NU: Televisi Harus Selektif Tampilkan Penceramah Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Maman Imanulhaq. (MP/Mauritz)

MerahPutih.com - Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Maman Imanulhaq mengimbau televisi agar semakin selektif dalam menampilkan penceramah.

Menurut Maman, hal tersebut agar tidak memicu kontoversi di tengah masyarakat sebagaimana terjadi kesalahan penulisan aksara Arab belakangan ini.

"Pengelola stasiun TV seharusnya selektif memilih narasumber yang dimunculkan dalam sebuah program. Sebab, TV adalah media yang efektif untuk memengaruhi pola pikir khalayak," kata Maman kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/12).

Komentar Maman itu sendiri keluar seiring dengan kontoversi video penceramah agama kontroversial yang kini viral di media sosial.

Dia mengatakan, bila narasumber tidak kompeten atau bukan ahli di bidangnya, khalayak, penonton TV, bisa mendapatkan informasi yang salah sehingga memberi dampak buruk.

Bila tayangan ceramah keagamaan dengan materi dakwah yang transformatif dan aktual disuguhkan oleh penceramah yang kompeten, kata dia, maka akan mengukuhkan nilai agama yang menjadi spirit perubahan dan perdamaian.

Sebaliknya, kata dia, bila penceramah tidak kompenten dan cenderung menyalahkan kelompok yang berbeda akan memengaruhi masyarakat untuk saling membenci dan akan membingungkan umat.

Dia mengatakan, PBNU berupaya agar kejadian kesalahan aksara Arab di televisi tidak terulang. PBNU akan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) secara berkala. Hasil itu akan dikomunikasikan ke stasiun televisi terkait.

"Kami juga akan memberikan daftar profil 30 ustaz muda NU ke para pengelola stasiun TV," tandasnya. (*)

Sumber: ANTARA



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH