OJK Cabut Izin Usaha OVO Finance Indonesia Kantor OJK RI (Foto: Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha Perusahaan Pembiayaan PT OVO Finance Indonesia yang beralamat di Gedung Lippo Kuningan Lantai 17 Unit D, Jalan HR Rasuna Said Kav. B-12 RT. 017 RW. 07, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, 12940.

"Pencabutan izin usaha tersebut berlaku sejak Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal ditetapkan, yakni 28 Oktober 2021," kata Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A selaku Plh Deputi Komisioner Pengawas IKNB I Dewi Astuti dalam keterangannya diterima di Jakarta, Rabu (10/11).

Baca Juga:

Cermat Sebelum Mengajukan Pinjol, Harus Ada ISO 27001

Pencabutan izin merujuk Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-110/D.05/2021 tanggal 19 Oktober 2021. Alasan pencabutan izin usaha dilakukan sebagai tindak lanjut dari pembubaran karena keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dengan telah dicabutnya izin usaha dimaksud, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan dan diwajibkan untuk menyelesaikan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku antara lain penyelesaian hak dan kewajiban debitur, kreditur dan/atau pemberi dana yang berkepentingan.

Baca Juga:

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kamar Indekos Cengkareng

OJK juga memerintahkan OVO memberikan informasi secara jelas kepada debitur, kreditur, dan/atau pemberi dana yang berkepentingan mengenai mekanisme penyelesaian hak dan kewajiban, serta menyediakan pusat informasi dan pengaduan nasabah di internal perusahaan.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 112 POJK Nomor 47/POJK.05/2020 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah, perusahaan yang telah dicabut izin usahanya dilarang untuk menggunakan kata finance, "pembiayaan", dan/atau kata yang mencirikan kegiatan pembiayaan atau kelembagaan syariah, dalam nama perusahaan. (Asp)

Baca Juga:

Korban Pinjol Banyak DM ke Instagram, Gibran: Saya Sudah Sebar Call Center Polisi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terima Aset Eks BLBI Rp 345 Miliar, Pemkot Bogor Bikin Ibu Kota Baru
Indonesia
Terima Aset Eks BLBI Rp 345 Miliar, Pemkot Bogor Bikin Ibu Kota Baru

Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) menyerahkan aset dari pemilik utang sebagai hibah kepada Pemerintah Kota Bogor.

SBY Bertolak ke AS Hari Ini, Anak-anaknya Ikut
Indonesia
SBY Bertolak ke AS Hari Ini, Anak-anaknya Ikut

Pak SBY terkena kanker prostat tapi baru tahap awal

Puan: Pancasila Memuliakan Manusia dan Mewujudkan Perdamaian Dunia
Indonesia
Puan: Pancasila Memuliakan Manusia dan Mewujudkan Perdamaian Dunia

Puan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bisa mewujudkan perjuangan memuliakan manusia.

Alasan Pemerintah Tak Buru-Buru Tetapkan Gelombang Ketiga COVID-19
Indonesia
Alasan Pemerintah Tak Buru-Buru Tetapkan Gelombang Ketiga COVID-19

Pemerintah akan terus memantau tren kasus bersamaan dengan optimalisasi upaya pengendalian

Lebih dari 6 Juta Orang Indonesia Terinfeksi COVID-19
Indonesia
Lebih dari 6 Juta Orang Indonesia Terinfeksi COVID-19

Total kasus positif corona sejak awal pandemi sampai saat ini menjadi 6.001.751 kasus.

Mantan Presiden dan Wapres Diundang Ikuti Upacara HUT ke-77 RI di Istana
Indonesia
Mantan Presiden dan Wapres Diundang Ikuti Upacara HUT ke-77 RI di Istana

Istana mengundang seluruh presiden dan wakil presiden (wapres) yang pernah memimpin negeri ini untuk mengikuti langsung peringatan HUT ke-77 Indonesia di Istana Kepresidenan.

Pemerintah Jadikan Sektor UMKM sebagai Prioritas Utama PEN
Indonesia
Pemerintah Jadikan Sektor UMKM sebagai Prioritas Utama PEN

Pandemi COVID-19 memberikan pukulan berat pada perekonomian, termasuk bagi sektor UMKM. Survei yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terhadap UMKM menunjukkan 94 persen usaha mengalami penurunan penjualan, bahkan penurunan penjualan lebih dari 75 persen dialami oleh lebih dari 40 persen UMKM dari berbagai kelas usaha.

Sopir Truk Maut Pertamina Mengaku Rem Tak Berfungsi
Indonesia
Sopir Truk Maut Pertamina Mengaku Rem Tak Berfungsi

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan menuturkan, dari pengakuan S, rem truk itu tidak berfungsi.

Ogah Kembali Terjadi Bandung Lautan Sampah, Sampah Wajib Berkurang 24 Persen
Indonesia
Ogah Kembali Terjadi Bandung Lautan Sampah, Sampah Wajib Berkurang 24 Persen

Minimal 40 persen kelurahan kawasan bebas sampah dengan ketaatan milah sampah 60 persen

Alasan Polisi Belum Periksa Haris Azhar dan Fatia 'KontraS'
Indonesia
Alasan Polisi Belum Periksa Haris Azhar dan Fatia 'KontraS'

Luhut telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya