Oknum Anggota Polres Wonogiri yang Ditembak Ternyata Polisi Bermasalah Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah akhirnya mengungkap adanya keterlibatan anggota Polres Wonogiri dalam kasus pemerasan. Hal itu yang membuat anggota Resmob Polresta Surakarta menembak anggota Polres Wonogiri saat dilakukan penangkapan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengatakan, oknum anggota Polres Wonogiri berinisial PS yang ditembak anggota Resmob Polresta Surakarta, merupakan pelaku tindak pidana pemerasan. Kasus itu ditangani Polresta Surakarta.

Baca Juga

Bripda Polisi yang Ditembak di Sukoharjo, Ternyata Pelaku Pemerasan

"Ada keterlibatan oknum Polres Wonogiri (PS) dalam kasus pemerasan. PS merupakan polisi bermasalah di Polres Wonogiri," kata Iqbal, Kamis (21/4).

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Iqbal Alqudusy menunjukkan gambar oknum anggota Polres Wonogiri yang merupakan pelaku pemerasan di Semarang, Kamis. (ANTARA/ I.C.Senjaya)
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Iqbal Alqudusy menunjukkan gambar oknum anggota Polres Wonogiri yang merupakan pelaku pemerasan di Semarang, Kamis. (ANTARA/ I.C.Senjaya)

Dari hasil data yang didapat, kata dia, oknum Polres Wonogiri ini sudah beberapa kali menjalani sidang kode etik atas berbagai pelanggaran. Kasus ini bermula dari adanya laporan korban di Mapolresta.

"Jadi penangkapan komplotan pemerasan itu bermula dari laporan diduga korban pemerasan ke Polresta Surakarta," kata dia.

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, lanjut dia, anggota Resmob Polresta Surakarta melaksanakan upaya penangkapan di wilayah Makamhaji, Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga

Oknum Anggota Polres Wonogiri Ditembak karena Melawan saat Ditangkap

Dalam melakukan aksinya, kata dia, oknum anggota Polres Wonogiri ini beraksi bersama empat rekannya yang merupakan warga sipil, masing-masing SNY (22) warga Kabupaten Semarang, ES (36) warga Kabupaten Pati, serta RB (43) dan TWA (39) warga Kota Surakarta.

"Komplotan ini diduga memeras korban WP, warga Laweyan, Kota Solo, agar memberikan sejumlah uang dengan ancaman akan dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan perselingkuhan di sebuah hotel," kata dia

Ia memastikan upaya penangkapan terhadap komplotan itu, menurut Iqbal, sudah dilakukan sesuai prosedur.

Di mana anggota Resmob Polresta Surakarta sudah dua kali memberi tembakan peringatan, tetapi tidak dihiraukan.

Para pelaku sendiri akan dijerat dengan Pasal 368 tentang pemerasan atau Pasal 369 tentang pengancaman atau Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

"Petugas kemudian melakukan tindakan terukur dengan mengarahkan tembakan ke mobil dan melukai oknum anggota Polres Wonogiri," (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Polisi Harus Bongkar Jual Beli Senjata di Balik Penembakan Aparat Dishub di Makassar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KSP Dorong K/L Lakukan Pemeriksaan Surveillance Warga Sekolah Secara Acak
Indonesia
KSP Dorong K/L Lakukan Pemeriksaan Surveillance Warga Sekolah Secara Acak

Dalam SKB 4 Menteri itu, jika suatu daerah dinyatakan level 3 maka satuan pendidikan boleh melaksanakan PTM terbatas atau online

Puluhan Orang Masih Hilang di Perairan Kalbar, Tim Sar Maksimalkan Pencarian
Indonesia
Puluhan Orang Masih Hilang di Perairan Kalbar, Tim Sar Maksimalkan Pencarian

"Operasi pencarian diperpanjang sampai tiga hari ke depan hingga 23 Juli,” kata Kepala Dinas Penerangan Koarmada I TNI AL Letkol Laut (P) La Ode M. Holib.

Bagikan Ribuan Sembako, Polres Jakpus Sasar Warga di Daerah Terpencil
Indonesia
Bagikan Ribuan Sembako, Polres Jakpus Sasar Warga di Daerah Terpencil

Polres Metro Jakarta Pusat bekerja sama dengan Kodim 0501/JP BS membagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak dari aturan PPKM Darurat.

KPK Usung Program Penyuluh Antikorupsi dalam Pertemuan G20 ACWG
Indonesia
KPK Usung Program Penyuluh Antikorupsi dalam Pertemuan G20 ACWG

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Novianthi menyatakan, partisipasi publik dan pendidikan antikorupsi tidak kalah penting dengan upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi (Tipikor).

Migrasi TV Digital Dukung Pertumbuhan Siaran Televisi Komunitas
Indonesia
Migrasi TV Digital Dukung Pertumbuhan Siaran Televisi Komunitas

Migrasi televisi analog ke televisi digital atau Analog Switch Off (ASO) memberikan kemungkinan bertumbuhnya siaran televisi komunitas.

Gus Dur dan Kans Gus Yahya Jadi Orang Nomor Satu di PBNU
Indonesia
Gus Dur dan Kans Gus Yahya Jadi Orang Nomor Satu di PBNU

Nahdlatul Ulama (NU) akan menggelar Mukmatar ke-34 di Lampung pada 22-23 Desember.

Kepala Daerah Diminta Gencarkan 'Testing' dan 'Tracing' Tekan COVID-19
Indonesia
Kepala Daerah Diminta Gencarkan 'Testing' dan 'Tracing' Tekan COVID-19

Kasus positif COVID-19 di luar Jawa dan Bali sempat meningkat

Pencoretan Anggaran Pembelian Lahan Mampang oleh Kemendagri Dinilai Tepat
Indonesia
Pencoretan Anggaran Pembelian Lahan Mampang oleh Kemendagri Dinilai Tepat

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencoret anggaran pembelian lahan untuk kantor Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Alasan Polisi tak Tutup Jalur Tikus di Jakarta saat PPKM Darurat
Indonesia
Alasan Polisi tak Tutup Jalur Tikus di Jakarta saat PPKM Darurat

Meski begitu, polisi memutuskan tidak menyekat jalur-jalur tikus tersebut karena dinilai kurang efektif. Jalur tikus itu ujungnya akan tetap ke jalur utama yang disekat oleh pihak kepolisian.

Viral Pengemudi Pelat RFH Pukuli Anak Anggota DPR, Berawal dari Serempetan
Indonesia
Viral Pengemudi Pelat RFH Pukuli Anak Anggota DPR, Berawal dari Serempetan

Zulpan menjelaskan kasus pemukulan ini berawal dari adanya aksi serempetan di jalan antara mobil korban dengan pelaku.