Ombudsman Sebut Polri Serius Tangani Kasus Novel Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala (kiri) berjalan keluar gedung seusai mendatangi Polda Metro Jaya, di Jakarta, Kamis (25/1). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

MerahPutih.com - Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala mengatakan Polri saat ini terus bekerja keras guna mengungkap siapa pelaku penganiayaan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Menurutnya, keseriusan Polri itu terlihat, di mana Polri menghadirkan sebanyak 68 orang saksi guna dimintai keterangan terkait perkara kasus penganiayaan Novel Baswedan itu.

"Sebanyak 68 saksi yang diperiksa Polri, dalam mengusut kasus Novel itu, sebagai bukti bahwa Polri serius dalam menangani kasus novel ini," katanya, usai bertemu Kapolda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/2).

Lebih lanjut, mantan komisioner Kompolnas itu menjelaskan, terkait dengan jumlah hasil BAP Novel yang hanya dua tiga lembar itu, merupakan sebuah hasil yang sumir, dan hal itu adalah sebuah BAP yang formal.

"Mana ada kasus sebesar itu, jawabannya hanya sebatas dua tiga lembar saja," katanya.

Bahkan, dirinya pun menyatakan dalam membantu pengungkapan kasus tersebut, polisi pun memanggil Ketua Umum PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai saksi. Pemanggilan itu dilakukan polisi, kata Adrianus, guna mendengar pernyataan Dahnil yang mengatakan bahwa pelakunya itu "si anu loh". Jika hal itu benar, bisa saja menjadi dasar kekuatan hukum polisi, dalam menangkap pelakunya.

"Jikalau memang benar apa yang diomongin itu, maka Polri bisa menangkap. Karena niatnya Polri untuk menangkap," tambahnya.

Sejak awal penanganan kasus penganiayaan Novel itu, Polri telah menerjunkan sebanyak 160 orang penyidik.

"Sebanyak 160 penyidik telah dikerahkan oleh Kapolda Metro Jaya, sejak awal menangani kasus ini, sampai-sampai siang dan malam, Kapolda pun lepas jabatannya, guna menangani kasus Novel ini," kata Adrianus Meliala.

Sementara itu, dalam mengerahkan sebanyak 160 penyidik guna mengungkapkan kasus Novel ini, Polri pun mengeluarkan banyak uang.

"Memang kasus tersebut seperti itu. Ya, yang namanya pejabat publik jangan kecil hati memang harus begitu, dan juga bekerja dengan benar, mengenai hasil itu kemudian," katanya. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: KPK Tidak Terima Ombudsman Sebut Novel Baswedan Tak Kooperatif


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH