Kesehatan Mental
OCD Berhubungan dengan Distorsi Pikiran OCD memiliki rasa kekhawatiran atas pikiran yang mengganggu. (Foto: Pixabay/whoismargot)

PENGAKUAN aktor Aliando Syarief beberapa waktu yang lalu cukup membuat kita atau bahkan penggemarnya kaget dan sedih. Melalui akun media sosialnya pemeran Hamzah muda di film Sweet 20 mengakui bahwa selama ini ia mengidap OCD sehingga mengurangi segala kegiatan-kegiatannya.

Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah sejenis gangguan mental yang memiliki pikiran dan dorongan tidak bisa dikendalikan secara berulang-ulang atau obsesif. Dilansir dari Psychology Today, terdapat gangguan yang paling umum pada pikiran orang yang tidak memiliki OCD, mereka cenderung menjadi ketakutan tentang: penyakit, kuman, melupakan (misalnya, mematikan kompor, mengunci pintu), kehilangan kendali atau menjadi gila (misalnya, menyebabkan keributan dengan mengambil pakaian seseorang di depan umum, melakukan kejahatan, mengemudi di jalan, sengaja menyakiti diri sendiri, menyakiti orang lain, mencium seseorang secara tidak pantas, melakukan seks menyimpang atau selingkuh).

Baca Juga:

Mengenal Hurry Sickness, Perasaan Selalu Tergesa-gesa

kesehatan
Terapi perilaku membuat OCD teratasi. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

Orang dengan OCD bukan isi atau topik dari pikiran mereka yang mengganggu melainkan tingkat kekhawatiran mereka tentang memiliki pikiran yang mengganggu. Orang dengan OCD menganggap pikiran yang mengganggu itu berbahaya atau amoral. Mereka menyamakan memiliki pikiran dengan melakukan tindakan yang ditakuti. Seperti kalau saya khawatir membuka pakaian di tempat umum, saya pasti akan melakukannya. Distorsi pikiran ini disebut fusi pikiran.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab OCD ini, tapi ada beberapa faktor pendorongnya, yaitu menderita gangguan mental, memiliki anggota keluarga yang menderita OCD, dan pernah mengalami peristiwa tidak menyenangkan.

Jika kamu sering mengalami pemikiran yang mengganggu, tidak menyenangkan, dan menghasilkan tingkat kecemasan yang tinggi, dan kamu menyadari terlibat dalam perilaku menghindari atau mengurangi kecemasan, yang terbaik adalah mencari bantuan dari ahli kesehatan mental.

Dilansir dari laman ASKMEN, terdapat dua jenis cara menangani OCD. Pertama melalui cara pengobatan, yaitu mengkonsumsi obat yang mempengaruhi serotonin neurotransmitter yang dapat secara signifikan mengurangi gejala OCD pada lebih dari setengah pasien.

Baca Juga:

Tips untuk Bantu Jaga Kesehatan Mental dari Rumah selama Pandemi

kesehatan
Mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan dapat meringankan gejala OCD. (Foto: Pixabay/Pexels)

Serotonin reuptake inhibitor (SRIs) yang secara spesifik disetujui untuk penggunaan obat OCD adalah: Clomipramine (Anafranil), Fluoxetine (Prozac), Fluvoxamine (Luvox), Paroxetine (Luvox), Paroxetine(Paxil), Sertraline (Zoloft), dan Citalopram (Celexa). Obat-obat ini biasanya membutuhkan waktu setidaknya tiga minggu untuk menjadi efektif dan mencakup efek sampingnya seperti kenaikan berat badan, insomnia, mulut kering, atau disfungsi seksual.

Kedua, melalui terapi khusus OCD. Terapi perilaku menekankan perubahan keyakinan dan pola berpikir penderita OCD, baik melalui paparan atau banjir pikiran atau objek yang dikhawatirkannya (dengan demikian meminimalkan efek negatifnya), atau melatih ulang individu untuk menerima secara mental, atau menormalkan pikiran yang mengganggu. Misalnya, seseorang yang takut akan kontaminasi dari toilet umum mungkin dianjurkan untuk menyentuh toilet dan tidak mencuci tangan selama satu jam.

Biasanya, pada waktu itu, rasa khawatir akan mulai mereda dan si pasien, seraya waktu berlalu, melatih otaknya agar tidak bereaksi berlebihan terhadap situasi atau pemicu yang tidak berbahaya. Pengaruh positif terapi perilaku OCD bertahan setelah pengobatan selesai dan dapat bertahan selama puluhan tahun. Program pencegahan kekambuhan membantu mempertahankan kondisi mental yang sehat bagi penderita OCD. (DGS)

Baca Juga:

Jadi Orangtua yang Baik, Ubah Pola Pikir dan Perilaku Terhadap Anak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yu-Gi-Oh Jadi Ajang Olahraga Sekelas Olimpiade?
Fun
Yu-Gi-Oh Jadi Ajang Olahraga Sekelas Olimpiade?

Yu-Gi-Oh nampaknya harus dipertandingkan di tingkat yang lebih serius.

7 Selebritas Hollywood Ini Tampil Lebih Kece Tanpa Bantuan Makeup Artist
ShowBiz
Puasa dan Mudik Tetap Aman Tanpa Khawatir Sering Berkemih
Fun
Puasa dan Mudik Tetap Aman Tanpa Khawatir Sering Berkemih

Berkemih dapat mengganggu aktivitas.

Nvidia Luncurkan GeForce RTX 3090 Ti, GPU Paling Kencang di Dunia
Fun
Nvidia Luncurkan GeForce RTX 3090 Ti, GPU Paling Kencang di Dunia

Enam kali lebih kencang dari RTX 2080 Ti.

4 Hal Penting dalam Mengembangkan Agrikultural Secara Digital
Fun
4 Hal Penting dalam Mengembangkan Agrikultural Secara Digital

Mengembangkan agrikultural secara digital dapat diterapkan oleh seluruh negara.

Disney akan Tarik Seluruh Serial Marvel di Netflix, Ada Apa?
ShowBiz
Disney akan Tarik Seluruh Serial Marvel di Netflix, Ada Apa?

Juru bicara Netflix yang menolak disebutkan namanya, sudah mengonfirmasi ..

Pink Sweats Ingin Duet dengan BTS
ShowBiz
Pink Sweats Ingin Duet dengan BTS

Pink Sweats populer lewat lagunya At My Worst.

Diet Ramah Lingkungan Melindungi Bumi
Fun
Diet Ramah Lingkungan Melindungi Bumi

Diet ramah lingkungan meliputi konsumsi makanan yang sehat dan tidak merusak lingkungan.

Perankan Michelle Obama, Viola Davis Dicap Lebay
ShowBiz
Perankan Michelle Obama, Viola Davis Dicap Lebay

Ia mengakui kritik merupakan racun dari pekerjaan akting.

Pfizer Ajukan Izin Penggunaan Vaksin untuk Anak di Bawah Lima Tahun
Fun
Pfizer Ajukan Izin Penggunaan Vaksin untuk Anak di Bawah Lima Tahun

Aplikasi untuk otorisasi darurat vaksin untuk anak-anak usia mulai enam bulan sedang dikerjakan.