Omzet Obar Cafe Bali Naik Drastis Saat Jalankan Program Barista Asuh Ilustrasi. Nabila Sintya Dewi, Barista Asuh yang nge-shift di Obar Cafe Bali. (instagram @nshndwl)

“VIRUS” enggak cengeng dari gerakan Barista Asuh, menyebar sampai ke Bali. Salah satu coffee shop di Bali, Obar Cafe telah mengangkat satu barista untuk menjadi anak asuhnya.

Hal ini membuktikan betapa kuatnya gerakan ini untuk membantu para barista yang menjadi korban PHK atau dirumahkan akibat persebaran pandemi COVID-19.

Keikutsertaan coffee shop yang terletak di jalan Tukad Badung, No 64, Denpasar ini menyusul sejumlah coffee shop yang sudah berpartisipasi dalam gerakan Barista Asuh.

Baca Juga:

Kita Enggak Cengeng!

Martono, sang pemilik menceritakan bahwa sejatinya Obar Cafe juga merasakan dampak yang signifikan dari pendemi COVID-19. Menurutnya dampak tersebut juga dirasakan hampir sebagian besar pengusaha.

“Terlebih lagi di lokasi pertama usaha saya di area Seminyak, sebelum pindah ke daerah Denpasar,” kata Martono kepada MerahPutih.com.

Tapi mental Martono sebagai pengusaha sudah terbentuk. Dia enggak cengeng. Tekadnya untuk survive di tengah krisis begitu kuat. Obar Cafe bikin gebrakan.

Salah satunya adalah dengan mengubah konsep yang awalnya hanya fokus pada specialty coffee, sekarang lebih berkonsentrasi untuk menjual produk makanan dan tetap menjual produk kopi sebagai pendamping.

Obar Bali
Beberapa menu makanan di Obar Cafe Bali. (instagram @Obar.Bali)

“Menjual makanan menjadi solusi penolong di saat pandemi karena selalu akan dicari orang,” terang Martono.

Untuk penjualan kopi, dia merasa Obar Cafe masih beruntung karena terbantu para pelanggan yang rata-rata adalah para coffee enthusiast.

Baca Juga:

Meski Kondisi Sulit, Riri Mestika Tetap Dukung Barista Asuh Bangkitkan Semangat Para Barista

Nah, karena keadaannya yang masih bisa bertahan selama pandemi ini, Martono merasa terpanggil untuk bisa membantu orang lain. Khususnya para pelaku industri kopi.

Martono sangat antusias ketika mendengar ada gerakan Barista Asuh. Dia mengaku kali pertama mengetahui gerakan ini di media sosial.

barista asuh
Gerakan Barista Asuh

Tanpa berpikir panjang, dia langsung menyatakan ambil bagian dalam kegiatan yang digagas Barista Guild of Indonesia, @mas_fotokopi dan MerahPutih.com itu. “Kita ingin menyemangati barista yang dirumahkan dan tidak berpenghasilan,” kata Martono.

Baca Juga:

Masih Bingung Ikut Gerakan Barista Asuh? Ini Panduannya!

Menurutnya, program Barista Asuh sangat keren. Hal itu dibuktikan Martono dengan merekrut seorang barista yang terdampak untuk diasuh di Obar Cafe. “Barista asuh pertama kali nge-shift hari Minggu (31/5) kemarin, dan responnya sangat bagus,” ujarnya.

Tanpa diduga, banyak pelanggan yang datang ke Obor Café Bali saat sang barista asuh memulai debutnya. Kala itu barista yang diasuhnya menghabiskan satu shift dari pukul 8.30 sampai 17.30 Wita.

Nabila
Nabila Sintya Dewi (tengah) Barista Asuh yang nge-shift di Obar Cafe, Bali.

Untuk proses rekrutmennya, lanjut Martono, Obar Cafe dibantu BGI sebagai pihak yang memberi rekomendasi. “Barista mendapat rekomendasi dari BGI dan selanjutnya memilih calon orang tua asuh yang diinginkannya. Karenanya saya akan memilih barista yang memang dari awal tertarik diasuh oleh Obar Cafe,” tutur Martono.

Hingga akhirnya Obar Cafe memilih Nabila Sintya Dewi sebagai barista yang diasuhnya.

Kepada Martono, si Nabila menyampaikan bahwa dirinya sangat senang dan terbantu ketika berkesempatan menjalani shift di Obar Café Bali. “Dia (Nabila) boleh bebas pilih makanan, dapat uang transport dan sekian persen dari omzet kotor,” jelas Martono.

Martono Obar Bali
Martono pemilik Obar Cafe Bali. (instagram @obar.bali)

Respon yang luar biasa juga diperlihatkan oleh para pelanggan yang mampir ketika hari perdana barista asuh mulai menjalankan shift. Terlihat pelanggan banyak yang datang dan kebanyakan dari mereka memesan menu kopi lebih dari satu. “Omzet minuman naik drastis saat barista asuh mulai turun tangan di hari Minggu,” ungkapnya.

Martono mengaku sangat senang bisa membantu teman-teman yang membutuhkan lewat program Barista Asuh ini. Dia juga berharap pandemi ini cepat berlalu dan bisa mencari barista-barista lewat BGI khususnya yang pernah nge-shift untuk menjadi karyawannya. (lgi)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sambal Sempurnakan Hidangan
Kuliner
Sambal Sempurnakan Hidangan

Tak ada sambal di meja, selera makan bisa menurun.

Prosesi Wisuda Sekolah di Fase New Normal
Indonesiaku
Prosesi Wisuda Sekolah di Fase New Normal

Pelaksanaan wisuda secara drive thru ditengah pandemi COVID-19 telah menyesuaikan peraturan Pemerintah

Setiap 7 Menit Kereta akan Lewat Cirebon
Travel
Setiap 7 Menit Kereta akan Lewat Cirebon

Pada liburan nataru 194 kereta akan melintas di Cirebon.

Pelancong Wajib Lakukan 3 Aktivitas Seru Ini di Taman Nasional Takabonerate
Travel
Pelancong Wajib Lakukan 3 Aktivitas Seru Ini di Taman Nasional Takabonerate

Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, Taman Nasional Takabonerate tak kalah indah.

Melancong ke Yogyakarta di Masa New Normal, Wajib Unduh Aplikasi Cared+ Jogja
Travel
Indramayu Bangun Pusat Budaya Pesisir
Tradisi
Indramayu Bangun Pusat Budaya Pesisir

Indramayu yang berada di pesisir pantai utara Jawa memiliki kekhasan budayanya.

Jadwal Buka Tutup di Kawasan Gronggong Cirebon di Malam Tahun Baru
Travel
Jadwal Buka Tutup di Kawasan Gronggong Cirebon di Malam Tahun Baru

Semua spot kembang api di Kota Cirebon, bisa terlihat dari atas bukit ini.

5 Makanan 'Aneh' di Tiongkok
Kuliner
5 Makanan 'Aneh' di Tiongkok

Apa saja sih makanan ekstrim yang ada di Tiongkok?

Mengabadikan Pembuktian Penyandang Disabilitas
Tradisi
Mengabadikan Pembuktian Penyandang Disabilitas

Warnadi menyakini apa yang dialaminya saat lahir hingga sekarang adalah sebuah Anugerah dari Tuhan.

Perjalanan Panjang Pie Susu Hingga Menjadi Buah Tangan Khas Bali
Kuliner
Perjalanan Panjang Pie Susu Hingga Menjadi Buah Tangan Khas Bali

Pie susu sudah jadi langganan banyak wisatawan untuk dibawa sebagai buah tangan khas Bali.