NTT Temukan Kasus Positif, Kini Hanya Gorontalo yang Belum Terpapar Corona Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. (ANTARA/Desi Purnamawati)

MerahPutih.com - Kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 3.293 kasus di 33 provinsi. Provinsi terakhir ditemukan kasus positif yaitu NTT. Hanya Provinsi Gorontalo yang tak ditemukan kasus positif corona.

Provinsi DKI Jakarta memuat kasus paling banyak, yakni 1.706 kasus positif COVID-19, diikuti Jawa Barat dengan 376 kasus dan Jawa Timur dengan 223 kasus.

Baca Juga:

Jelang Penerapan PSBB di Jakarta, Wartawan Balkoters Beri Bantuan Alat Kesehatan

Total pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 252 orang, sedangkan total orang yang meninggal dunia akibat penyakit ini 280 orang.

Berikut ini rincian kasus positif yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia:

Aceh: 6 Kasus Positif

Bali: 63 Kasus Positif

Banten: 218 Kasus Positif

Bangka Belitung: 3 Kasus Positif

Bengkulu: 4 Kasus Positif

DI Yogyakarta: 41 Kasus Positif

DKI Jakarta: 1.706 Kasus Positif

Jambi: 2 Kasus Positif

Jawa Barat: 376 Kasus Positif

Jawa Tengah: 144 Kasus Positif

Jawa Timur: 223 Kasus Positif

Kalimantan Barat: 10 Kasus Positif

Kalimantan Timur: 32 Kasus Positif

Kalimantan Tengah: 20 Kasus Positif

Kalimantan Selatan: 22 Kasus Positif

Kalimantan Utara: 16 Kasus Positif

Kepulauan Riau: 22 Kasus Positif

Nusa Tenggara Barat: 16 Kasus Positif

Sumatera Selatan: 17 Kasus Positif

Sumatera Barat: 18 Kasus Positif

Sulawesi Utara: 8 Kasus Positif

Sumatera Utara: 59 Kasus Positif

Sulawesi Tenggara: 15 Kasus Positif

Sulawesi Selatan: 138 Kasus Positif

Sulawesi Tengah: 5 Kasus Positif

Lampung: 15 Kasus Positif

Riau: 12 Kasus Positif

Maluku Utara: 2 Kasus Positif

Maluku: 3 Kasus Positif

Papua Barat: 2 Kasus Positif

Papua: 38 Kasus Positif

Sulawesi Barat: 2 Kasus Positif

Nusa Tenggara Timur: 1 Kasus Positif

Total: 3.293 Kasus Positif

Seorang tenaga medis saat memperlihatkan sebuah alat laboratorium swab test. (Foto ANTARA/Azis Senong)
Seorang tenaga medis saat memperlihatkan sebuah alat laboratorium swab test. (Foto ANTARA/Azis Senong)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menggatakan, hingga Kamis (9/4), sudah lebih dari 16.500 spesimen yang diperiksa dari 300 rumah sakit di Indonesia.

Yuri juga mengumumkan penambahan kasus positif virus corona di Indonesia sebanyak 337 orang dalam satu hari. Dan kini, totalnya menjadi 3.293 kasus.

Baca Juga:

Kemenlu Rilis Jumlah WNI yang Positif COVID-19 di Luar Negeri

Dari penambahan ini, Yuri menyebut penularan virus corona masih banyak terjadi.

Yurianto pun tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan menggunakan masker dan cuci tangan. Sehingga, penularan virus corona dapat semakin ditekan.

"Data yang kita himpun hari ini kurang lebih menggambarkan kondisi masyarakat kita di seminggu yang lalu. Karena kita tahu meskipun masa inkubasi 14 hari namun rata-rata adalah 5-6 hari yang lalu," tutur Yuri, Kamis (8/4).

"Mudah-mudahan dengan kita menggunakan masker, kita bisa lihat hasilnya pada minggu depan apakah kepatuhan dijalankan dengan baik atau tidak," lanjutnya.

Yuri menyampaikan sudah lebih dari 35 ribu dokter yang disiagakan di rumah sakit rujukan COVID-19 di seluruh Indonesia. Termasuk juga lebih dari 18 ribu relawan yang sudah mendaftar, baik untuk medis dan non medis.

"Kita bersyukur sudah terhimpun lebih Rp193 miliar yang merupakan donasi dari semua kelompok masyarakat. Bahkan dari seluruh dunia yang menunjukkan bahwa kita serius. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha serius tangani COVID-19," tandasnya. (Knu)

Baca Juga:

WFH Bikin Sampah Ibu Kota Turun Ratusan Ton Per Hari


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH