Oknum Agen Tiket Pesawat yang Jual Surat Swab PCR Palsu Raup Untung Rp 11 Juta Polda Metro Jaya tangkap pelaku pemalsuan swab PCR. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polisi menangkap seorang oknum agen tiket pesawat berinisial FN yang menjual hasil swab PCR palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menerangkan tersangka mematok harga Rp 700 ribu untuk satu buah surat PCR palsu yang digunakan sebagai syarat perjalanan jauh.

Baca Juga

Terungkap! Banyak Karyawan Diduga Palsukan Surat Hasil Tes COVID-19 Biar Libur

Hal ini sesuai dengan aturan Satgas COVID-19 untuk minimal membawa tes PCR H-2 atau swab antigen H-1 serta bukti vaksinasi tahap satu dalam setiap syarat melakukan perjalanan.

Pelaku menawarkan melalui media sosial. Tersangka FN ini memang bekerja menjual tiket pesawat.

"Dia menawarkan tiket pesawat plus ada tes PCR-nya tanpa melalui tes, dia sanggup menyiapkan dengan keaslian yang dijamin," ujar Yusri kepada wartawan, Selasa (27/7).

Konferensi pers penangkapan pelaku pemalsuan dokumen di Polda Metro Jaya, Selasa (13/7). Foto: Div Humas Polda Metro
Konferensi pers penangkapan pelaku pemalsuan dokumen di Polda Metro Jaya, Selasa (13/7). Foto: Div Humas Polda Metro

Barang bukti, yang diamankan ada handpone, ATM, dan suratnya yang dia palsukan. Termasuk akun bernama Siska Situmorang.

Yusri menjelaskan, tersangka FN bukanlah pihak yang membuat surat PCR palsu tersebut. Hanya saja memesannya ke pihak lain lalu menjual kembali dengan mengambil keuntungan.

Kemudian ada keuntungan Rp 300-400 ribu dia terima saat menjualnya. "Ada 20 orang yang sudah memesan, dengan keuntungan pengakuannya Rp 11 juta," jelas Yusri.

Akibat aksi tersebut, tersangka FN dijerat dengan Pasal 35 UU ITE, UU Nomor 19 tahun 2016. Kemudian, Pasal 51 UU ITE dengan ancaman 12 tahun penjara. Serta, Pasal 263 KUHP. (Knu)

Baca Juga

Polisi Tangkap Nakes dan Agen Perjalanan Palsukan Surat GeNos Loloskan Warga ke Jakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kader PAN Berpeluang Besar Masuk Kabinet
Indonesia
Kader PAN Berpeluang Besar Masuk Kabinet

Kader Partai Amanat Nasional (PAN) paling berpeluang menjadi menteri jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan perombakan kabinet.

KNKT Investigasi Penumpang Yang Tidak Masuk Manifes KMP Yunicee
Indonesia
KNKT Investigasi Penumpang Yang Tidak Masuk Manifes KMP Yunicee

Hingga hari ketiga tenggelamnya KMP Yunicee di Selat Bali, dari 57 penumpang termasuk ABK, tercatat ada 39 penumpang ditemukan selamat, tujuh penumpang meninggal dunia dan 11 orang lainnya belum ditemukan.

Alasan Perlunya Pemerintah Beri Kepastian Investasi di Bidang Pertahanan
Indonesia
Alasan Perlunya Pemerintah Beri Kepastian Investasi di Bidang Pertahanan

Investasi yang dilakukan secara langsung di tahun 2021-2024 akan meningkatkan posisi tawar Indonesia

Ridwan Kamil Perintahkan Rumah Dinas Bupati Wali Kota Jadi Tempat Vaksinasi
Indonesia
Ridwan Kamil Perintahkan Rumah Dinas Bupati Wali Kota Jadi Tempat Vaksinasi

"Kalau Gedung Pakuan dipakai untuk tempat vaksinasi, maka wali kota dan bupati di Jabar dapat melakukan hal yang sama," ucap RK,

Anak Buah Anies Akui Persentase Warga Pakai Masker Hanya 20 Persen
Indonesia
Anak Buah Anies Akui Persentase Warga Pakai Masker Hanya 20 Persen

Terjadi penurunan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker sebagai pelindung dari paparan COVID-19.

Dampak Buruk Peredaran Surat Swab Palsu, Bisa Sebabkan Terjadinya Klaster Pesawat
Indonesia
Dampak Buruk Peredaran Surat Swab Palsu, Bisa Sebabkan Terjadinya Klaster Pesawat

Pelaku pemalsuan keterangan hasil swab antigen dan swab polymerase chain reaction (PCR) membanderol satu surat dengan harga Rp75 ribu hingga Rp900 ribu.

Jokowi Teken PP 94/2021, Setiap PNS Wajib Laporkan Harta Kekayaan
Indonesia
Jokowi Teken PP 94/2021, Setiap PNS Wajib Laporkan Harta Kekayaan

PNS yang tidak melaporkan harta kekayaan dapat dikenai hukuman disiplin sedang hingga berat

Ini Lokasi Vaksinasi di Jakarta Yang Sediakan Vaksin Moderna
Indonesia
Ini Lokasi Vaksinasi di Jakarta Yang Sediakan Vaksin Moderna

Penggunaan vaksin Moderna ini harus diberikan secara ketat kepada masyarakat agar mereka yang tidak termasuk dalam kategori penerima, tidak mendapatkan vaksin tersebut.

Kapolri Perintahkan Anggotanya Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Indonesia
Kapolri Perintahkan Anggotanya Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram dalam rangka menjaga dan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-III dan kuartal-IV tahun 2021.

Lima Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini
Indonesia
Lima Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini

Rekonsiliasi ini menggunakan pemeriksaan sidik jari dan juga DNA