Omongan Ketua DPC Gerindra Dinilai Enggak Jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengisi kuliah umum dalam kegiatan Gerbang Betawi, Jumat (22/1/2021). (ANTARA/HO/Dokumentasi Gerbang Betawi)

Merahputih.com - Pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Jakarta Timur, Ali Lubis yang meminta Anies Baswedan mundur dari jabatan Gubernur DKI Jakarta dianggap tidak etis.

Sebagai kader partai pendukung Anies di Pilkada DKI, Ali seharusnya bisa memberikan masukan melalui forum internal, bukan malah membuat kegaduhan di masyarakat.

Baca Juga:

Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim

“Omongannya enggak jelas, Ali Lubis itu kan kader Gerinda, partainya pengusung Anies, aneh saja partai pengusung tapi minta Gubernur mundur," ucap Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Lukmanul Hakim melalui keterangan tertulisnya, Selasa (26/1).

Ia pun justru mempertanyakan mengenai jalur komunikasi Gerindra ke Anies. "Jangan-jangan memang komunikasi di internal Gerindra gak beres?," tanya dia.

Anies Baswedan terpilih jadi anggota Komite Pengarah C40. (Foto: Antara)
Anies Baswedan terpilih jadi anggota Komite Pengarah C40. (Foto: Antara)

Pria asli Aceh ini mengingatkan bahwa Wakil Gubernur (Wagub) DKI yang mendampingi Anies sekarang ialah Ahmad Riza Patria yang tak lain rekan Ali di partai Gerindra.

“Jadi sudah betul kalau Gerindra tegur dia,” beber Lukman.

Baca Juga:

Minta Formula E Dibatalkan, PDIP Desak Anies Alihkan Anggaran untuk Beli Vaksin

Tidak hanya dari sisi etika, Lukmanul Hakim turut mempertanyakan motif kritik Ali yang sesungguhnya. Jika alasannya karena pandemi COVID-19, virus ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga di berbagai wilayah Indonesia, bahkan dunia.

Sehingga, Ali diminta agar menghentikan manuver seperti ini. Pemprov DKI membutuhkan dukungan penuh untuk mengatasi pandemi. "Jangan caper (cari perhatian) deh," tukas dia. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Progres Vaksinasi COVID-19 Kabupaten/Kota Jabar Berbeda-beda, Garut Terendah
Indonesia
Progres Vaksinasi COVID-19 Kabupaten/Kota Jabar Berbeda-beda, Garut Terendah

Progres vaksinasi COVID-19 di kabupaten/kota di Jawa Barat belum seragam. Progres tertinggi di Kota Bandung yang capaian vaksinasinya 97,90 persen.

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Tunjuk Risma Gantikan Anies

Sampai saat ini, belum ada berita apapun yang menyatakan bahwa DPRD DKI Jakarta mengajukan usul pemberhentian gubernur DKI Jakarta aktif, Anies Baswedan.

Alasan Partai Demokrat Versi KLB Gelar Konpers di 'Candi' Hambalang
Indonesia
Alasan Partai Demokrat Versi KLB Gelar Konpers di 'Candi' Hambalang

Konferensi pers itu digelar di tengah guyuran hujan

Gemura Siap Ciptakan 1.000 Wirausaha Muda Baru
Indonesia
Gemura Siap Ciptakan 1.000 Wirausaha Muda Baru

Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) siap menciptakan 1.000 wirausaha muda baru dalam lima tahun ke depan. Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP Gemura Oktasari Sabil.

Polisi Desak McDonal's Hapus Promo BTS Meal
Indonesia
Polisi Desak McDonal's Hapus Promo BTS Meal

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebut peniadaan menu makanan baru itu bertujuan agar tidak terjadinya kerumunan serupa.

Konflik Ideologis PDIP vs Ormas ANAK NKRI
Indonesia
Konflik Ideologis PDIP vs Ormas ANAK NKRI

Apalagi, dampak negatif selanjutnya juga bisa mengarah ke konflik ideologis.

Vaksinasi COVID-19 Belum Jadi Syarat Perjalanan
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Belum Jadi Syarat Perjalanan

Vaksinasi untuk ibu hamil ditunda

Defisit Melebar, Utang Indonesia Tambah Bengkak
Indonesia
Defisit Melebar, Utang Indonesia Tambah Bengkak

Pemerintah telah melakukan kebijakan relaksasi defisit anggaran di atas batas 3 persen untuk memenuhi kebutuhan belanja dan pembiayaan.

Pemprov DKI Serahkan Kasus Vaksin Selebgram Helena Lim ke Polisi
Indonesia
Pemprov DKI Serahkan Kasus Vaksin Selebgram Helena Lim ke Polisi

DKI Jakarta menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian yang menangani kasus selebgram Helena Lim yang menerima vaksinasi COVID-19 Sinovac.

KPK Periksa Kakak Buronan Penyuap Nurhadi
Indonesia
KPK Periksa Kakak Buronan Penyuap Nurhadi

Hengky merupakan komisaris PT Multitrans Logistic Indonesia, anak perusahaan PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) yang dipimpin sang adik.