Oknum Brimob Penembak Warga di Pulau Buru Terancam Dipecat Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Institusi kepolisian kembali tercoreng akibat ulah seorang oknum anggota Brimob yang diduga terlibat kasus penembakan warga di lokasi penambangan emas ilegal Gunung Botak, Pulau Buru.

Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif menegaskan yang bersangkutan sudah diamankan dan kini telah ditahan. Ia pun telah menyiapkan sanksi tegas bagi oknum tersebut

Baca Juga

Oknum Polisi di Riau Diciduk Gegara Simpan Sabu 6,5 Kilogram

"Untuk oknum Brimob sudah kita tangkap dari hari pertama dan ditahan di Mako Brimob," ucap Lotharia Latif di Ambon, Kamis (3/2).

Selanjutnya yang bersangkutan akan menjalani proses persidangan secara terbuka karena Polri tunduk pada peradilan umum untuk kasus menghilangkan nyawa orang lain.

Kemudian untuk kasus dugaan pelanggaran kode etik bagaimana dia menyalahgunakan kewenangan dan senjata api, dimana ancaman hukuman terberatnya adalah PTDH dari institusi kepolisian.

"Saya yakin dengan kejadian seperti ini menjadi resiko karena tidak mencerminkan anggota Birmob, dan masih jauh lebih banyak anggota lainnya yang masih lebih bagus," tegasnya

Ketua Komisi I DPRD Maluku Amir Rumra dalam rapat kerja dengan Kapolda, Pangdam XVI/Pattimura, dan Plt Sekda Maluku juga menjelaskan adanya aksi tuntutan kesatuan mahasiswa adat Buru ke DPRD agar proses hukum Brigpol AB oleh Polda bisa berjalan secara terbuka.

Baca Juga

Polisi Tidak Kerahkan Personil Luar Polda NTB Amankan Tes Pra Musim MotoGP

Sementara Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut yang memimpin rapat kerja tersebut mengatakan, untuk masalah Gunung Botak telah disampaikan bahwa proses hukum pelanggaran yang terjadi di sana telah ditangani Polda.

"Kita juga mengagendakan rapat bersama komisi I dan II DPRD provinsi untuk membahas status Gunung Botak," ucapnya.

Dalam rapat ini akan diundang Bupati dan DPRD Kabupaten Buru untuk duduk bersama sebab merekalah yang punya wilayah, sehingga titik persoalan yang terjadi di sana maupun desas-desus yang disampaikan oleh bisa jelas untuk menjadi bahan masukan bagi dewan. (*)

Baca Juga

Dugaan Kasus Pengeroyokan Lansia, Polisi Tangkap Lagi Satu Terduga Pelaku

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selain Vonis Mati, Harta Pemerkosa Santri di Bandung Dirampas Buat Bayar Restitusi
Indonesia
Selain Vonis Mati, Harta Pemerkosa Santri di Bandung Dirampas Buat Bayar Restitusi

Harta terdakwa dilakukan penjualan lelang dan hasilnya diserahkan kepada Pemerintah dalam hal ini Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat.

Uji Coba Beli BBM Bersubsidi Pakai MyPertamina Tidak Dilakukan di Jakarta
Indonesia
Uji Coba Beli BBM Bersubsidi Pakai MyPertamina Tidak Dilakukan di Jakarta

Pantauan MerahPutih.com di empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jakarta, hanya ada spanduk informasi terkait MyPertamina.

Menteri PPPA Minta Aparat Hukum Maksimal Pelaku Pencabulan Santriwati di Ponpes
Indonesia
Menteri PPPA Minta Aparat Hukum Maksimal Pelaku Pencabulan Santriwati di Ponpes

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mendorong, aparat penegak hukum menghukum maksimal pelaku kekerasan seksual di pondok pesantren di Depok, Jawa Barat.

KPK Hibahkan Aset Koruptor Senilai Rp24,27 Miliar ke 4 Institusi
Indonesia
KPK Hibahkan Aset Koruptor Senilai Rp24,27 Miliar ke 4 Institusi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan empat aset barang rampasan negara dari hasil tindak pidana korupsi dengan total nilai Rp24,27 miliar kepada 4 institusi, yakni Kemenkumham, Kementerian ATR/BPN, Pemerintah Kabupaten Bangkalan, dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

40 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2022
Indonesia
40 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Presiden Jokowi juga dijadwalkan memberikan bantuan

Elektabilitas Demokrat Tembus 14 Persen, Modal Wujudkan Kemenangan di Pilpres
Indonesia
Elektabilitas Demokrat Tembus 14 Persen, Modal Wujudkan Kemenangan di Pilpres

"Peningkatan elektabilitas ini menjadi motivasi tambahan bagi para kader Partai Demokrat untuk bekerja lebih keras lagi mewujudkan kemenangan bersama 2024 di Pileg, Pilpres dan Pilkada," ujar Mujiyono

Pemerintah Dorong Industri Hiburan Adaptasi Teknologi Digital
Indonesia
Pemerintah Dorong Industri Hiburan Adaptasi Teknologi Digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong industri hiburan tanah air beradaptasi dengan teknologi digital agar tangkas menyikapi perubahan.

Firli Bahuri Ingatkan Kader Parpol Rentan Korupsi
Indonesia
Firli Bahuri Ingatkan Kader Parpol Rentan Korupsi

Ketua KPK Firli Bahuri mengingatkan kader partai politik (parpol) rentan melakukan tindak pidana korupsi.

 KPK Tangkap Bupati Langkat
Indonesia
KPK Tangkap Bupati Langkat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Langkat berinisial TRP dalam operasi tangkap tangan di Langkat, Sumatera Utara, pada Selasa (18/1) malam.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Berkali-kali Salah Ucapkan Sumpah Jabatan
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Berkali-kali Salah Ucapkan Sumpah Jabatan

Narasi dengan topik serupa juga pernah beredar bulan Mei 2022.