Oknum Sipir Selundupkan Handphone Jadi Tersangka, Ngaku Tergiur Uang Rp750 Ribu Rutan Klas 1A Surakarta membongkar kasus penyelundupan narkoba melibatkan oknum sipir, Rabu (7/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polresta Surakarta, Jawa Tengah, menetapkan oknum sipir rumah tahanan (Rutan) Klas 1A Surakarta berinisial F sebagai tersangka kasus penyelundupan ponsel di rutan, Rabu (7/10). Pengakuan pelaku nekat menyelundupkan handphone karena tergiur imbalan uang Rp750.000.

Kasat Narkoba Polresta Solo, Kompol Djoko Satrio mengatakan, penetapan tersangka ini didasari dari hasil penyelidikan Satres Narkoba Polresta Surakarta. Oknum sipir F diminta warga binaan rutan, Arif Nur Sasongko untuk menyelundupkan ponsel dengan imbalan Rp800.000. Sebagai penyandang dana adalah napi bernama Dian Susilo.

"Uang itu dipotong Rp50.000 oleh Arif sebagai komisi. F mengambil ponsel dari seseorang di luar rutan. Setelah itu, ponsel diserahkan kepada Arief di dalam rutan," ujar Djoko, Rabu (14/10).

Baca Juga

Pemkot Solo Temukan Klaster Warung Makan Soto, COVID-19 Solo Tembus 825 Orang

Ia mengatakan handphone tersebut saat ini menjadi salah satu barang bukti dan dilalukan penelitian di labfor untuk mencari tahu jaringan pelaku ini. Disinggung mengenai narkoba jenis sabu yang berhasil masuk ke dalam sel tahanan dua narapidana itu, Djoko mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan F selalu berkilah.

"Kami meyakini sabu-sabu 0,5 gram ditemukan dalam charger ponsel tidak mungkin bisa masuk ke dalam rutan jika tidak ada peran dari F," papar dia.

Atas dasar tersebut, ia menetapkan F sebagai tersangka penyelundupan narkoba di dalam rutan dan ponsel. Meskipun pelaku berkilah pihaknya akan dibuktikan di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

"Sebenarnya ada tiga paket hemat sabu di yang di temukan di dalam sel tahanan. Namun, sudah dikonsumsi dua paket. Satu peket 0,5 SS belum dikonsumsi kami amankan," katanya.

Ia menambahkan narkoba tersebut dikonsumsi empat orang napi, yakni Arief dan Dian beserta dua Napi lain dengan inisial W dan R. Namun, kedua nama terakhir tidak diamankan dan hanya berstatus sebagai saksi.

Diberitakan sebelumnya, penyelundupan narkoba di dalam Rutan Klas 1 Surakarta kembali digagalkan petugas, Rabu (7/10) malam. Penyelundupan narkoba dilakukan dengan melibatkan oknum sipir atau petugas rutan.

Baca Juga

Hipmi Yakin UU Cipta Kerja Solusi Atasi Bonus Demografi

Sabu-sabu seberat 0,5 gram yang berhasil diamankan tersebut merupakan pesanan untuk dikonsumsi dua warga binaan berinisial AS dan DN yang menghuni Blok C1 dan B2. Terungkapnya dua warga binaan tersebut bermula dari razia rutin yang dilakukan petugas rutan. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Saksi Kunci Dugaan Penghinaan Said Didu Terhadap Luhut Mendadak Mangkir
Indonesia
Saksi Kunci Dugaan Penghinaan Said Didu Terhadap Luhut Mendadak Mangkir

"Terkait pemanggilan HA selaku pewawancara dalam kasus SD (Said Didu), bahwa HA tidak memenuhi panggilan penyidik Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri," ucap Kabagpenum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan

Kecelakaan Karambol di Tol Cipali, 2 Meninggal Dunia dan 17 Luka
Indonesia
Kecelakaan Karambol di Tol Cipali, 2 Meninggal Dunia dan 17 Luka

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Cikopo Palimanan, pada Jumat (10/9). Akibatnya,

Kapolda Metro Jaya Tegaskan Masyarakat Jakarta Menantikan Pemimpin Tegas
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Tegaskan Masyarakat Jakarta Menantikan Pemimpin Tegas

Kegiatan ini merupakan konsolidasi pertama yang dilakukan Irjen Fadil Imran usai dilantik jadi Kapolra Metro Jaya

Atasi Banjir, Pemprov DKI Gelar Kerja Bakti
Indonesia
Atasi Banjir, Pemprov DKI Gelar Kerja Bakti

Saefullah mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga ikut terlibat dalam kerja bakti tersebut.

Digoyang Gempa Magnitudo 6,1, Ini Kesaksian Warga Jepara
Indonesia
Digoyang Gempa Magnitudo 6,1, Ini Kesaksian Warga Jepara

gempa yang berpusat di koordinat 6.12 Lintang Selatan dan 110.55 Bujur Timur, sekitar 53 km barat laut Jepara, pada kedalaman 578 km tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Ketua DKPP Harjono Jadi Dewan Pengawas KPK
Indonesia
Ketua DKPP Harjono Jadi Dewan Pengawas KPK

Harjono ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjadi salah satu anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kenaikan Gaji Firli Cs Kontradiktif dengan Pesan Moral KPK
Indonesia
Kenaikan Gaji Firli Cs Kontradiktif dengan Pesan Moral KPK

Tentu menjadi tidak tepat jika Pimpinan KPK terus ‘mengemis’

DPRD Tegaskan Ondel-Ondel Tak Layak Dijadikan Sarana Mengamen
Indonesia
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan Terkait Korupsi Jiwasraya
Indonesia
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan Terkait Korupsi Jiwasraya

Kejaksaan Agung menggeledah dua kantor yang diduga terkait korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Tiongkok Uji Klinis Vaksin COVID-19 Tahap Ketiga di UEA
Indonesia
Tiongkok Uji Klinis Vaksin COVID-19 Tahap Ketiga di UEA

Kerja sama lintasnegara dalam uji klinis tahap ketiga antara Tiongkok dan UEA tidak hanya mencerminkan keberhasilan kerja sama internasional