Okupansi Hotel di Yogyakarta saat Libur Nataru hanya 30 Okupansi Hotel di Yogyakarta saat Libur Nataru hanya 30 (Foto: Unsplash/mark-chaves)

PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap tamu atau para wisatawan asal DIY bisa membantu memulihkan reservasi kamar hotel di daerah ini yang merosot drastis semenjak adanya kebijakan wajib rapid test antigen yang diterapkan.

"Kami berharap reservasi masih bisa naik lagi dengan mengandalkan wisatawan lokal asal Yogyakarta," kata Ketua PHRI DIY Deddy Pranawa Eryana.

Baca juga:

“Forbidden City” dirancang di Ubud, Bali

Dikutip dari Arahdestinasi, Sabtu (26/12), Deddy mengatakan semenjak adanya penerapan kebijakan wajib rapid test antigen bagi pendatang, tingkat reservasi kamar hotel baik bintang maupun nonbintang di DIY menurun drastis serta banyaknya wisatawan yang melakukan pembatalan, khususnya pemesanan kamar untuk 31 Desember.

Tingkat okupansi menurun derastis semenjak adanya kebijakan test rapid antigen (Foto: Unsplash/aviv rachmadian)
Tingkat okupansi menurun derastis semenjak adanya kebijakan test rapid antigen (Foto: Unsplash/aviv rachmadian)

Sebagian besar wisatawan asal Jawa Tengah serta DKI Jakarta yang melakukan pembatalan reservasi kamar hotel. "Per hari ini hanya ada kenaikan reservasi satu persen sehingga naik menjadi enam persen. Satu persen itu berasal dari tamu lokal DIY," kata Deddy.

Deddy juga mengatakan per 24 Desember okupansi atau tingkat hunian kamar hotel, rata-rata hanya di kisaran 25-30 persen. Padahal sebelumnya okupansi ditargetkan bisa mencapai 70 persen saat libur akhir tahun.

Baca juga:

Tugu Corona Jadi Daya Tarik Wisata Pekanbaru

Menurutnya, para pelaku wisata selalu mendukung setiap kebijakan pemerintah pusat maupun daerah untuk mengendalikan penyebaran COVID-19. Namun, kebijakan yang diterapkan secara mendadak tersebut membuat banyak wisatawan harus menghitung ulang biaya liburan mereka ke DIY.

Deddy melajutkan, bahwa dalam upaya mempersiapkan logistik berbagai program menyambut tahun baru, para pengelola hotel telah mengeluarkan banyak biaya.

Banyak hotel yang telah menyiapkan logistik untuk menyambut para tamu (Foto: Unsplash/agto nugroho)
Banyak hotel yang telah menyiapkan logistik untuk menyambut para tamu (Foto: Unsplash/agto nugroho)

"Kami memohon kepada pemerintah pusat maupun daerah, tolong kebijakan jangan mendadak. Perlu koordinasi, konsolidasi, komunikasi dengan kami pelaku pariwisata, terutama dari PHRI," kata Deddy.

Sementara Public Relations Manager Grand Inna Malioboro, Retno Kusuma mengatakan setelah adanya kebijakan rapid antibodi ke antigen, terjadi banyak pembatalan reservasi untuk 20 Desember sampai pekan pertama di Januari 2021.

Padahal, berbagai kegiatan sudah disiapkan pihaknya, salah satunya Festive Season Natal dan Tahun Baru. "Event ini tetap akan kami laksanakan dengan jumlah yang terbatas," kata Retno. (Kna)

Baca juga:

Wisata Bendungan di Malang Kembali Dibuka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tahu Telur, Menu Sederhana untuk Berbuka #DiRumahAja
Kuliner
Melalui Konten Digital, Kemenparekraf Promosikan Lima Destinasi Wisata
Travel
Melalui Konten Digital, Kemenparekraf Promosikan Lima Destinasi Wisata

Program ini ditujukan untuk promosi lima destinasi super prioritas Indonesia.

Foto: Menyambung Nada di Tengah Pandemi
Tradisi
Foto: Menyambung Nada di Tengah Pandemi

Potret Nindra A.N saat difoto di rumahnya di Desa Pacelekang, Gowa, Sulsel, Kamis (04/08/2020).

Pantai Selatan Gunungkidul akan Dibuka Kembali dengan Protokol New Normal
Travel
Pantai Selatan Gunungkidul akan Dibuka Kembali dengan Protokol New Normal

. Ditahap awal baru pantai Kukup dan Pantai Baron yang dibuka untuk para pelancong

Kue Moho yang Mengandung Makna Rezeki yang Melimpah
Kuliner
Kue Moho yang Mengandung Makna Rezeki yang Melimpah

memiliki filosofi mendalam, yakni rezeki melimpah dan kebahagiaan.

Pemkot Perbanyak Lokasi Wifi Gratis di Yogyakarta
Travel
Pemkot Perbanyak Lokasi Wifi Gratis di Yogyakarta

Masyrakat umum juga dapat memanfaatkan wifi gratis ini

Mengenal Tradisi Jamasan Pusaka pada Bulan Sura
Tradisi
Mengenal Tradisi Jamasan Pusaka pada Bulan Sura

Jamasan Pusaka menjadi salah satu tradisi yang identik dilakukan masyarakat Jawa pada bulan Sura.

5 Desa Adat nan Cantik Destinasi Pelesir Negeri Aing
Travel
5 Desa Adat nan Cantik Destinasi Pelesir Negeri Aing

Keunikannya membuat desa-desa wisata ini tujuan seru untuk pelesiran.

Menparekraf Siapkan Pariwisata Olahraga
Travel
Menparekraf Siapkan Pariwisata Olahraga

Sport Tourism akan hadir di Indonesia.

Mengeksplorasi Wisata Desa Tertinggi di Jawa Bersama Kembali Berwisata
Travel
Mengeksplorasi Wisata Desa Tertinggi di Jawa Bersama Kembali Berwisata

Membangkitkan kembali gairah wisata Indonesia.