Oknum Jenderal di Interpol Indonesia Diperiksa Terkait Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) i Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (16/7). Foto: (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

MerahPutih.com - Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo menyebut pemeriksaan Propam Polri telah menyasar ke oknum jenderal di Interpol Indonesia. Hal itu terkait dengan sempat hilangnya status red notice terhadap buronan Djoko Tjandra.

Listyo menegaskan, pemeriksaan akan menyeluruh ke semua aspek yang terlibat. Termasuk soal munculnya surat ketetangan bebas virus COVID-19 yang dikeluarkan Pusdokkes Polri untuk Djoko Tjandra.

Baca Juga

Kabareskrim: Brigjen Prasetijo Dicopot untuk Jaga Harga Diri Polri

"Kita akan proses secara transparan. Jadi tidak pandang bulu, semua kita proses," jelas Listyo kepada wartawan, Kamis (16/7).

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono tidak merinci jumlah personel yang menjalani pemeriksaan tersebut. Dia mengingatkan adanya reward dan punishment atas tindakan anggota Polri, sesuai komitmen Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Tentunya sekarang ada pemeriksaan kemudian siapa-siapa yang diperiksa, ada kaitannya, kemudian akan kita lihat apakah ada kesalahan terkait prosedur yang dilakukan oleh anggota ini," jelas dia.

Surat
Surat pencabutan red notice Djoko Tjandra

Argo menegaskan, bagi personel berprestasi maka akan ada penghargaan atasnya. Begitu pun sebaliknya, jika berbuat pelanggaran maka sanksi tegas menanti.

"Sama dengan kasus ini dari Div Propam sedang bekerja memeriksa, bekerja , mencari tau alur dari red notice tersebut. Misalkan ada pelangaran dari anggota, akan diberikan sanksi," jelas Argo.

Brigjen Prasetijo Utomo sebelumnya telah dicopot dari jabatannya selalu Kakorwas PPNS Bareskrim Polri usai terbukti mendatangani dan menerbitkan surat jalan Djoko Tjandra yang dikabarkan berada di Indonesia baru-baru ini.

Baca Juga

Beralasan Sakit, Brigjen Prasetijo Utomo tak Hadiri Sertijab

Surat jalan itu kemudian digunakan Djoko Tjandra untuk mengurus e-KTP di Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Dengan e-KTP itu pula ia mendaftarkan Peninjauan Kembali (PK) kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien COVID-19 Isoman DIY Akan Mendapat Obat Gratis
Indonesia
Pasien COVID-19 Isoman DIY Akan Mendapat Obat Gratis

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY akan mempercepat penyaluran paket obat-obatan kepada pasien COVID-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Vaksinasi COVID-19 Tidak Tambah Defisit APBN
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Tidak Tambah Defisit APBN

Pemerintah akan mendatangkan ratusan juta dosis vaksin tersebut dari setidaknya lima sumber.

Polisi Periksa Kebenaran Uang Rp 2 Triliun yang Dijanjikan Keluarga Akidi Tio
Indonesia
Polisi Periksa Kebenaran Uang Rp 2 Triliun yang Dijanjikan Keluarga Akidi Tio

Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menjadwalkan pemeriksaan ulang pemeriksaan anak bungsu dari Akidi Tio yang bernama Heryanty, Selasa (3/8).

Sandiaga Jadi Menteri, Demokrat: Dukungan Rakyat Jadi Alat Bargaining Politik
Indonesia
Sandiaga Jadi Menteri, Demokrat: Dukungan Rakyat Jadi Alat Bargaining Politik

Partai Demokrat mengkritik sikap Sandiaga Uno yang menerima pinangan Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Berobat ke PNG Lewat Jalur Tikus, Gubernur Papua Dinilai Memalukan
Indonesia
Berobat ke PNG Lewat Jalur Tikus, Gubernur Papua Dinilai Memalukan

bila mendesak Gubernur Enembe seharusnya menelpon untuk memberitahukannya yang kemudian disusul dengan surat resmi.

Pakar: Pandemi COVID-19 Munculkan Sejumlah Persoalan Kesehatan Mental
Indonesia
Pakar: Pandemi COVID-19 Munculkan Sejumlah Persoalan Kesehatan Mental

Pembatasan sosial berpengaruh pada kesehatan mental sebab manusia harus beradaptasi dengan kebiasaan baru.

Puluhan Siswa Positif Corona di Yogyakarta Berasal dari Dua Pondok Pesantren
Indonesia
Puluhan Siswa Positif Corona di Yogyakarta Berasal dari Dua Pondok Pesantren

Gugus tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan, adanya 47 siswa yang positif COVID-19. Seluruh siswa tersebut adalah santri dari dua pondok pesantren.

Tahun 2021, Pemerintah Lengkapi 140 Juta Dosis Vaksin COVID-19
Indonesia
Tahun 2021, Pemerintah Lengkapi 140 Juta Dosis Vaksin COVID-19

Pemerintah Indonesia kembali mendatangkan vaksin COVID-19 dalam bentuk bulk 10 juta dosis.

PSBB DKI Harus Linier dengan 'Tetangga', Ketua DPRD: Kalau Enggak Percuma Bos!
Indonesia
PSBB DKI Harus Linier dengan 'Tetangga', Ketua DPRD: Kalau Enggak Percuma Bos!

Seluruh upaya dan kebijakan aturan dalam PSBB di DKI Jakarta harus juga dilakukan di daerah penyangga

Bawa 2 Lansia, Anak Muda Bukan Prioritas Bisa Ikut Divaksin COVID-19
Indonesia
Bawa 2 Lansia, Anak Muda Bukan Prioritas Bisa Ikut Divaksin COVID-19

Saat ini vaksinasi kalangan lansia masih kurang cepat pendistribusian dan penyebarannya dibanding kelompok lainnya.