Oknum TNI Tulis Nomor Ponsel di Paspor Mahasiswi Minta Maaf Tenaga kesehatan berjalan memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz

MerahPutih.com - Kodam Jaya membebastugaskan dua oknum TNI dari Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet.

Pembebastugasan keduanya dari RSDC karena diduga menulis nomor ponsel di paspor sejumlah mahasiswi yang menjalani karantina di sana.

Kodam Jaya enggan membeberkan inisial dan satuan tugas dari dua anggota TNI itu.

Baca Juga:

Wisma Atlet Di-Lockdown, Jumlah Pasien COVID-19 Terus Meningkat

"Dikembalikan ke satuannya untuk diberikan sanksi hukuman," kata Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Letkol Dwi Indra Wirawan kepada wartawan, Rabu (22/12).

Indra menyebutkan, kedua anggota TNI itu sudah mengakui kesalahannya.

"Minta maaf langsung ke korban, lalu menyerahkan dana ganti rugi untuk penggantian pembuatan paspor baru," ujar Indra.

Kasus ini berawal dari adanya sejumlah paspor sejumlah mahasiswi Indonesia yang menjalani karantina di Wisma Atlet ditulisi nomor telepon oleh anggota TNI.

Baca Juga:

Wisma Atlet Di-lockdown, Warga Jakarta Terpapar COVID-19 Dialihkan ke Rusun Nagrak

Tampak paspor mahasiswi ditulisi nomor telepon di halaman bagian dalamnya. Foto paspor tersebut tersebar di media sosial.

Foto itu dilengkapi dengan keterangan "Halo min, mau share kelakuan TNI di Wisma Atlet, nulis nomer HP di paspor dua temen cewe ku. Ganjen + ngerusak paspor".

Kodam Jaya mengakui ada kesalahan prosedur yang dilakukan anggotanya.

Anggotanya memang berhak untuk memeriksa serta memegang paspor pelaku karantina selama proses karantina di Wisma Atlet berlangsung.

Namun, tindakan anggotanya yang menulisi paspor mahasiswi itu dengan nomor telepon pribadinya telah menyalahi prosedur. (Knu)

Baca Juga:

Jumlah Pasien di RSDC Wisma Atlet Kembali Bertambah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PTM Diberlakukan, Satgas COVID-19 Khawatirkan Siswa Terpapar di Angkot
Indonesia
PTM Diberlakukan, Satgas COVID-19 Khawatirkan Siswa Terpapar di Angkot

Para guru bersama Kepala Sekolah harus memahami alur pada saat siswa datang, hingga pada saat pulang.

Jenazah Serda Eka dan Istri Korban Penembakan di Elelim Diterbangkan ke Surabaya
Indonesia
Jenazah Serda Eka dan Istri Korban Penembakan di Elelim Diterbangkan ke Surabaya

Jenazah pasangan suami istri (pasutri) tersebut diterbangkan ke Surabaya untuk dimakamkan.

DPR Desak Timsel Tidak Loloskan Calon Anggota KPU dan Bawaslu Pencari Jabatan
Indonesia
DPR Desak Timsel Tidak Loloskan Calon Anggota KPU dan Bawaslu Pencari Jabatan

Saat ini, Timsel telah melakukan tes wawancara terhadap 48 peserta terdiri dari 28 calon anggota KPU dan 20 calon anggota Bawaslu.

[HOAKS atau FAKTA]: Ancaman Perang Dunia Ke-3, Jokowi Ajak Warga Wajib Militer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ancaman Perang Dunia Ke-3, Jokowi Ajak Warga Wajib Militer

Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk ikut wajib militer hadapi perang dunia ke-3.

[HOAKS atau FAKTA]: Foto Josephine Myrtle Corbin, Wanita yang Miliki Empat Kaki
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Foto Josephine Myrtle Corbin, Wanita yang Miliki Empat Kaki

Beredar sebuah narasi pada akun Instagram jevuska yang memperlihatkan foto seseorang yang memiliki empat kaki.

Pariwisata Menggeliat, Restribusi Kabupaten Bantul Capai Rp 900 Juta
Indonesia
Pariwisata Menggeliat, Restribusi Kabupaten Bantul Capai Rp 900 Juta

Imbas dari penurunan level tersebut, retribusi Kabupaten Bantul mengalami peningkatan pesat. Hingga akhir Oktober, retribusi yang diperoleh mencapai Rp 900 juta.

Memahami Dampak Ekonomi dan Kesehatan di Masa PPKM Darurat
Indonesia
Memahami Dampak Ekonomi dan Kesehatan di Masa PPKM Darurat

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali pada 3-21 Juli 2021 dinilai berdampak signifikan bagi masyarakat.

Anies Diperiksa KPK, Nasdem: KPK Tidak Boleh Bekerja Berdasarkan Orderan
Indonesia
Anies Diperiksa KPK, Nasdem: KPK Tidak Boleh Bekerja Berdasarkan Orderan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diyakini bertindak profesional dalam menangani kasus dugaan korupsi lahan Munjul.

Besok, BK Periksa Ketua DPRD DKI Terkait Dugaan Pelanggaran Interpelasi Formula E
Indonesia
Besok, BK Periksa Ketua DPRD DKI Terkait Dugaan Pelanggaran Interpelasi Formula E

Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta akan menjadwalkan pemanggilan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi terkait Rapat Paripurna Interpelasi Formula E.

Eks Pejabat Pajak Angin Prayitno Ajukan Praperadilan Lawan KPK
Indonesia
Eks Pejabat Pajak Angin Prayitno Ajukan Praperadilan Lawan KPK

Eks Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu Angin Prayitno Aji mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK.