Nurul Ghufron Tegaskan Isu Taliban Diembuskan untuk Ganggu Kinerja KPK Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di gedung KPK, Jakarta, Rabu (11/3/2020). (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menegaskan, tak ada paham radikalisme dan Taliban di dalam lembaganya seperti yang saat ini sedang ramai dibicarakan di media sosial.

"Selama setahun saya dan pimpinan KPK periode 2019-2023 memimpin KPK, kami pastikan tidak ada radikalisme dan taliban di KPK seperti yang disebutkan," kata Ghufron dalam keterangannya, Selasa (26/1).

Baca Juga

Pimpinan KPK: Taliban Adanya di Afghanistan

Diketahui, isu 'Taliban' di tubuh KPK sempat ramai dua tahun lalu. Saat itu isu tersembut diembuskan untuk menyudutkan KPK dan melemahkan gelombang demonstrasi mahasiswa menolak revisi Undang-Undang KPK.

Beberapa waktu terakhir, sebuah video terkait demonstrasi mahasiswa yang menolak revisi UU KPK dengan bingkai isu taliban diunggah ulang di media sosial.

Dalam video tersebut, KPK dinarasikan tengah menggembleng mahasiswa untuk melakukan tindakan anarkis saat demo menolak revisi UU KPK 2019 lalu.

Komisioner KPK Nurul Ghufron sambangi Gedung KPK
Salah satu pimpinan KPK, Nurul Ghufron (Foto: antaranews)

Terkait video tersebut, Ghufron menjelaskan, video itu diambil saat KPK menerima sejumlah perwakilan masyarakat antikorupsi seperti GAK, akademisi, dan perwakilan Pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa yang menaruh perhatian isu antikorupsi.

Ghufron menilai isu taliban kembali diembuskan untuk mengganggu kerja-kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

Untuk itu, Ghufron memastikan KPK akan terus memberantas korupsi dan tak akan terganggu dengan serangan usang tersebut.

"KPK mencurigai diangkatnya isu tersebut adalah upaya pihak-pihak yang tujuan-tujuan tertentu apa pun itu. Sebagai penegak hukum, kami pastikan bahwa KPK akan tetap bekerja pada koridor hukum," kata Ghufron. (Pon)

Baca Juga

Isu 'Taliban' Diembuskan, Novel Sebut Ada Kepentingan Mereka yang Terganggu di KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PAN Tagih Janji Disdik DKI Beri Bantuan Siswa yang Bersekolah di Swasta
Indonesia
PAN Tagih Janji Disdik DKI Beri Bantuan Siswa yang Bersekolah di Swasta

Fraksi PAN akan mendukung perjuangan para orang tua murid memprotes kebijakan PPDB.

Polisi Diminta Telusuri Motif di Balik Aliran Dana Asing ke Rekening FPI
Indonesia
Polisi Diminta Telusuri Motif di Balik Aliran Dana Asing ke Rekening FPI

"Memang ini modus operandi yang sering dilakukan oleh kelompok-kelompok ekstrem kanan di Indonesia," ucap Islah

 Saat New Normal Berjalan, Perusahaan Diminta Perhatikan Protokol Kesehatan
Indonesia
Saat New Normal Berjalan, Perusahaan Diminta Perhatikan Protokol Kesehatan

"Siapapun di fasilitas umum, pertokoan supermarket mall adalah orang-orang yang kita yakin secara selektif dia sehat. Tentunya indikator yang kita lakukan adalah ukur suhu tubuh," kata Yuri.

 Kementerian BUMN Siagakan RS Pertamina untuk Isolasi Pasien Corona
Indonesia
Kementerian BUMN Siagakan RS Pertamina untuk Isolasi Pasien Corona

"Kita siap, saat ini kita abis ini ke RSPT [Rumah Sakit Pertamina] jadi kita ada rumah sakit BUMN yang kita siapkan punya ruang isolasi," kata Tiko.

Laporan terhadap Jokowi Soal Kerumunan di NTT Kembali Kandas
Indonesia
Laporan terhadap Jokowi Soal Kerumunan di NTT Kembali Kandas

Bareskrim Polri kembali menolak laporan soal dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 yang dilakukan Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke NTT.

Apresiasi dan Kritik untuk Kapolri Usai Copot Kapolda Metro Jaya dan Jabar
Indonesia
Apresiasi dan Kritik untuk Kapolri Usai Copot Kapolda Metro Jaya dan Jabar

Meski begitu, keputusan Idham dikritik. Sebab, terkesan 'mencari kambing hitam' dan terlambat mengambil keputusan.

Pengamat Sebut Anies Paksakan Warga Jakarta Hidup "New Normal"
Indonesia
Pengamat Sebut Anies Paksakan Warga Jakarta Hidup "New Normal"

Anies seakan membiarkan kerumunan terjadi dari minimnya petugas menegakkan aturan.

Pers Sekarat Diterjang COVID, Jokowi Perintahkan Kementerian Belanja Iklan di Media
Indonesia
Pers Sekarat Diterjang COVID, Jokowi Perintahkan Kementerian Belanja Iklan di Media

Ada 7 insentif yang disiapkan Pemerintah Jokowi bagi perusahaan pers.

Patung Monumen Didi Kempot Dibangun di Stasiun Solo Balapan
Indonesia
Patung Monumen Didi Kempot Dibangun di Stasiun Solo Balapan

Soal pilihan patung, bisa saja nanti dilakukan sayembara

 Ridwan Kamil Terima Dua Bocah yang Sumbang Tabungan untuk Tenaga Medis
Indonesia
Ridwan Kamil Terima Dua Bocah yang Sumbang Tabungan untuk Tenaga Medis

"(Hafidh dan Azrilia) masih kecil tapi punya kepedulian yang luar biasa, membantu dokter yang menangani pasien COVID-19," puji Kang Emil.