Omicron Melonjak, Luhut Bicara soal Lockdown dan Nasib Sekolah Tatap Muka Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Kantor Presiden, Senin (10/1). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Rusman

MerahPutih.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) belum mengalami perubahan signifikan pasca adanya penambahan kasus COVID-19. Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut Binsar Panjaitan memastikan belum akan memberlakukan pengetatan secara menyeluruh.

"Pemerintah belum berpikir untuk memberlakukan PPKM Darurat lagi atau melakukan lockdown," kata Luhut, saat melakukan evaluasi PPKM di Jakarta, Senin (24/1).

Baca Juga

Pemerintah Diminta Perkuat Faskes Hingga Tenaga Medis Melawan Omicron

Luhut menegaskan bahwa pemerintah secara konsisten memberlakukan provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu kesatuan wilayah aglomerasi di Jabodetabek, yang saat ini berstatus PPKM level 2. "Rincian level PPKM dapat dilihat di Inmendagri yang terbit hari ini," kata Luhut.

Menurut dia, kini yang terpenting masyarakat diingatkan kembali untuk menerapkan protokol kesehatan, serta melakukan vaksinasi bagi yang belum. "Perlu langkah bijak bagi masyarakat yang menaati protokol kesehatan dan mengikuti anjran pemerintah untuk melakukan merupakan faktor utama dalam mencegah keparahan yang bisa terjadi," tutur dia.

Baca Juga:

Dua Pasien Omicron di Indonesia Meninggal Dunia

Menko Luhut juga meminta kepada setiap kepala daerah hingga forkopimda agar tetap taat pada peraturan level PPKM yang dikeluarkan pemerintah. Termasuktetap melaksanakan sekolah tatap muka. "Kita tak ada rencana untuk menghentikan tatap muka, sekolah tatap muka," kata dia.

Namun, Luhut menambahkan kebijakan akan berubah jika ada hal luar biasa terjadi saat pandemi. Untuk saat ini dia menekankan pembelajaran tatap muka tidak disetop. "Pembelajaran sampai hari ini tetap dilaksanakan kalau ada hal-hal yang luar biasa akan diambil keputusan tersendiri," tutupnya.

Sebelumnya, pemerintah melaporkan penambahan 2.925 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan kasus baru tersebut tersebar di 27 provinsi dengan mayoritas penularan varian Omicron. Dengan demikian, hingga Minggu (23/1), total kasus COVID-19 di tanah air berjumlah 4.286.378.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menunjukkan, penambahan kasus baru tertinggi terjadi di DKI Jakarta sebanyak 1.739 kasus, disusul Jawa Barat dan Banten masing-masing 485 dan 454 kasus. (Knu)

Baca Juga:

Evaluasi PPKM, Penyebaran COVID-19 Jawa-Bali Bersumber dari Jabodetabek

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Diminta Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bansos Walkot Palembang
Indonesia
KPK Diminta Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bansos Walkot Palembang

"Bantuan ini diberikan langsung Wali Kota Palembang saat menjelang Pilkada," sambungnya.

Senator DKI Minta Ketentuan Ruang Terbuka Hijau di IKN Konsisten dengan Undang-Undang
Indonesia
Senator DKI Minta Ketentuan Ruang Terbuka Hijau di IKN Konsisten dengan Undang-Undang

Ketua Komite III DPD RI asal Jakarta, Sylviana Murni meminta penerapan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di IKN konsisten dengan Undang-Undang IKN yang telah diteken Presiden Jokowi.

Kesaksian Penjual Petasan Berbungkus Lembaran Al-Qur'an di Tangerang
Indonesia
Kesaksian Penjual Petasan Berbungkus Lembaran Al-Qur'an di Tangerang

“Ini lagi pada diperiksa ya. Ini harus ditelusuri karena dia (penjual) tidak tahu menahu, terus didrop dari mana,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim

Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19, Pemkab Klaten Tutup Semua Objek Wisata
Indonesia
Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19, Pemkab Klaten Tutup Semua Objek Wisata

Kebijakan penutupan tersebut dilakukan setelah adanya peningkatan kasus COVID-19 di Klaten.

Gerak Cepat Aparat Redam Bentrok di Maluku Tengah
Indonesia
Gerak Cepat Aparat Redam Bentrok di Maluku Tengah

Warga Pelauw dan Ori sepakat menginginkan perdamaian. Namun dengan catatan, agar sumber masalah yang selama ini sering terjadi yaitu soal batas tanah untuk dapat diselesaikan terlebih dahulu.

Polda Jateng Amankan 2 Terduga Provokator Aksi Demo Tolak PPKM
Indonesia
Polda Jateng Amankan 2 Terduga Provokator Aksi Demo Tolak PPKM

Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan dua orang terduga provokator terkait ajakan unjuk rasa di sejumlah wilayah di Jawa Tengah termasuk di Solo, Sabtu (24/7).

Kebakaran Kilang Cilacap Milik Pertamina, 50 Petugas Pemadam Diterjunkan
Indonesia
Kebakaran Kilang Cilacap Milik Pertamina, 50 Petugas Pemadam Diterjunkan

Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah melakukan upaya pengendalian kebakaran yang terjadi pada salah satu tangki di Kompleks Kilang Paracilin, Jumat (11/6) malam

 Tangani Lonjakan COVID-19, SDM Kesehatan di Jabar Perlu Ditambah
Indonesia
Tangani Lonjakan COVID-19, SDM Kesehatan di Jabar Perlu Ditambah

Pemprov Jabar, terus memperkuat sistem kesehatan baik dari sisi input, sisi proses, supaya output bisa terukur. Agar angka kesembuhan meningkat, angka kematian menurun, dan nakes sehat.

Sudah Disegel Masih Nekat Beroperasi, Bar Flow Terancam Dicabut Izinnya
Indonesia
Sudah Disegel Masih Nekat Beroperasi, Bar Flow Terancam Dicabut Izinnya

"Kalau sudah diberi sanksi jangan lagi melanggar. Nanti bisa kami cabut izinnya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (11/11) malam.

Pembahasan RUU TPKS Belum Jelas, Pemerintah Hanya Bisa Nunggu
Indonesia
Pembahasan RUU TPKS Belum Jelas, Pemerintah Hanya Bisa Nunggu

sejauh ini belum ada panggilan rapat membahas soal RUU TPKS tersebut. Namun, pihaknya menghormati kesibukan anggota dewan, mengingat rancangan itu atas inisiatif DPR RI.