Nyasar di hutan? Jangan Khawatir, Pahami Lingkungan Kegiatan luar ruang selalu seru, namun kamu harus waspada juga. (Foto: Pexels/Pixabay)

KALAU tersesat di daerah perkotaan kemungkinan masih ada beberapa petunjuk yang mengarah ke tujuan semula. Atau paling tidak ada okrang yang bisa dimintai tolong menunjukan ke arah yang benar. Paling mudahnya adalah dengan mengikuti aplikasi maps dan tidak akan tersesat.

Namun bagaimana bila kamu tersesat di hutan? Tidak ada orang yang ada hanyalah alam. Nah loh!

Baca Juga:

Uji Nyali di 4 Destinasi Pemandangan Alam Paling Berbahaya di Dunia

Indera manusia

hutan
Manusia sebenarnya memiliki kompas di dalam dirinya. (Foto: Pexels/Adnan Uddin)

Paul Dudchenko,penulis buku Why People Get Lost dan psikolog dari Universitas Stirling, mengatakan bahwa manusia memiliki indera pengarah bawaan atau "kompas mental”. Ia mengatakan bahwa dalam diri manusia telah mengenali spot tertentu yang dapat mengarahkan manusia ke tempat itu.

Laman littlethings menuliskan bahwa kemampuan indera orang untuk mengenali arah memang berbeda-beda. Tetapi tetap mudah bagi siapa pun untuk tersesat terutama bagi kamu yang menyukai kegiatan luar ruang. Agar dapat bertahan 3 hari pertama, ikuti tip dan trik khusus ini, yang bisa memisahkan antara hidup dan mati.


Mengabari kepergian

hutan
Beri tahu tentang kepergian kamu ke hutan atau gunung. (Foto: Pixabay/kaboompics)


Memberi tahu seseorang terdekat dengan tepat ke mana kamu akan pergi. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, mereka dapat menghubungi aparat berwenang dan memulai operasi penyelamatan. Sayangnya, kebanyakan orang tidak peduli dengan langkah ini. Karena mereka ingin menikmati petualangan mereka tanpa melibatkan orang lain.

Baca Juga:

Menikmati Eksotisme 'Swiss van Java' di Penginapan Bernuansa Alam Paling Hits


Logistik penuh

hutan
Logistik harus ideal. (Foto: Pexels/Abhiram Prakash)


Laman littlethings menuliskan dari Departemen Konservasi Lingkungan Negara Bagian New York, seseorang tidak boleh pergi ke hutan sendirian tanpa logistik seperti air, makanan, pisau, korek api tahan air, arloji dan senter kecil. Kemudian pakaian ganti dan batere ponsel yang terisi penuh.


Sadar tersesat? Duduk!

hutan
Duduk dan tenangkan diri bila mengetahui tersesat. (Foto: Pexels/veeterzy)

Robert Koester, penulis buku Lost Person Behavior dan anggota tim SAR, mengatakan bahwa ketika menyadari kamu tersesat, hal pertama yang harus lakukan adalah duduk dan menenangkan diri. Mengambil keputusan terburu-buru karena cemas dapat memperburuk situasi. Panik menyebabkan waktu terbuang dan salah mengambil keputusan.

Tentukan posisi lewat pengamatan

hutan
Lihat sekeliling kamu untuk dijadikan penentu arah, seperti lumut. (Foto: Pexels/mali maeder)

Setelah kamu tenang dan tahu sisa waktu sebelum matahari terbenam. Cobalah untuk mengidentifikasi tanda yang dapat membantu memberi tahu posisi di mana kamu berada. Entah itu gunung, bukit, sungai, pepohonan atau tanda apapun yang menonjol di sekeliling kamu.

Jika tidak ada hal-hal ini yang tersedia untuk kamu, cobalah metode lumut. Menurut Popular Mechanics, lumut biasanya tumbuh di sisi utara pohon dan batu. Kamu juga dapat melihat jaring laba-laba, yang biasanya menggantung di sisi selatan pohon. (lgi)

Baca Juga:

Tak Pernah Terbayangkan, Ini Manisnya Momen Alam Liar

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH