Oknum Polisi Sulsel Perkosa ART Anak, Ponakan Prabowo Ungkit Nasib RUU TPKS Ilustrasi Perkosaan (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Nana Sudjana telah mencopot jabatan oknum perwira menengah (pamen) di Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulsel berinisial M yang diduga memperkosa asisten rumah tangga (ART) berusia 13 tahun. Namun, kasus tersebut dianggap sebagai bukti mendesaknya segera disahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

"Sudah terlalu banyak kasus ataupun korban yang membutuhkan perlindungan hukum dari RUU TPKS ini, tidak sedikit contoh konkrit yang sudah terjadi," kata Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (4/3).

Baca Juga:

RUU TPKS Minimalkan Dampak Negatif Pada Korban Kekerasan Seksual

Keponakan Ketum Gerindra Prabowo Subianto itu mengapresiasi langkah cepat Polda Sulawesi Selatan menindak oknum yang terlibat. Namun, dia menegaskan kasus ini menambah deretan panjang kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak.

Bukan tanpa alasan, eks anggota DPR itu meminta disahkannya RUU TPKS. Menurut dia, kejahatan seksual terhadap anak tidak cukup hanya dijerat menggunakan UU Perlindungan Anak.

"Tidak cukup hanya UU PA (Perlindungan Anak) saja yang digunakan untuk menjerat pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Modus jenis eksploitasi seksual tidak bisa disamakan dengan jenis kekerasan seksual lainnya seperti pemerkosaan. Ini terjadi berulang kali oleh pelaku yang sama kepada korban yang sama juga," papar Wakil Ketua Umum Gerindra itu.

Rahayu Saraswati. (Foto: MP/Istimewa)

Menurut dia, keadilan tidak bisa berhenti hanya pada penghukuman bagi para pelaku, tetapi harus ada proses pengadaan restitusi bagi para korban dan keluarga korban kekerasan seksual. Tak lupa dia mengingatkan proses pemulihan baik secara medis maupun sosial agar korban dapat menjalani kehidupan sehari hari.

"Begitu juga dengan keluarga korban yang perlu mendapatkan rehabilitasi sosial dan dukungan moril. Tidak mudah untuk melepaskan trauma bagi korban maupun keluarganya," imbuh Sara, sapaan akrab putri Hashim Djojohadikusumo itu.

Baca Juga:

Perwira Polisi di Sulsel Diduga Perkosa dan Perbudak Gadis Remaja

Sebelumnya diberitakan, kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Pamen Polda Sulsel berpangkat AKBP terhadap ART-nya bernama IS berusia 13 tahun warga Griya Barombong. IS menjadi pelampiasan nafsu oknum Polri itu setelah IS menjadi ART di rumah pejabat Ditpolairud Polda Sulsel sejak September 2021.

IS sendiri mengaku jika dirinya sudah dirudapksa sejak November 2021 hingga Februari 2022 karena terus dipaksa dan diiming-imingi akan dibiayai pendidikannya termasuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya. (Pon)

Baca Juga:

Regulasi Pencegahan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Keagamaan Mulai Disusun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tingkatkan Ketahanan Nasional, Menhan Prabowo Jalin Sinergi dengan Akademisi
Indonesia
Tingkatkan Ketahanan Nasional, Menhan Prabowo Jalin Sinergi dengan Akademisi

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto mengatakan, isu-isu yang berkaitan dengan masalah strategi dan ketahanan nasional diharapkan bisa dilakukan kajian dan dipelajari oleh perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Polda Metro: Aksi May Day Diikuti 50 Orang
Indonesia
Polda Metro: Aksi May Day Diikuti 50 Orang

"Ada tidak banyak sih hanya 50 orang," ucapnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (30/4).

KPK Jemput Paksa Saksi Kasus AKBP Bambang Kayun
Indonesia
KPK Jemput Paksa Saksi Kasus AKBP Bambang Kayun

KPK menjemput paksa seorang saksi kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi yang menjerat AKBP Bambang Kayun sebagai tersangka.

[HOAKS atau FAKTA]: Bundaran HI di Era Heru Lebih Modern ketimbang Anies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bundaran HI di Era Heru Lebih Modern ketimbang Anies

Beredar foto perbandingan Bundaran HI pada era Anies Baswedan dengan Pejabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono.

Dinkes DKI Pastikan Belum Menemukan Kasus Polio di Jakarta
Indonesia
Dinkes DKI Pastikan Belum Menemukan Kasus Polio di Jakarta

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengklaim belum menemukan kasus polio pada anak di ibu kota.

PKS Minta Luhut Tak "Baperan" saat Terima Kritik
Indonesia
PKS Minta Luhut Tak "Baperan" saat Terima Kritik

Luhut meminta kepada seluruh anggota DPR agar lebih bijak dalam melontarkan kritik dan jangan mencari popularitas.

Kasus Stunting di Brebes Tertinggi se-Jateng
Indonesia
Kasus Stunting di Brebes Tertinggi se-Jateng

"Kabupaten Brebes paling banyak kasus stunting di Jawa Tengah. Kota Solo tidak banyak," ucap dia.

Penjelasan Hukum Jika Pelapor Dugaan Kasus Korupsi Tidak Bisa Dilaporkan
Berita
Penjelasan Hukum Jika Pelapor Dugaan Kasus Korupsi Tidak Bisa Dilaporkan

SKB KPK dan Polri dan tafsir pasal 310 KUHP, kehormatan yang diserang harus individu, tidak bisa lembaga.

DPD Demokrat DKI Matangkan Sejumlah Strategi Menangkan Anies
Indonesia
DPD Demokrat DKI Matangkan Sejumlah Strategi Menangkan Anies

Tim kecil Koalisi Perubahan bersama bakal calon presiden Anies Baswedan melakukan pertemuan di kantor DPP Partai Demokrat.

Ridwan Kamil Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Kecelakaan Maut di Bekasi
Indonesia
Ridwan Kamil Minta Polisi Usut Tuntas Penyebab Kecelakaan Maut di Bekasi

"Saya meminta kepada kepolisian melakukan penindaklanjutan agar ini menjadi terang berderang masalahnya," urainya.