NU: Tolong Hentikan Kekejaman atas Rohingya Para pengungsi Rohingya berjalan di jalan berlumpur setelah melewati perbatasan Bangladesh-Myanmar di Teknaf, Bangladesh. (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

MerahPutih.com - Ketua Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas mengatakan, selain bantuan kemanusiaan, pemerintah perlu mengambil langkah diplomatik yang meyakinkan guna menghentikan tragedi kemanusiaan yang terjadi pada etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.

"Semua itu didasarkan pertimbangan kemanusiaan, sesuai kaidah politik bebas-aktif," kata Robikin di Jakarta, Minggu (3/9).

Dia mengungkapkan, berdasarkan laporan utusan PBNU yang tergabung dalam misi kemanusiaan, Indonesia adalah satu-satunya negara yang dipercaya dan diizinkan oleh Pemerintah Myanmar untuk melakukan kegiatan kemanusiaan di Myanmar.

"Indonesia harus mengoptimalkan kepercayaan itu," katanya.

Namun, kata Robikin, masyarakat Indonesia tidak perlu terpancing dan mengusik harmoni di tengah keragaman yang ada di Indonesia.

"Jangan ada yang berusaha menghentikan kekerasan dengan kekerasan, apalagi dengan mendompleng isu agama. Saya memandang, terjadinya tragedi kemanusiaan akibat kekerasan justru karena tidak hadirnya agama dalam kehidupan bersama," katanya.

Sebab, kata Robikin, selain tentang tauhid, pesan penting lain dari agama adalah terwujudnya perdamaian dan kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Untuk apa Nobel Perdamaian dipertahankan, jika perdamaian di depan mata dikoyak dan hanya berpangku tangan," tandasnya. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH