Ogah Buat Keputusan Salah, Alasan Abe Mundur Dari PM Jepang Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Perdana Menteri terlama Jepang Shinzo Abe memutuskan untuk mundur dari jabatannya. PM Matahari Terbit ini, harusnya berakhir pada 2021. Tetapi, Abe yang berusia 65 tahun mengalami radang pada sistem pencernaan selama bertahun-tahun, kondisinya diperkirakan memburuk.

Abe menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya mulai menurun sejak sekitar pertengahan bulan Juli. Ia tidak ingin masalah kondisi kesehatannya nantinya akan mengakibatkan suatu kesalahan dalam membuat keputusan-keputusan kebijakan yang penting.

Sebelumnya, media lokal Jepang pada Selasa (25/8) menggambarkan bahwa PM Abe berencana mengadakan konferensi pers, paling cepat pekan ini, untuk menyampaikan keterangan soal kondisi kesehatannya setelah kunjungannya ke rumah sakit baru-baru ini memicu kekhawatiran publik.

Baca Juga:

PM Jepang Minta Korea Utara Menahan Diri

Abe pada Senin (24/8) mengunjungi rumah sakit di Tokyo untuk kedua kalinya dalam beberapa hari dan mengatakan bahwa dia telah menerima hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pekan lalu serta menjalani pemeriksaan tambahan.

Setelah kunjungan ke rumah sakit, PM Abe mengatakan, kepada wartawan dia ingin berbicara lagi nanti tentang pemeriksaan medisnya.

Stasiun penyiaran TV Tokyo, yang mengutip sumber pemerintah, pada Selasa melaporkan bahwa konferensi pers kemungkinan diadakan paling cepat pekan ini untuk memberikan informasi terbaru tentang kesehatan Abe, serta langkah-langkah pemeriksaan tambahan untuk COVID-19.

Sebelumnya, dilansir Kantor Berita Antara, Juru Bicara pPemerintah Jepang Yoshihide Suga menegaskan, terlalu dini untuk membicarakan era politik pasca-Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.

PM Abe
PM Shinzo Abe. (Foto: Antara).

Setelah Abe mundur, dilansir BBC Indonesia, seorang pejabat pelaksana tugas perdana menteri akan menggantikan Abe. Tetapi, tiada batas waktu berapa lama sang pejabat bertugas pada jabatan tersebut.

Deputi Perdana Menteri Taro Aso, yang juga menteri keuangan, adalah calon pengganti utama. Diikuti oleh Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga.

Di Jepang, seorang pelaksana tugas perdana menteri tidak bisa menggelar pemilihan cepat, namun yang bersangkutan bisa memimpin pada urusan lain seperti perjanjian-perjanjian dan anggaran sampai ketua partai yang baru dan perdana menteri dipilih secara resmi.

Pengunduran diri Abe yang kedua kalinya ini, akan memicu pemungutan suara di dalam Partai LDP untuk menggantikan Abe sebagai ketua. Pemilihan ini akan disusul oleh pemungutan suara di parlemen untuk menentukan sosok perdana menteri. Orang yang dipilih akan menjabat sebagai perdana menteri sampai masa jabatan Abe selesai pada September 2021.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Mantan PM Jepang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPRD DKI Minta Pembuatan Sanksi Pelanggar PSBB Lebih Tegas
Indonesia
Ketua DPRD DKI Minta Pembuatan Sanksi Pelanggar PSBB Lebih Tegas

"Intinya kayak kemarin, sebagai pimpinan di sini, minta ketegasan perda supaya jangan normatif," kata Prasetyo

 Pramugari Garuda Siwi Widi Ungkap Sosok Penyebar Fitnah Terhadap Dirinya
Indonesia
Pramugari Garuda Siwi Widi Ungkap Sosok Penyebar Fitnah Terhadap Dirinya

"Orang media kali ya. Orang yang mau ambil keuntungan," kata Siwi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (20/1).

Anies Serahkan Raperda APBD Tahun 2020 ke Pimpinan DPRD DKI
Indonesia
Anies Serahkan Raperda APBD Tahun 2020 ke Pimpinan DPRD DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah ke DPRD.

 LPSK Terbuka Lindungi Saksi dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
LPSK Terbuka Lindungi Saksi dalam Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

“Koordinasi untuk mendapatkan gambaran, adakah saksi yang membutuhkan perlindungan LPSK,” ujar Edwin

Didatangi saat Acara Open House, Luhut: Prabowo Orang Baik
Indonesia
Didatangi saat Acara Open House, Luhut: Prabowo Orang Baik

Prabowo Subianto menghadiri acara open house Natal di rumah dinas Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan.

Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19
Indonesia
Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19

Untuk jumlah spesimen, per hari ini, pemerintah memeriksa 23.947 dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler.

Dipengaruhi Kabar Hoaks, Pendukung Anies Ngamuk dan Ancam Menyerang
Indonesia
Dipengaruhi Kabar Hoaks, Pendukung Anies Ngamuk dan Ancam Menyerang

Aksi kericuhan nyaris terjadi antara massa pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan massa kontra.

Penerbangan Rute Wuhan-Jakarta Segera Dibuka
Indonesia
Penerbangan Rute Wuhan-Jakarta Segera Dibuka

Beberapa maskapai yang sudah mengajukan permohonan terbang langsung menuju Bandar Udara Internasional Tianhe di Wuhan, Provinsi Hubei

Gagal Deteksi Caleg PDIP Harun Masiku, Dirjen Imigrasi Dituntut Mundur
Indonesia
Gagal Deteksi Caleg PDIP Harun Masiku, Dirjen Imigrasi Dituntut Mundur

Ronny Sompie dituntut mundur dari jabatan Dirjen Imigrasi sebagai wujud pertanggungjawaban.

DPRD DKI Sarankan Dirut PD Sarana Jaya Dinonaktifkan
Indonesia
DPRD DKI Sarankan Dirut PD Sarana Jaya Dinonaktifkan

Menurut dia, Yoory belum perlu diganti. Kecuali, jika dia ditetapkan sebagai tersangka.