Olivia Nathania Ditahan di Polda Metro Jaya Olivia Nathania resmi ditahan di Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan penerimaan CPNS. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Olivia Nathania resmi ditahan di Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan penerimaan CPNS.

Selepas diperiksa selama 10 jam, Oi sapaan akrabnya, keluar dari dari gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya dengan memakai baju tahanan berwarna orange sekitar pukul 20.20 WIB.

Baca Juga

Polisi Periksa Pengelola Gedung Bidakara Terkait Kasus Dugaan Penipuan Olivia Nathania

Dari gedung Ditreskrimum, putri penyanyi Nia Daniaty itu digiring ke Gedung Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya untuk menjalani tes kesehatan.

Tidak ada sepatah kata pun yang dilontarkan Oi meski dicecar pertanyaan oleh wartawan.

Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Tubagus Ade Hidayat menerangkan, penyidik mengantongi dua alat bukti permulaan untuk menjerat Olivia Nathania sebagai tersangka.

Olivia Nathania resmi ditahan di Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan penerimaan CPNS.
Olivia Nathania resmi ditahan di Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan penerimaan CPNS. Foto: MP/Kanu

Berdasarkan hasil gelar perkara dugaan penipuan dengan modus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) beberapa waktu lalu.

Atas perbuatannya, Olivia dijerat dengan Pasal 378 KUHP. Pasal sangkaan ini sesuai dengan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik beberapa waktu lalu.

Olivia Nathania bersama suaminya, Rafly N Tilaar dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Jumat (24/9). Keduanya dituding melakukan penipuan dengan modus penerimaan CPNS.

Ada 225 orang yang menjadi korban dengan nilai kerugian mencapai Rp 9,7 Miliar. Laporan diterima Polda Metro Jaya. Adapun terdaftar dengan Nomor LP/B/4728/IX/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal : 23 September 2021. (Knu)

Baca Juga

Kasus Dugaan Penipuan CPNS Anak dan Mantu Nia Daniaty Naik ke Penyidikan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini

Wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang pada Senin (24/5). Hal ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG Keluarkan Peringatan Gempa Besar dan Tsunami di Banyuwangi
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Gempa Besar dan Tsunami di Banyuwangi

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat mengeluarkan peringatan terjadinya gempa hingga tsunami di sekitar Banyuwangi.

Ungkapan Penyesalan TNI AU dan Istana Terkait Kekerasan Aparat di Merauke
Indonesia
Ungkapan Penyesalan TNI AU dan Istana Terkait Kekerasan Aparat di Merauke

"KSP mengajak semua pihak untuk berupaya memastikan agar kejadian tersebut tidak berulang, baik di Papua maupun di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Moeldoko.

Polisi Beberkan Dua Dugaan Tindak Pidana Adelin Lis Saat Buron
Indonesia
Polisi Beberkan Dua Dugaan Tindak Pidana Adelin Lis Saat Buron

Hasil koordinasi dan penyelidikan dengan pihak Ditjen Imigrasi, ada dua dugaan tindak pidana yang dilakukan Adelin

Lantik Pejabat Tinggi, Anies Ingatkan Nurani dan Moral
Indonesia
Lantik Pejabat Tinggi, Anies Ingatkan Nurani dan Moral

Para pejabat yang baru menjadi seorang pemimpin bukan sekadar pejabat. bukan sekadar menggunakan kewenangan saja.

PSI Kritik Komunikasi Pemprov DKI dengan Pempus soal Aturan PTM di Tengah Pandemi
Indonesia
PSI Kritik Komunikasi Pemprov DKI dengan Pempus soal Aturan PTM di Tengah Pandemi

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengungkapkan, Pemprov seharusnya dapat berkomunikasi lebih cepat dengan pemerintah pusat. Sehingga, mempunyai formula baru dalam menyikapi Omicron di tengah sekolah tatap muka.

Firli Sebut Tahanan KPK Layak Terima Vaksin COVID-19
Indonesia
Firli Sebut Tahanan KPK Layak Terima Vaksin COVID-19

Para tahanan kerap berinteraksi dengan sejumlah pegawai KPK

Kasus Asabri, Dua Pihak Swasta Divonis 10 dan 13 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Asabri, Dua Pihak Swasta Divonis 10 dan 13 Tahun Penjara

Kedua terdakwa dari pihak swasta tersebut dinyatakan terbukti bersalah karena bersama-sama melakukan korupsi pengelolaan dana PT Asabri yang merugikan negara sebesar Rp 22,788 triliun.

Warga Depok Ini Mengaku Dapat Bisikan Gaib Sebar Hoaks 'Babi Ngepet'
Indonesia
Warga Depok Ini Mengaku Dapat Bisikan Gaib Sebar Hoaks 'Babi Ngepet'

Rekayasa isu 'babi ngepet' itu ia lakukan karena merasa perlu mencarikan solusi bagi warga

Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp 1,5 Miliar Dukung Atlet di Peparnas Papua
Indonesia
Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp 1,5 Miliar Dukung Atlet di Peparnas Papua

Dana dukungan sebanyak Rp 1,5 miliar digunakan mulai dari persiapan, pakaian, akomodasi keberangkatan Kontingen Sulsel ke Papua dan kebutuhan lainnya termasuk latihan.