NU Minta Wali Kota Depok Tangani Kasus Corona dengan Benar Cegah virus corona (Foto: Pixabay/geralt)

Merahputih.com - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok Ust. Achmad Solechan meminta kepada Wali Kota Depok, Jawa Barat Mohammad Idris untuk menyampaikan secara jelas, lengkap dan terbuka mengenai penanganan yang telah dilakukan untuk mencegah meluasnya virus corona atau COVID-19.

"Kami menuntut Pemerintah Kota Depok untuk menangani kasus ini dengan benar, dan memastikan tidak akan terjadi persebaran COVID-19 secara massif di wilayah Kota Depok. Kota Depok harus aman dari persebaran COVID-19," kata Achmad Solechan didampingi Sekretaris PCNU Kota Depok H. Achmad Furqon di Depok, Kamis (5/3).

Baca Juga:

Wali Kota Solo Perintahkan DKK Cek Kesehatan Warga Usai Pulang Dari Luar Negeri

Untuk memastikan Kota Depok yang aman dari ancaman virus COVID-19, PCNU Depok meminta Pemkot Depok segera mengeluarkan solusi kebijakan yang lebih konkret, yaitu untuk meminimalisasi persebaran virus dan peningkatan jumlah suspect yang terpapar dan terindikasi COVID-19 sesuai peraturan perundangan yang berlaku serta standar kesehatan dunia (WHO).

"Warga tidak butuh sekedar imbauan untuk tidak panik. Lebih penting lagi adalah bagaimana keterbukaan informasi terkait penanganan dan antisipasi sampai pada masyarakat," katanya.

Ruang isolasi untuk pasien "suspect" pengidap virus corona yang disediakan oleh RSUD Loekmono Hadi Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Ruang isolasi untuk pasien "suspect" pengidap virus corona yang disediakan oleh RSUD Loekmono Hadi Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Achmad Solechan juga meminta Pemkot Depok tetap menjaga data pribadi pasien kasus terpapar COVID-19 agar tidak terjadi kegaduhan di masyarakat. Sehingga warga Depok dapat lebih tenang atas informasi yang diberikan serta kepastian penanganan dari Pemkot Depok.

"Kita berharap privasi korban agar tetap terjaga," ujarnya.

Baca Juga:

Wabah Virus Corona, Ganjar Masih Enggan Revisi Target Kunjungan Wisman di Jateng

Informasi terkait positifnya warga Depok terkena virus corona telah membuat panik masyarakat. Dapat Dijumpai aksi memborong masker meski harganya mahal. Bahkan warga dari luar ada kekhawatiran untuk datang ke Depok.

Terlebih lagi lanjutnya soal penanganan dua orang yang positif terpapar COVID-19 kepada seluruh warga Depok. Pemerintah, sebagaimana dikutip Antara, telah menyatakan dua orang warga Depok positif terkena virus corona atau COVID-19. Bahkan lima dari 76 tenaga medis dan non medis terindikasi mengalami gejala virus corona. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSBB Jilid 3 Surabaya Berakhir, Transisi Menuju New Normal
Indonesia
PSBB Jilid 3 Surabaya Berakhir, Transisi Menuju New Normal

Masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan sebagai pencegahan Covid-19.

Pembangunan Rusun Kampung Akuarium Rampung Akhir 2021
Indonesia
Pembangunan Rusun Kampung Akuarium Rampung Akhir 2021

Proyek pembangunan Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara direncanakan rampung pada Desember 2021 mendatang.

BEM SI Nyatakan Mosi tidak Percaya kepada Pemerintah dan DPR
Indonesia
BEM SI Nyatakan Mosi tidak Percaya kepada Pemerintah dan DPR

“Maka dalam kesempatan ini, kami Aliansi BEM Se-Indonesia menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah dan seluruh wakil rakyat Indonesia,” tutupnya.

Jakarta Pusat Kondusif, Pengamanan Pusat Transportasi Dikendurkan
Indonesia
Sidang Lanjutan Jiwasraya, Hakim Diminta Kembalikan Uang Rp 20 Miliar
Indonesia
Sidang Lanjutan Jiwasraya, Hakim Diminta Kembalikan Uang Rp 20 Miliar

Sambil menangis, Nie Swe Hoa mengaku tidak dapat menerima jika dia harus membayar kerugian yang dibuat orang lain

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Akui Selalu Salah di Mata Fadli Zon
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Akui Selalu Salah di Mata Fadli Zon

Akun Facebook Vancen Angel membagikan foto Presiden Joko Widodo dan politikus Fadli Zon.

Teknologi Berkembang, Milenial Bisa Lirik Bisnis Pertanian
Indonesia
Teknologi Berkembang, Milenial Bisa Lirik Bisnis Pertanian

Dengan teknologi dan informasi, para petani bisa langsung menjual hasil produksinya melalui marketplace.

GP Ansor Heran Anggota FPI Pengawal Rizieq Punya Senpi Hingga Sajam
Indonesia
GP Ansor Heran Anggota FPI Pengawal Rizieq Punya Senpi Hingga Sajam

Pria yang biasa disapa Gus Yaqut mengaku tak habis pikir ada anggota ormas bisa memiliki senjata api.

Hari Pencoblosan, Logistik Pilkada di Kabupaten Ini Baru 70 Persen
Indonesia
Hari Pencoblosan, Logistik Pilkada di Kabupaten Ini Baru 70 Persen

Sebanyak 270 daerah melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Rabu (9/12) hari ini.

YLBHI Tuding Pemecatan Kompol Rosa Agenda Firli Lemahkan KPK
Indonesia
YLBHI Tuding Pemecatan Kompol Rosa Agenda Firli Lemahkan KPK

Kompol Roso dipecat dari KPK padahal sedang menyidik kasus suap PAW anggota DPR dari PDIP