Omicron Melonjak, Pemerintah Putuskan PPKM Level 3 di Jabodetabek, DIY, Bali, Bandung Raya Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. ( ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat)

MerahPutih.com - Lonjakan Covid-19 varian Omicron di beberapa hari ke belakang membuat pemerintah pusat mengambil kebijakan. Dalam konferensi pers, Senin (7/2), Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan peningkatan level PPKM Jabodetabek, DIY, Bali dan Bandung raya naik ke level 3.

"Jabodetabek, DIY, Bali, Bandung Raya akan ke level 3," ujar Luhut yang disiarkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/2).

Luhut langsung memerintahkan peningkatan kewaspadaan terhadap lonjakan varian Omicron. Menurutnya, varian ini menyumbang kenaikan kasus covid dalam beberapa waktu terakhir. Faskes hingga konversi bed untuk pasien covid terus mengalami lonjakan.

Kebijakan PPKM yang pemerintah ambil, kata dia, tetap mengikuti level assessment yang telah disesuaikan. Hal itu berdasarkan cakupan kapasitas rawat inap. "Berdasarkan data kami, omicron menyebabkan penularan jauh lebih cepat. Penularannya melampaui penularan varian delta," ujarnya.

Luhut mengklaim pemerintah terus memperbarui data dan meminta masukan dari berbagai ahli dalam bidangnya. "Serta analisis perkembangan di seluruh negara sehingga menjadi penanganan pemerintah terhadap Omicron secara holistik," tegas dia.

Dalam kesempatan itu Luhut juga memaparkan, dari data yang pemerintah miliki saat ini, sebanyak 357 pasien meninggal dari sejak omicron berjalan, 42 persen memiliki komorbid. "44 persen lansia, dan 69 persen belum vaksinasi lengkap. Maka lansia yang belum vaksin, segera vaksin," ujarnya.

Adapun untuk Bali, Luhut mengungkapkan, pergeseran menuju PPKM level 3 karena kondisi rawat inap di rumah sakit yang meningkat.

Luhut menuturkan, keterangan lengkap memgenai level PPKM akan diatur dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) yang akan terbit hari ini. "Kebijakan dalam pelaksanaan PPKM tetap sesuai asesmen seperti minggu lalu dengan memberi bobot lebih besar terhadap rawat inap RS," tambah Luhut.

Saat ini perawatan penanganan COVID-19 di Rumah Sakit, diantara 65 persen-nya merupakan pasien bergejala ringan. Oleh karena itu, Luhut berharap pasien yang terinveksi COVID-19 dan memiliki gejala ringan hingga tak bergejala untuk melakukan perawatan isolasi terpusat dan tidak masuk ke Rumah Sakit.

"Perawatan RS perlu kami sampaikan 65 persen pasien sekarang gejala ringan dan tanpa gejala kita minta tidak masuk RS cukup isoter. Dari data ini dipegang betul dan perhatikan juga orang-orang yang menganjurkan tidak vaksin," terang Luhut.

Maka dari itu, ia menegaskan kepada orang-orang yang menganjurkan tidak vaksin untuk bertanggungjawab karena dalam kasus COVID-19, 69 persen data menunjukan meninggal karena belum melaksanakan vaksinasi. "Mayoritas pasien rawat berat kritis ini lansia saya mohon lansia kalau belum vaksin cepet vaksin. pemerintah akan proteksi kelompok rentan lansia belum divaksin lengkap," tutup Luhut. (knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mendag Lutfi Siapkan Strategi Keluarkan Banyak Merek Minyak Goreng
Indonesia
Mendag Lutfi Siapkan Strategi Keluarkan Banyak Merek Minyak Goreng

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan pemantauan minyak goreng di sejumlah ritel modern di Jakarta, Jumat (18/3).

Kapolri Klaim PPKM Darurat Mampu Turunkan Mobilitas di Bandung
Indonesia
Kapolri Klaim PPKM Darurat Mampu Turunkan Mobilitas di Bandung

Mobilitas masyarakat di Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat mengalami penurunan di minggu pertama dan kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

PKS Minta Event Formula E Tak Pakai Pawang Hujan: Kita Berdoa Pada Allah
Indonesia
PKS Minta Event Formula E Tak Pakai Pawang Hujan: Kita Berdoa Pada Allah

Kehadiran pawang hujan saat gelaran MotoGP Mandalika 2022 kini jadi perbincangan masyarakat Indonesia bahkan dunia. Karena adanya pawang hujan dianggap membantu menghentikan hujan ketika sesi race MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dijerat Pasal Berlapis, Muhammad Kece Terancam 6 Tahun Penjara
Indonesia
Dijerat Pasal Berlapis, Muhammad Kece Terancam 6 Tahun Penjara

"Ancaman pidananya penjara 6 tahun," ungkapnya.

Istana Sebut Pesan Jokowi Terkait Penceramah Radikal Bukan Mengada-ada
Indonesia
Istana Sebut Pesan Jokowi Terkait Penceramah Radikal Bukan Mengada-ada

Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penceramah radikal yang disampaikan dalam rapat pimpinan TNI -Polri beberapa pekan lalu memunculkan pro dan kontra.

[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Perkosaan Santri di Bandung, Babak Belur di Penjara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Perkosaan Santri di Bandung, Babak Belur di Penjara

Saat ini, Herry Wirawan ditahan di Rutan Kelas 1A Kebon Waru Bandung.

Cuaca DKI Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan Pagi Ini
Indonesia
Cuaca DKI Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan Pagi Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta akan cerah berawan pada Kamis (24/3) pagi.

PDIP Lantik Pengurus Banteng Muda Indonesia
Indonesia
PDIP Lantik Pengurus Banteng Muda Indonesia

DPP PDI Perjuangan (PDIP) melantik jajaran lengkap kepengurusan salah satu sayap kepemudaannya, Banteng Muda Indonesia (BMI).

Bangun Hotel dan Berbagai Fasilitas di Mandalika, LPEI Cairkan Dana Rp 1,1 Triliun
Indonesia
Bangun Hotel dan Berbagai Fasilitas di Mandalika, LPEI Cairkan Dana Rp 1,1 Triliun

Komitmen pembiayaan LPEI dalam pembangunan dan pengembangan kawasan Mandalika juga diberikan dalam bentuk penjaminan kepada investor.

Elektabilitas AHY dan Demokrat Meroket Gegara Moeldoko?
Indonesia
Elektabilitas AHY dan Demokrat Meroket Gegara Moeldoko?

Berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga tren elektabilitas Partai Demokrat dan AHY terus meningkat