Nyaris 100 Ribu Pengendara Langgar Aturan, Paling Banyak Ditindak di Depok Polisi menindak pelanggar dalam Operasi Patuh Jaya di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)

Merahputih.com - Sebanyak 99.835 pengendara kedapatan melanggar aturan saat Operasi Patuh Jaya 2020 di sejumlah tempat yang masuk wilayah hukum Polda Metro Jaya. Lalu 34.152 pengendara diberikan sanksi tilang dan 65.683 pengendara diberikan teguran.

Selama 14 hari menggelar razia, pada hari keenam paling banyak pengendara diberikan penindakan.

"Jumlah paling banyak diberikan tilang dan teguran pada hari keenam sebanyak 12.250 diantaranya 4.240 diberikan sanksi tilang dan 8.010 pengendara diberikan teguran," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (6/8).

Baca Juga

Ganjil Genap DKI Kembali Berlaku di Tengah Banjir Kritik, Ini Imbasnya ke KRL

Selain itu, untuk wilayah yang paling banyak melakukan penindakan yakni berada di kawasan Depok. Sebanyak 3.288 diberikan penindakan berupa tilang.

SIM sebanyak 1.803, STNK ada 1.485 dan diberikan teguran 5.699. Lalu, untuk peringkat pertama yaitu Gakkum yang menindak 5.535 pengendara dengan SIM 3.815, STNK 1.720 dan teguran 10.119.

Untuk peringkat ketiga yaitu Satuan Gatur dengan menindak 3.139 pengendara dengan SIM 1.717, STNK 1.422 dan teguran sebanyak 6.238.

Sementara untuk jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara motor yakni tidak gunakan helm SNI, melawan arus, gunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, pengemudi masih di bawah umur dan stop line.

Polisi lalu lintas menilang pengendara mobil yang melintasi di jalur TransJakarta Jalan Raya Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2020). Sedikitnya 40 pengendara ditilang kurang dari satu jam Operasi Patuh Jaya 2020. (ANTARA/Andi Firdaus)
Polisi lalu lintas menilang pengendara mobil yang melintasi di jalur TransJakarta Jalan Raya Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Jumat (24/7/2020). Sedikitnya 40 pengendara ditilang kurang dari satu jam Operasi Patuh Jaya 2020. (ANTARA/Andi Firdaus)

Sedangkan untuk jenis pelanggaran pada mobil seperti melawan arus, gunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan, pengemudi masih di bawah umur, stop line, tidak gunakan safety belt, rotator atau sirine dan marka utuh atau bahu jalan tol.

"Barang bukti pelanggaran SIM sebanyak 18.912, STNK 15.198 dan kendaraan 41. Sehingga total barang bukti yang disita sebanyak 34.151," ungkapnya.

Selain itu, untuk jenis kendaraan yang terlibat pelanggaran yakni 27.081 motor, 5.706 mobil penumpang, 235 bus, 1.102 mobil barang dan 28 kendaraan khusus. Sehingga total sebanyak 34.152 kendaraan.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro JayaAKBP Fahri Siregar mengungkapkan, pelanggaran terbanyak selama Operasi Patuh Jaya 2020 terjadi di wilayah Kota Depok. Ada sebanyak 5.699 pengendara mendapat teguran dan 3.288 pengendara ditilang.

Baca Juga

Penerapan Ganjil Genap "Paksa" Masyarakat Naik Angkutan Umum

“Kalau yang lainnya ada Jakarta Pusat, sebanyak 3.037 pengendara ditilang selanjutnya ada Jakarta Selatan 2.053 pengendara yang ditilang,” kata Fahri.

Fahri menambahkan, jumlah penilangan terbanyak terjadi pada hari keenam yaitu sebanyak 4.240 pelanggar ditilang. Pelanggar yang diberikan teguran ada 8.010. “Memang hari keenam yang terbanyak, tapi tren pelanggaran tiap harinya selalu naik,” tutupnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga yang Nekat Mudik ke Jatim Bakal Karantina Mandiri dengan Kocek Sendiri
Indonesia
Warga yang Nekat Mudik ke Jatim Bakal Karantina Mandiri dengan Kocek Sendiri

Hal itu terjadi karena masyarakat tidak lagi disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan

Polisi Tingkatkan Patroli Cegah Sweeping Produk Prancis di Minimarket
Indonesia
Polisi Tingkatkan Patroli Cegah Sweeping Produk Prancis di Minimarket

"Jadi isinya diambil, kardusnya aja yang dibakar," terang Guntur.

Polresta Surakarta Dirikan Posko Siaga Candi dan Sediakan Ruang Isolasi di Mall
Indonesia
Polresta Surakarta Dirikan Posko Siaga Candi dan Sediakan Ruang Isolasi di Mall

Pendirian posko tersebut bagian dari penegakan protokol kesehatan dan penegakan aturan larangan mudik Lebaran di pusat perbelanjaan.

Anies Marah Ratusan PNS DKI Tak Ikut Seleksi Terbuka Jabatan Eselon II
Indonesia
Anies Marah Ratusan PNS DKI Tak Ikut Seleksi Terbuka Jabatan Eselon II

Anies Baswedan geram dengan sejumlah anak buahnya yang tidak mau ikut dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov DKI.

Ini Tugas Khusus Kapolri kepada Sejumlah Kapolda Baru
Indonesia
Ini Tugas Khusus Kapolri kepada Sejumlah Kapolda Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan upacara serah terima jabatan dan kenaikan pangkat perwira tinggi (pati) serta kapolda.

KPK Membangkang, ICW Sarankan Ombudsman Lapor ke Jokowi
Indonesia
KPK Membangkang, ICW Sarankan Ombudsman Lapor ke Jokowi

ICW mengaku tidak kaget dengan sikap KPK yang mengabaikan tindakan korektif Ombudsman RI terkait malaadministrasi pelaksanaan TWK pegawai lembaga antirasuah.

Mulai Pekan Ini, Kotabaru Manut Kemendagri Setop Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
Mulai Pekan Ini, Kotabaru Manut Kemendagri Setop Pembelajaran Tatap Muka

Berlaku pekan ini mengikuti instruksi Kemendagri.

11 Prajurit Yonif 400/BR Gugur di Papua, Ada yang Meninggal karena Rem Blong
Indonesia
11 Prajurit Yonif 400/BR Gugur di Papua, Ada yang Meninggal karena Rem Blong

49 kasus penembakan dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Polres Nduga, Intan Jaya, Paniai, Puncak Jaya, Keerom dan Polres Pegunungan Bintang

Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan

Cuaca cerah berawan diperkirakan berlangsung di tiga wilayah sejak siang hari, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.

Warga Bekasi tak Bisa Vaksin karena NIK Dipakai WNA, Ini Penjelasan Polisi
Indonesia
Warga Bekasi tak Bisa Vaksin karena NIK Dipakai WNA, Ini Penjelasan Polisi

Terkait itu, Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah melakukan penyelidikan. Ditemukan hasil jika warga bernama Lee In Wong salah menuliskan NIK saat melakukan vaksinasi.