi.

"Ketika kita mengambil langkah mundur, kita tahu bahwa bagi anak muda, sekolah dapat menimbulkan kecemasan baik dalam hal pelajaran maupun hubungan antar teman-teman sebaya, termasuk bullying," ungkapnya.

Dari penelitian ini, Widnall merasa bahwa platform digital mampu mengambil peran yang lebih besar kedepannya sebagai alat belajar di sekolah. (SHN)

BACA JUGA:

Mendongeng Bisa Jadi Media Belajar, ini Manfaatnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kick Avenue Fair 2020 Siap Digelar Secara Daring Akhir Agustus
Fun
Kick Avenue Fair 2020 Siap Digelar Secara Daring Akhir Agustus

Sneakerhead akan semakin mudah berburu sneaker idaman di Kick Avenue Fair 2020.

'Pokemon Unite', Game Bergenre MOBA Mirip Mobile Legends
Fun
'Pokemon Unite', Game Bergenre MOBA Mirip Mobile Legends

Pemain harus mengumpulkan pokemon liar sebanyak-benyaknya.

Simak! 3 Info Penting dari WHO Tentang Virus Corona
Fun
Simak! 3 Info Penting dari WHO Tentang Virus Corona

Melansir dari laman resmi World Health Organization, berikut tiga info penting yang perlu kamu ketahui tentang virus Corona:

Langkah Cepat dan Efektif Mempelajari Bahasa Mandarin
Fun
Langkah Cepat dan Efektif Mempelajari Bahasa Mandarin

Saat kamu apply kerja dan kemampuan bahasa Mandarin tertera di CV, pasti dilirik deh sama perusahaan.

Kenali Tanda Sistem Imun Tubuh yang Buruk
Fun
Kenali Tanda Sistem Imun Tubuh yang Buruk

Biasanya penyebab utama melemahnya antibodi tubuh adalah usia, namun itu bukan satu-satunya faktor.

Matthew M. Williams Ditunjuk Sebagai Direktur Kreatif untuk Rumah Mode Givenchy
Fashion
Matthew M. Williams Ditunjuk Sebagai Direktur Kreatif untuk Rumah Mode Givenchy

Nama Keller semakin terdengar oleh masyarakat, sejak ia menciptakan gaun pernikahan ikonis untuk Meghan Markle pada 2018 silam.

Tips Jitu Membeli Mobil di Awal Tahun
Hiburan & Gaya Hidup
Tips Jitu Membeli Mobil di Awal Tahun

Kenali tips-tips membeli mobil di awal tahun, agar kamu tidak menyesal dan rugi.

Jeon So Mi Bergabung dengan Interscope Records
ShowBiz
Jeon So Mi Bergabung dengan Interscope Records

So Mi akan diwakili oleh Interscope dan Universal Music Group di seluruh dunia, di luar Asia.

Jangan Sampai Salah, Yoga Harus Dilakukan Tanpa Alas Kaki
Fun
Jangan Sampai Salah, Yoga Harus Dilakukan Tanpa Alas Kaki

Cara paling tepat untuk melakukannya adalah dengan tidak mengenakan alas kaki sama sekali.

3 Cara Meraih Gelar 'Relationship Goals' ala Instagram
Fun
3 Cara Meraih Gelar 'Relationship Goals' ala Instagram

Apa kamu suka menyebar keuwuan di Instagram?