Ketika Fintech Nusapay Turut Meramaikan E2Ecommerce Indonesia memiliki perkembangan start up yang paling pesat. (Foto: MP/Dickie Prasetia)

MEMASUKI era digital, Indonesia tumbuh sebagai negara dengan akselerasi yang mumpuni terutama dalam bidang ekonomi digital. Hal tersebut dibuktikan dengan bermunculannya sejumlah perusahaan start up.

Pertumbuhan start up di Indonesia merupakan yang paling pesat di antara negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Startup Ranking, Indonesia berada di posisi keempat di dunia dengan jumlah start up terbanyak yakni 1705 start up.

Untuk mempercepat ekonomi digital Indonesia dibentuklah konferensi dan pameran yang akan mengurasi platform digital yakni E2Ecommerce Indonesia. Acara ini diadakan 17 hingga 18 Oktober 2018 di Balai Kartini tersebut mengusung tema Be Digital Go Global (Menjadi Digital Menuju Global).

E2Ecommerce akan bertindak sebagai platform bagi industri eCommerce Indonesia yang akan membantu menghadirkan solusi sistem terdepan untuk berbagai pemain di berbagai bidang yang berbasis teknologi.

george nusapay
George Gani, Direktur Utama Nusapay, mempercepat ekonomi digital. (Foto: MP/Dickie Prasetia)

Salah satu perusahaan financial technology, Nusapay turut ambil bagian dalam konferensi tersebut. Partisipasi Nusapay dalam event tersebut merupakan wujud brand awareness Nusapay terhadap E2Ecommerce. “Segmen pasar yang diadakan sesuai dengan target pasar kami,” ujar George Gani, Direktur Utama Nusapay.

Sebagai salah satu perusahaan start up yang baru berpartisipasi tahun ini di acara E2Ecommerce, George menuturkan bahwa Nusapay akan mengadakan sejumlah promo menarik. Diantaranya pemberian saldo sebesar Rp50.000 bagi yang registrasi Nusapay di tempat hingga hadiah utama berupa saldo Rp 500.000 bagi yang beruntung dan TopUp minimal Rp50.000. (avia)

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH