Oknum Polantas Diduga Minta Sekarung Bawang ke Sopir Truk Tangkapan layar oknum polisi diduga minta satu karung bawang.

MerahPutih.com - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan anggota polisi lalu lintas (polantas) yang meminta satu karung bawang terhadap sopir truk yang ditilang.

Video yang diunggah oleh akun Twitter @Pasifisstate menyebut insiden ini terjadi di kawasan Tangerang, Banten.

Baca Juga:

Kapolri Mulai Tunjukkan Komitmen 'Potong Kepala' Pimpinan Polisi di Daerah

"Tiada uang, bawangpun jadi," kicau @Pasifisstate dalam unggahan video berdurasi 31 detik tersebut.

Dalam video, sang sopir sempat menyebut dirinya awalnya ingin memberi uang Rp 100 ribu. Namun, oknum anggota polisi lalu lintas yang menilangnya tidak terima dan meminta bawang satu karung.

"Sebelumnya aku minta maaf bos, aku kena tilang tapi dimintain bawang satu karung, tuh bos polisi. Tolong rekan-rekan bantu kondisinya ya. Nih saya dimintain satu karung bawang, diberi uang Rp 100 ribu tidak mau, mintanya satu karung bawang," ujar sopir.

Tangkapan layar oknum polisi diduga minta satu karung bawang.
Tangkapan layar oknum polisi diduga minta satu karung bawang.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono membenarkan adanya peristiwa ini. Oknum itu merupakan anggota polisi lalu lintas Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Argo menyebut oknum anggota tersebut kekinian tengah diperiksa oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya.

"Yang bersangkutan saat ini sedang dilakukan klarifikasi dan diperiksa oleh Propam Polda," kata Argo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (2/11). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RUPS Garuda Indonesia: Perombakan Struktural hingga Fokus Perseroan ke Depan
Indonesia
RUPS Garuda Indonesia: Perombakan Struktural hingga Fokus Perseroan ke Depan

PT Garuda Indonesia melakukan perombakan struktural dengan mengurangi jumlah komisaris dan jajaran direksi.

Tersangka Baru Kasus Pajak Tiba di Markas KPK
Indonesia
Tersangka Baru Kasus Pajak Tiba di Markas KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap mantan Kepala KPP Bantaeng Sulawesi Selatan (Sulsel) Wawan Ridwan di Sulsel, Rabu (10/11).

Dituding Gelembungkan Dana Reses, Viani: PSI Bikin Rusak Nama Saya
Indonesia
Dituding Gelembungkan Dana Reses, Viani: PSI Bikin Rusak Nama Saya

"Tiap hari dari pagi sampai malam kita kerja keras sepenuh hati untuk warga DKI Jakarta, malah dengan seenaknya aja main ngerusak nama baik," kata Viani saat dikonfirmasi, Rabu (6/10).

Foto Konyol Michael Schumacher yang Disembunyikan 18 Tahun Akhirnya Tersebar
Olahraga
Foto Konyol Michael Schumacher yang Disembunyikan 18 Tahun Akhirnya Tersebar

Ferrari sempat meminta foto itu disembunyikan sejak 18 tahun lalu karena ketakutan akan menjatuhkan citra mereka.

Mobilitas di Tol Trans Jawa Meningkat Dekati Hari Raya Lebaran
Indonesia
Mobilitas di Tol Trans Jawa Meningkat Dekati Hari Raya Lebaran

Mobilitas warga bepergian ke luar kota mulai meningkat sepekan sebelum Lebaran. Salah satunya di Tol Trans Jawa.

Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan
Indonesia
Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan

Bahkan, orang dewasa juga bersama keluarganya ikut menerobos banjir untuk bersenang-senang meski pakaian mereka jadi basah.

Penumpang Harian MRT Anjlok 80 Persen Imbas PPKM
Indonesia
Penumpang Harian MRT Anjlok 80 Persen Imbas PPKM

Jumlah rata-rata penumpang Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta selama Juli 2021 turun 80 persen menjadi 4.450 penumpang per hari.

Klaim Permintaan Oksigen di Monas Turun, Wagub Riza: Semoga Pertanda Baik
Indonesia
Klaim Permintaan Oksigen di Monas Turun, Wagub Riza: Semoga Pertanda Baik

"DKI Jakarta, beberapa hari yang lalu, minggu yang lalu cukup kewalahan memenuhi oksigen bagi pasien COVID-19. Namun, semuanya bisa diatasi, tidak ada kekurangan, semuanya kita cukupi," ujar Riza.

KPK Tetapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Tersangka
Indonesia
KPK Tetapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Tersangka

Pepen juga diduga menerima sejumlah uang dari beberapa pegawai pada Pemkot Bekasi

Pasien COVID-19 Menyusut, BOR Wisma Atlet 13 Persen
Indonesia
Pasien COVID-19 Menyusut, BOR Wisma Atlet 13 Persen

Kini, hanya sekitar 1.000 warga yang dirawat di rumah sakit darurat tersebut.