Oknum Anggota TNI Terancam Hukuman Disiplin Terkait Rachel Vennya Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Arh Herwin BS. ANTARA/HO-Kodam Jaya/am.

MerahPutih.com - Seorang oknum anggota TNI berinisial FS diduga membantu Rachel Vennya saat kabur karantina dari Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara.

Akibat tindakannya, FS bisa dikenakan hukuman pidana oleh kesatuan militer.

Baca Juga

Wagub DKI Serahkan Kasus Rachel Vennya ke Polisi

"Nanti akan ada apakah hukuman disiplin atau hukuman pidana," ujar Kapendam Jaya Kolonel, Arh Herwin BS di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (15/10).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer, jenis pelanggaran hukum disiplin militer, yakni segala perbuatan yang bertentangan dengan perintah kedinasan, peraturan kedinasan atau perbuatan yang tidak sesuai dengan Tata Tertib Militer.

Rachel Vennya. Foto: Instagram/@rachelvennya
Rachel Vennya. Foto: Instagram/@rachelvennya

Selain itu, perbuatan yang melanggar peraturan perundang-undangan pidana yang sedemikian ringan sifatnya. Sementara itu, pada pasal 9 disebutkan jenis hukuman disiplin militer terdiri atas teguran, penahanan disiplin ringan 14 hari atau berat paling lama 21 hari.

Herwin mengatakan saat ini belum bisa mengambil kesimpulan. Terkait sanksi FS, dia menyerahkan seluruhnya ke Polisi Militer.

"Untuk itu kami belum bisa menjawab. Itu wewenang penyidik Polisi Milter," terang Herwin.

Pihak Kodam Jaya menelusuri dari sejak Rachel Vennya tiba di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng hingga kabur dari RSDC Wisma Atlet Pademangan.

Anggota TNI yang membantu Rachel Vennyya kabur itu adalah anggota pengamanan Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS.

Dia melakukan tindakan non-prosedural dengan mengatur agar Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang wajib dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri. (Knu)

Baca Juga

Pangdam Jaya Evaluasi Anak Buahnya Terkait Kasus Rachel Vennya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Pastikan Bakal Bekukan Aset Nindya Karya
Indonesia
KPK Pastikan Bakal Bekukan Aset Nindya Karya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menyita aset milik PT Nindya Karya (BUMN).

Baru Menggeliat, Objek Wisata di Garut Kembali Ditutup
Indonesia
Baru Menggeliat, Objek Wisata di Garut Kembali Ditutup

Kabupaten Garut sebelumnya masuk pada PPKM Level 2 yang membolehkan destinasi wisata dibuka untuk umum dengan syarat mematuhi protokol kesehatan.

Jenderal Andika Jamu KSAD AS dengan Makanan Tradisional Indonesia
Indonesia
Jenderal Andika Jamu KSAD AS dengan Makanan Tradisional Indonesia

Jenderal TNI Andika Perkasa menjamu Chief of Staff of The United Army General James C McConville yang berkunjung dengan makanan tradisional Indonesia.

[Hoaks atau Fakta]: Bahasa Indonesia Jadi Bahasa ke-2 di Vietnam
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Bahasa Indonesia Jadi Bahasa ke-2 di Vietnam

Konsul Jenderal RI mengatakan bahwa bahasa Indonesia sejajar dengan sejumlah bahasa asing seperti Jepang, Perancis, dan lnggris sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan di Ho Chi Minh City.

Kata Anak Buah AHY soal Pendaftaraan Logo Demokrat ke Dirjen KI
Indonesia
Kata Anak Buah AHY soal Pendaftaraan Logo Demokrat ke Dirjen KI

“Pendaftaran (nama dan logo) dilakukan sebagai langkah hukum untuk mencegah pihak-pihak lain di luar Partai Demokrat yang selama ini secara melawan hukum menggunakan merk dan logo Partai Demokrat,” kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra lewat pesan tertulisnya di Jakarta, Rabu (14/4)

Azis Syamsuddin Klaim Tak Kenalkan Eks Bupati Kukar dengan AKP Robin
Indonesia
Azis Syamsuddin Klaim Tak Kenalkan Eks Bupati Kukar dengan AKP Robin

Hakim mengonfirmasi ihwal keterangan yang disampaikan Rita Widyasari kala bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap penanganan perkara pada Senin (18/10).

Diduga Terlibat Kasus Dugaan Ilegal Akses, Dokter Ini Ditetapkan Sebagai Tersangka
Indonesia
Diduga Terlibat Kasus Dugaan Ilegal Akses, Dokter Ini Ditetapkan Sebagai Tersangka

Richard Lee dipersangkakan dalam Pasal 30 Juncto Pasal 46 Undang-Undang ITE

Kabupaten Bekasi Terapkan PPKM Level 1, Warga Harus Tetap Disiplin
Indonesia
Kabupaten Bekasi Terapkan PPKM Level 1, Warga Harus Tetap Disiplin

kebijakan ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2021 terkait PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali yang berlaku pada 2-15 November 2021.

Anies Targetkan Sehari Seribu Orang Per Kelurahan Divaksin COVID-19
Indonesia
Anies Targetkan Sehari Seribu Orang Per Kelurahan Divaksin COVID-19

Pemprov DKI Jakarta menargetkan setiap hari ada seribu orang per kelurahan mendapatkan vaksin COVID-19.

Kapolres Jakarta Pusat Sebut Narkoba Pangkal dari Segala Kejahatan
Indonesia
Kapolres Jakarta Pusat Sebut Narkoba Pangkal dari Segala Kejahatan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan, rata-rata pelaku kejahatan kriminal juga terungkap menjadi pengguna narkoba.