Ogah Telusuri Harta Jenderal Andika, DPR Dinilai Abaikan Prinsip Demokrasi KSAD Andika Perkasa dan Rombongan Politisi DPR (Foto: MP/Ponco)

MerahPutih.com - Komisi I DPR telah melakukan verifikasi faktual sebagai bagian rangkaian uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dengan berkunjung ke kediaman jenderal bintang empat itu, pada Minggu (7/11).

Namun, rombongan Komisi I yang dipimpin Meutya Hafid itu lebih memilih untuk membahas hal-hal ringan seperti hobi ketimbang harta kekayaan milik Jenderal Andika Perkasa yang nilainya fantastis.

Baca Juga

Pengamat Yakin Tidak Ada Skenario Jokowi Jadikan Andika Capres

Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menyoroti masalah transparansi dan akuntabilitas saat fit and proper test calon Panglima TNI.

Menurut Wasisto, transparansi dan akuntabilitas perlu ditegakkan karena seorang pejabat publik harus mampu memberikan penjelasan detail soal harta dan kekayaan yang dimiliki.

"Adanya keengganan para anggota DPR tersebut merupakan bentuk pengabaian atas dua prinsip dasar dalam demokrasi itu," kata Wasisto kepada MerahPutih.com, Senin (8/11).

Wasisto menilai, fungsi pengawasan DPR dalam konteks fit and proper test calon Panglima TNI tidak berjalan. Alih-alih membahas hal penting malah membahas hobi dan olahraga.

"Fungsi pengawasan seolah tidak berfungsi. Padahal itu penting untuk melihat kapabilitas Jenderal Andika sebagai calon tunggal panglima," tegas dia.

Andika dan Politisi PKS Abdul Haris. (Foto: MP/Ponco)
Anggota DPR Komisi I bersama calon Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa. Foto: MP/Ponco

Seusai berkunjung ke kediaman Andika, Anggota Komisi I Abdul Kharis Almasyhari, mengaku pihaknya hanya membahas hal-hal ringan dengan lulusan Akademi Militer tahun 1987 itu.

"Kami tadi hanya bicara tentang sekitar hobi saja. Kalau LHKPN biarlah diurus oleh yang berkaitan dengan LHKPN," kata Abdul Haris, kemarin.

Menurut politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, hobi yang diobrolkan adalah soal olahraga. Para pimpinan dan anggota Komisi I yang datang, memang rata-rata gemar berolahraga.

"Jadi kita ngobrol sekitar itu-itu saja, tidak ada yang penting," imbuhnya.

Padahal, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan Andika ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ia tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 179,99 miliar.

Harta kekayaan Andika terdiri dari harta tidak bergerak dan harta bergerak. Untuk harta tidak bergerak, ia tercatat memiliki tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Bali hingga Amerika Serikat.

Secara total, menantu mantan Kepala Badam Intelijen Negara (BIN) A.M Hendropriyono ini mengaku seluruh bidang tanah dan bangunan yang dimilikinya ditaksir senilai Rp 38,16 miliar.

Dari 20 bidang tanah dan bangunan yang dimilikinya, Andika mengaku hanya satu bidang tanah dan bangunan, yakni tanah seluas 1.000 m2 di Bogor senilai Rp 500 juta yang merupakan hasil sendiri.

Sementara 19 bidang tanah dan bangunan lainnya, termasuk yang berada di Amerika Serikat dan Australia merupakan hibah tanpa akta. Selain itu, Andika juga mengaku memiliki harta berupa kas dan setara kas dengan nilai mencapai Rp 126 miliar.

Selain tanah dan bangunan, mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini juga tercatat memiliki satu unit mobil Land Rover Sport senilai Rp 800 juta dan mobil Mercedez-Benz Sprinter senilai 1,8 miliar.

Tak hanya itu, Andika mengaku memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 10,1 miliar, surat berharga senilai Rp 2,14 miliar. Harta Andika didominasi kas dan setara kas dengan nilai total Rp 126,98 miliar. Dengan demikian, total harta Andika berjumlah Rp 179,9 miliar. (Pon)

Baca Juga

Komisi I Pilih Bahas Hobi Ketimbang Harta Jenderal Andika

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Mengaku Kena Marah Suporter Persis
Indonesia
Gibran Mengaku Kena Marah Suporter Persis

Persis Solo dipastikan tidak bisa menggunakan Stadion Manahan Solo sebagai kandang pada laga perdana Liga 1 musim 2022/2023 melawan Dewa United FC pada 25 Juli 2022 pukul 16.00 WIB.

Partai Besutan Din Syamsuddin Cari Kader Biar Lolos Jadi Peserta Pemilu
Indonesia
Partai Besutan Din Syamsuddin Cari Kader Biar Lolos Jadi Peserta Pemilu

MPP Partai mendorong DPP Partai Pelita untuk membentuk konvensi atau seleksi bagi capres dan cawapres yang akan diusung oleh Partai Pelita.

Puan Ingatkan Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Timbulkan Kegaduhan
Indonesia
Puan Ingatkan Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Timbulkan Kegaduhan

“Persoalan minyak goreng yang berkepanjangan bisa menyebabkan masalah baru yaitu kegaduhan akibat langkanya stok di pasaran. Ini harus segera diatasi karena berpengaruh terhadap ketertiban umum yang bisa berdampak luas,” kata Puan dalam keterangannya, Kamis (10/3).

Proyek Rp 1.019 Triliun di Jawa Harus Rampung di 2024
Indonesia
Proyek Rp 1.019 Triliun di Jawa Harus Rampung di 2024

Adanya pandemi COVID-19 pada sejak awal tahun 2020 sedikit menghambat perkembangan dari pembangunan proyek.

Ke Cirebon dan Brebes, Jokowi Bagikan Bansos dan Resmikan Jalan
Indonesia
Ke Cirebon dan Brebes, Jokowi Bagikan Bansos dan Resmikan Jalan

Usai kegiatan kunjungan kerja di Provinsi Jawa Barat, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggunakan mobil.

Resmikan Tol Serang-Panimbang Seksi 1, Jokowi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Banten
Indonesia
Resmikan Tol Serang-Panimbang Seksi 1, Jokowi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Banten

Kepala Negara menjelaskan, pembangunan infrastruktur ini adalah faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Daftar Hari Pertama, PKS Klaim Siap Hadapi Pemilu 2024
Indonesia
Daftar Hari Pertama, PKS Klaim Siap Hadapi Pemilu 2024

PKS sudah melengkapi data dan dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran sebelum datang mendaftar ke KPU.

DLA 2022 Ciptakan Lokomotif SDM Digital Unggulan
Indonesia
DLA 2022 Ciptakan Lokomotif SDM Digital Unggulan

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G.Plate mengatakan program Digital Leadership Academy (DLA) 2022 yang diharapkan dapat menciptakan para pemimpin dari sektor publik dan sektor privat menjadi SDM digital unggulan untuk membawa akselerasi transformasi digital Indonesia semakin lebih maju.

Menhub Imbau Pemudik Kembali setelah 8 Mei 2022
Indonesia
Menhub Imbau Pemudik Kembali setelah 8 Mei 2022

"Saya mengimbau jangan kembali hari ini dan besok. Kalau bisa ditunda hari Senin atau Selasa (9/10 Mei 2022)," imbau Menhub

Kapolri Disarankan TWK Ulang Eks Pegawai KPK, Tapi Siap-Siap Berpolemik
Indonesia
Kapolri Disarankan TWK Ulang Eks Pegawai KPK, Tapi Siap-Siap Berpolemik

Novel Baswedan dan kawan-kawan yang mau bergabung dengan Polri harus mengikuti ulang assesment atau tes kebangsaan sesuai amanat UU ASN.