Objek Wisata Goa Pindul Tingkatkan Perekonomian Desa Bejiharjo Objek wisata goa Pindul di Gunungkidul, Yogyakarta. Foto: Youtube

MerahPutih.com - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Mandiri memanfaatkan objek wisata Goa Pindul sebagai primadona wisatanya. Hasilnya, ditunjukkan dengan adanya peningkatan ekonomi masyarakat Desa Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, yang sangat signifikan.

"BUMDes Maju Mandiri ini sudah berpenghasilan Rp 5,8 Milyar per tahun. Di Desa Bejiharjo ini BUMDes didorong untuk pengelolaan daerah wisata. Dana desa juga bisa digunakan untuk homestay. Kita bisa libatkan dunia usaha. Pemerintah berharap dana desa sebagai stimulus saja," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, usai meninjau BUMDes Maju Mandiri di Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat (25/5).

Menteri Eko meyakini wilayah tersebut akan mampu berkembang lebih pesat jika diperkuat dengan promosi yang lebih luas. Dirinya meminta agar pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat semakin sinergis membangun dan mempercantik kawasn wisata Goa Pindul.

Mendes PDTT Eko Sandjojo mengunjungi kawasan wisata Goa Pindul di Gunungkidul, Yogyakarta. Kawasan wisata ini dikelola oleh BUMDes Maju Mandiri. Foto: Kemendes PDTT

"Tadi saya melihat Goa Pindul. Kalau bisa, destinasi-destinasi wisata seperti ini dipotret lalu dibuat artikel di Majalah Lion. Akan ada 50 juta orang yang melihat. Kalau 10% nya saja 5 juta, maka wisatawan akan melihat itu. Perbaiki situs-situs wisata, sediakan tempat sampah dan tempat makan yang lebih layak. Sarana ada, Bupati komit, lalu masyarakat kerja keras," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi sumber daya alam yang bagus. Dalam pendataannya, terdapat kawasan karst, pantai, dan gunung api purba. Ada pergeseran mata pencaharian bagi masyarakat Gunungkidul.

"Dulu masyarakatnya banyak bertani, saat ini bergeser mengelola pariwisata. Kini pariwisata menjadi motor penggerak pembangunan dan bersinergi dengan sektor lain. Memaksimalkan pemberdayaan masyarakat, tentu ini meningkatkan derajat kesejahteraan warga," ujarnya.

Badingah mencontohkan Goa Pindul sebagai wisata susur gua di pedesaan yang mampu membangkitkan ekonomi lokal. Dia meyakini dengan adanya 80 BUMDes di Gunungkidul saat ini, potensi-potensi desa akan meningkat secara optimal. “Setiap desa saya dorong untuk memiliki BUMDes. Hasil yang ada saat ini, mampu mengurangi kemiskinan dari 23,2 persen menjadi 18,3 persen selama tiga tahun," tuturnya.

BUMDes Maju Mandiri mulai mapan dan semakin berkembang sejak tahun 2016. Terdapat sejumlah unit usaha yang dikelola oleh BUMDes ini, yakni objek wisata Goa Pindul, pengelolaan sampah, pasar desa, usaha persewaan, dan simpan pinjam.

Mendes PDTT Eko Sandjojo mengunjungi kawasan wisata Goa Pindul di Gunungkidul, Yogyakarta. Kawasan wisata ini dikelola oleh BUMDes Maju Mandiri. Foto: Kemendes PDTT

"Goa Pindul dikelola BUMDes bekerja sama dengan 11 kelompok sadar wisata dalam pelayanan wisatawan dan mempekerjakan 2.000 tenaga kerja. Kami juga mengolah sampah plastik menjadi biji plastik dan pupuk organik," ujar Direktur BUMDes Maju Mandiri, Saryanto.

Saryanto menambahkan, unit pengelolaan sampah dibangun menggunakan dana desa sebesar Rp 100 juta. Pihaknya kemudian bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada untuk pendampingan. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup dan BRI juga turut membantu memberikan bantuan mesin pengolah.

“BUMDes mampu mendorong ekonomi masyarakat desa, baik itu dalam usaha atau kesempatan kerja. Dulu urbanisasi tinggi, kini urbanisasi akan bisa ditekan. BUMDes menjadi tempat bekerja masyarakat Desa Bejiharjo,” kata Saryanto. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Karyawannya Positif COVID-19, 26 Perusahaan Ditutup Sementara
Indonesia
Karyawannya Positif COVID-19, 26 Perusahaan Ditutup Sementara

Sanksi peringatan sudah dikeluarkan hingga dua kali

Debat Cawalkot Tangsel, Tiga Kandidat Beberkan Program Atasi Kesenjangan Sosial
Indonesia
Debat Cawalkot Tangsel, Tiga Kandidat Beberkan Program Atasi Kesenjangan Sosial

Kesenjangan sosial, menjadi salah satu isu yang dibahas.

Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf, Massa Bakal Diarahkan ke Patung Kuda
Indonesia
Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf, Massa Bakal Diarahkan ke Patung Kuda

Massa yang akan berunjuk rasa akan diarahkan ke Patung Kuda Arjuna Wiwaha, tak di Istana Negara.

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank DKI Gandeng Komunitas Apartemen Taman Rasuna
Indonesia
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank DKI Gandeng Komunitas Apartemen Taman Rasuna

Selain JakOne Mobile, Bank DKI juga menyediakan layanan e-channel lainnya seperti ATM dan Cash Management System (CMS)

Yogyakarta Punya Bandara Baru, Jokowi: Datangkan 20 Juta Penumpang
Indonesia
Yogyakarta Punya Bandara Baru, Jokowi: Datangkan 20 Juta Penumpang

Bandara baru ini memiliki panjang lintasan runway 3.250 meter, atau lebih panjang dibandingkan bandara lama Adisutjipto Yogyakarta yang hanya 2.200 meter.

Mobil Dinas TNI yang Dikendarai Warga Sipil Atas Nama Purnawirawan
Indonesia
Mobil Dinas TNI yang Dikendarai Warga Sipil Atas Nama Purnawirawan

“Toyota Fortuner warna hijau army nomor registrasi 3688-34 adalah nomor registrasi Puspomad, namun kendaraan tersebut bukan merupakan kendaraan organik Puspomad,” ujar Dodik

Jumlah Formasi CPNS Kemenkumham, Lulusan SLTA Minati Lowongan Penjaga Tahanan
Indonesia
Jumlah Formasi CPNS Kemenkumham, Lulusan SLTA Minati Lowongan Penjaga Tahanan

Penjaga Tahanan yang paling banyak dicari Kemenkum HAM dengan kebutuhan 3.876 formasi yang ditempatkan di 32 kantor wilayah. Formasi ini bisa dilamar dengan jenjang SLTA Sederajat.

Menteri PUPR Bakal Ganti Jembatan-Jembatan Tua di Jawa Tengah
Indonesia
Menteri PUPR Bakal Ganti Jembatan-Jembatan Tua di Jawa Tengah

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono akan mengganti jembatan-jembatan lama yang dibangun sejak 1970-1980 di wilayah Jawa Tengah.

Yosi Project Pop Tantang Penuduh Buktikan Dirinya Bayar Influencer Pemerintah
Indonesia
Kemendikbud Akui Teledor tak Cantumkan KH Hasyim Asy'ari di Kamus Sejarah Indonesia
Indonesia
Kemendikbud Akui Teledor tak Cantumkan KH Hasyim Asy'ari di Kamus Sejarah Indonesia

Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Hilmar Farid memohon maaf atas keteledoran tidak mencantumkan nama tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Syekh Hasyim Asy'ari.