Ombudsman Sebut Persidangan Online Berpotensi Maladministrasi Ilustrasi Sidang (MP/Kanu)

MerahPutih.com - Ombudsman RI menemukan adanya potensi maladministrasi dalam pelaksanaan persidangan secara online di tengah pandemi COVID-19. Anggota Ombudsman RI, Adrianus Meliala mengatakan potensi maladministrasi terjadi salah satunya akibat penundaan jadwal sidang yang berlarut.

"Penyelenggaraan sidang virtual ini terdapat potensi maladministrasi yakni penundaan berlarut," kata Adrianus dalam konferensi pers yang digelar di kantor Ombudsman RI, Jakarta, Selasa (9/6).

Baca Juga:

Darurat COVID-19, Rutan Surakarta Berlakukan Besuk Napi Gunakan Video Call

Berdasarkan temuan Ombudsman, penyebab terjadinya penundaan jadwal sidang lantaran minimnya sumber daya petugas IT yang ada di sejumlah Pengadilan Negeri.

"Tenaga IT yang terbatas menyebabkan persiapan persidangan virtual menjadi lamban, terlebih jika terdapat kendala teknis di tengah persidangan," ujarnya.

Cegah corona, majelis hakim minta pengunjung sidang kasus Novel jaga jarak
Ilustrasi sidang (19/3) (MP/Kanu)

Selain itu, kendala teknis lain yang ditemukan ombudsman antara lain: keterbatasan penguasaan teknologi oleh hakim, koordinasi antarpihak yang kurang baik, hingga penasehat hukum yang tidak berada berdampingan dengan terdakwa membuat terdakwa seperti dalam tekanan atau dusta.

Ombudsman menyarankan agar Ketua Mahkamah Agung (MA) membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan persidangan online/E-Litigation dan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Pengadilan Negeri.

Baca Juga:

Antisipasi COVID-19, Menteri Yasonna Teken Kepmen Pembebasan Narapidana

"Perlu juga dilakukan pengoptimalan koordinasi antar instansi penegak hukum dalam penyelenggaraan persidangan virtual, khususnya dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM," Pungkasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Riza Patria Minta Karyawan yang Kena PHK Kerja di Rumah
Indonesia
Riza Patria Minta Karyawan yang Kena PHK Kerja di Rumah

Usaha kreatif, usaha usaha pangan, itu juga bisa

Akun Twitter Din Syamsuddin Diretas, Pengamat: KAMI Tengah Digembosi
Indonesia
Akun Twitter Din Syamsuddin Diretas, Pengamat: KAMI Tengah Digembosi

Dia mengkritik kasus pembajakan maupun penyusupan yang menimpa KAMI.

Jumlah Pasien Corona di RS Atlet Bertambah hingga 1.064
Indonesia
Jumlah Pasien Corona di RS Atlet Bertambah hingga 1.064

1.064 pasien itu dinyatakan positif corona setelah dilakukan tes swab. Ada kenaikan jumlah pasien positif yang dirawat di RSD Wisma Atlet sebanyak 24 orang.

Pemilihan Wagub DKI Cuma Diikuti 100 Anggota DPRD DKI Jakarta
Indonesia
Pemilihan Wagub DKI Cuma Diikuti 100 Anggota DPRD DKI Jakarta

keputusan itu diambil mengacu pada batas absensi yang ditutup pukul 10.00 WIB.

Anies Ancam Cabut Izin Kantor dan Mal Jika Langgar Protokol Kesehatan di Masa Transisi
Indonesia
Anies Ancam Cabut Izin Kantor dan Mal Jika Langgar Protokol Kesehatan di Masa Transisi

"Mari kita semua ikut mengawasi dan bila menemukan penyimpangan, tegur, laporkan kepada kita," tutur dia.

Polisi Periksa Saksi dari PT Kimia Farma Terkait Kasus Pelecehan di Bandara Soetta
Indonesia
Polisi Periksa Saksi dari PT Kimia Farma Terkait Kasus Pelecehan di Bandara Soetta

enyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum tenaga kesehatan saat rapid test di Bandara Soekarno-Hatta terus berlanjut.

Tiga Kebijakan Ini Bikin Wapres Optimistis Virus Corona Tidak Meluas
Indonesia
Tiga Kebijakan Ini Bikin Wapres Optimistis Virus Corona Tidak Meluas

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan tiga kebijakan sebagai langkah untuk mencegah potensi penyebaran virus itu.

400 Desa di Daerah 3T Bakal Terhubung Internet
Indonesia
400 Desa di Daerah 3T Bakal Terhubung Internet

Mendukung transformasi digital dengan pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), pemerintah alokasikan anggaran mencapai Rp29,6 triliun.

Eks Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko "Kabur" Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Eks Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko "Kabur" Usai Diperiksa KPK

Deddy diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.