Nyamar Jadi GoJek, Polisi Tewaskan Residivis Curanmor Petugas bersama jasad curanmor. (MP/Mauritz)

MerahPutih.com - Tembakan pistol dari seorang pria yang memakai seragam GoJek membuat Mohamad Umar (34), warga Wonosari, Surabaya, tewas seketika.

Saat Umar roboh di jalan, dengan cepat beberapa pria yang semuanya memakai seragam GoJek dan Uber langsung memasukkan jasad Umar ke dalam mobil. Dalam hitungan menit, mobil itu pun hilang dari kerumunan pengendara jalan.

"Yang ditembak itu adalah residivis yang kembali melakukan pencurian motor. Dan yang memakai seragam driver online itu, semuanya adalah polisi yang menyamar. Ini memang bagian dari tugas" kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard, Selasa (19/9).

Ya, gerak-gerik Umar memang sudah dikuntit sejak tiga bulan lalu. Untuk menangkapnya, polisi pun terpaksa menyamar sebagai pengemudi GoJek online.

Polisi, lanjutnya, sengaja memancing pelaku. Caranya dengan menyiapkan sepeda motor yang bensinnya terbatas. Dan benar, Umar mendekati sepeda motor tersebut, lantas merusak kunci kontak dan kemudian membawanya kabur.

Petugas bersama jasad curanmor. (MP/Mauritz)

"Pelaku ini tidak tahu kalau dibuntuti. Sebab, polisi pakai seragam GoJek. Dan tidak sampai 100 meter berjalan, motor itu mogok karena kehabisan bensin," lanjutnya.

Polisi pun coba menangkap. Namun, Umar berupaya kabur hingga dilakukan penembakan dan mengenai kakinya. Saat roboh, Umar kembali berdiri dan menyerang polisi dengan sebuah parang. Namun, polisi kembali menembak dan tepat mengenai dada kiri Umar. Umar pun langsung tewas. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Polisi Sisir Lokasi Penemuan Bom Terduga Teroris IM


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH