Ombudsman Diminta Transparan Periksa Proses Pembelian Vaksin Sinovac Kedatangan vaksin Covid ke Bio Farma, Bandung. (Dok Bio Farma)

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik rencana Ombudsman RI mengawal proses pembelian vaksin COVID-19 dari Sinovac. PKS meminta apapun temuan Ombudsman harus disampaikan kepada publik.

"Ombudsman RI jangan sekedar melakukan peninjauan yang bersifat internal sebagaimana diberitakan," kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Mulyanto dalam keterangannya, Selasa (15/12).

Baca Juga

FDA Resmikan Vaksin COVID-19 di AS

Anggota Komisi VII DPR ini meminta Ombudsman memainkan peran sentral dalam memeriksa proses administrasi impor vaksin buatan Sinovac secara lebih aktif.

"Penting untuk segera menggelar audiensi dengan seluruh pihak terkait serta ahli untuk mengantisipasi kemungkinan pelanggaran administrasi terkait impor vaksin COVID-19 dari Sinovac Tiongkok tersebut," ujarnya.

Dia mengingatkan berdasarkan Undang-Undang, Ombudsman berwenang melakukan pemeriksaan terkait pengelolaan vaksin COVID-19, mulai dari pengadaan sampai pelaksanaan vaksinasi.

Vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma. (Foto: Antara).
Vaksin COVID-19 Sinovac saat tiba di Bio Farma. (Foto: Antara).

"Kita membutuhkan lembaga Ombudsman RI yang kuat, sehingga pelayanan publik yang diberikan Pemerintah kepada masyarakat menjadi terjaga kualitasnya dan benar-benar mampu mensejahterakan masyarakat," tegas dia.

Mulyanto berharap temuan Ombudsman dapat menjawab kebingungan publik seputar pembelian vaksin Sinovac. Terutama terkait efektivitas, imunoginitas dan keamanan bagi penggunanya.

"Kenapa kita mengimpor dan membayar 80 persen dari 3 juta dosis vaksin tersebut? Kalau tidak ada jaminan kualitas terkait efektivitas, imunogenitas dan keamanan vaksin tersebut bagi pengguna? Ombudsman berwenang memastikan proses atas jawaban pertanyaan ini," ujarnya.

Baca Juga

Perang Lawan COVID-19 Belum Selesai meski Sudah Ada Vaksin

Ombudsman juga harus bisa mengungkap alasan pemerintah membeli vaksin tersebut. Ia berharap jangan sampai Pemerintah mengimpor barang yang tidak jelas kualitasnya serta tidak boleh diedarkan.

"Termasuk juga masalah sertifikat halalnya. Ini betul-betul seperti membeli kucing dalam karung," tandas Mulyanto. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mabes Polri Ungkap Penyebab Anggota Brimob di Ambon Meninggal Setelah Vaksin COVID-19
Indonesia
Mabes Polri Ungkap Penyebab Anggota Brimob di Ambon Meninggal Setelah Vaksin COVID-19

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, personel Brimob tersebut meninggal dunia bukan karena akibat setelah dilakukan penyuntikan vaksin.

Selebgram Millen Cyrus Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Indonesia
Selebgram Millen Cyrus Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Ahrie Sonta, membenarkan penangkapan perempuan yang juga keponakan Ashanty ini.

Sejumlah Tanah Milik KAI Daop 6 di Sukoharjo Dijual Ratusan Juta Lewat Medsos
Indonesia
Sejumlah Tanah Milik KAI Daop 6 di Sukoharjo Dijual Ratusan Juta Lewat Medsos

Sejumlah tanah milik PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta, ditawarkan untuk dijual melalui iklan di media sosial (medos) hingga viral.

Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Aceh Terkendala Hoaks di Media Sosial
Indonesia
Vaksinasi Tenaga Kesehatan di Aceh Terkendala Hoaks di Media Sosial

Proses vaksinasi terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Pidie, Aceh, terkendala oleh informasi yang tidak benar (hoaks) dari media sosial.

Mata Munarman Ditutup Saat Digiring ke Penjara, Polisi: Standar Internasional
Indonesia
Mata Munarman Ditutup Saat Digiring ke Penjara, Polisi: Standar Internasional

Penutupan mata dilakukan agar tersangka tak mengenali petugas yang melakukan penangkapan selama operasi berlangsung

PSBB Sudah Bisa Diperlonggar
Indonesia
PSBB Sudah Bisa Diperlonggar

Jika nanti ada peningkatan kasus di suatu wilayah, pemerintah daerah hanya tinggal mengetatkan pembatasan dalam skala lokal.

Pelarangan Knalpot Bising Diperluas Hingga Sudirman-Thamrin
Indonesia
Pelarangan Knalpot Bising Diperluas Hingga Sudirman-Thamrin

Meski begitu, dirinya tidak merinci kapan persisnya penerapan di Jalan Sudirman dan Thamrin ini dilakukan

Satgas COVID-19: Kasus Harian Corona Bisa Dilihat di Website
Indonesia
Satgas COVID-19: Kasus Harian Corona Bisa Dilihat di Website

Menurut Wiku Adisasmito, ada hal lain yang perlu disampaikan ke publik. Bukan urusan setiap mengumumkan adalah kasus.

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Sabetan Samurai Massa Pendukung Rizieq
Indonesia
Dua Anggota Polisi Jadi Korban Sabetan Samurai Massa Pendukung Rizieq

Dua anggota polisi terluka terkena sabetan senjata tajam jenis samurai saat membubarkan massa aksi 1812 tepatnya di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (18/12).

Amien Rais Disarankan Langsung Temui Jokowi, Biar Enggak Dikira 'Ayam Sayur'
Indonesia
Amien Rais Disarankan Langsung Temui Jokowi, Biar Enggak Dikira 'Ayam Sayur'

Menurut Ngabalin, seharusnya Amien ingat bahwa ucapannya berpotensi mempengaruhi ruang publik