Novel Tegaskan Dokter Mata yang Merawatnya Terbaik di Dunia Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. (Foto: merahputih.com/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengatakan kedua matanya seharusnya mengalami kebutaan karena siraman air keras.

Hal itu disampaikan Novel menanggapi pleidoi terdakwa penyiraman air keras, Ronny Bugis yang menyebut kerusakan permanen pada matanya bukan murni karena air keras.

Baca Juga

Tim Advokasi Novel Minta Tolong Jokowi Buka Tabir Sandiwara Tuntutan 1 Tahun Bui

"Kedua mata saya seharusnya buta karena serangan air keras. Alhamdulillah satu masih bisa walaupun terbatas dan yang satunya sebelah kiri sudah diupayakan tapi tidak tertolong juga," kata Novel saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (16/6).

Suasana sidang tuntutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Suasana sidang tuntutan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Mantan anggota Polri itu menekankan selama dirawat di Rumah Sakit Singapura, dirinya ditangani oleh dokter mata spesialis kornea yang terpapar bahan kimia, Profesor Donald Tan.

"Dalam beberapa rating yang bersangkutan adalah dokter kornea yang terbaik di dunia," ujar Novel.

Menurut Novel pembelaan dari dua terdakwa penyiram air keras tak berdasar pengetahuan. Ia menyebut sejak awal tidak menaruh harapan pada proses hukum kasus teror air keras yang menimpanya.

"Pembelaan dan pernyataan mereka tidak berdasar pengetahuan dan membabi buta," tegas Novel.

Dua eks anggota Brimob (baju oranye) yang menjadi terdakwa kasus teror penyiraman air keras Penyidik KPK Novel Baswedan. (Foto: MP/Kanugrahan)
Dua eks anggota Brimob (baju oranye) yang menjadi terdakwa kasus teror penyiraman air keras Penyidik KPK Novel Baswedan. (Foto: MP/Kanugrahan)

Novel pesimis lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memberi perhatian khusus agar dibentuk Tim Pencara Fakta Independen untuk mencari pelaku serta aktor intelektual penyerangan terhadapnya.

Baca Juga

Tuntutan Ringan Pelaku Penyerang Novel Dinilai Bentuk Ancaman Bagi Penegak Hukum

"Karena saya tahu tidak ada itikad baik, kecuali presiden memberi perhatian. Adapun saya melawan dan protes karena tidak boleh dibiarkan keadilan diinjak-injak, wajah hukum yang bobrok dipertontonkan dan ini mencederai keadilan bagi kemanusiaan di masyarakat luas," kata Novel. (Pon)

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anggota DPR Ini Minta Swab Tes Hingga Vaksin COVID-19 Digratiskan Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Indonesia
Anggota DPR Ini Minta Swab Tes Hingga Vaksin COVID-19 Digratiskan Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Pemberian gratis tes cepat, tes usap, dan vaksin COVID-19 sesuai dengan keinginan Menteri BUMN Erick Thohir

Parpol Bertanggung Jawab Terhadap Kepatuhan Protokol Kesehatan Saat Pilkada 2020
Indonesia
Parpol Bertanggung Jawab Terhadap Kepatuhan Protokol Kesehatan Saat Pilkada 2020

Untuk penerapan protokol kesehatan, partai politik juga seharusnya terlibat

Cegah Virus Corona, Pemprov DKI Semprot Rumah Pemotongan Hewan dengan Disinfektan
Indonesia
Cegah Virus Corona, Pemprov DKI Semprot Rumah Pemotongan Hewan dengan Disinfektan

Penyebaran Corona sendiri ada kemiripan dengan virus SARS-CoV

Penumpang KRL Diprediksi Membludak, Perusahaan Diminta Atur Jam Kerja Karyawan
Indonesia
Penumpang KRL Diprediksi Membludak, Perusahaan Diminta Atur Jam Kerja Karyawan

"Volume penumpang tersebut merupakan volume tertinggi semenjak diterapkannya PSBB maupun PSBB Transisi," imbuh Anne.

Cegah COVID-19, KPAI Ingatkan Orang Tua Jaga Ketat Anak-anak Saat Libur Idul Adha
Indonesia
Cegah COVID-19, KPAI Ingatkan Orang Tua Jaga Ketat Anak-anak Saat Libur Idul Adha

Ia mengatakan, sejauh ini KPAI telah menemukan banyak anak terpapar COVID-19 karena tertular dari keluarganya

Manuver Politik Surya Paloh Bentuk Sakit Hati kepada Jokowi
Indonesia
Manuver Politik Surya Paloh Bentuk Sakit Hati kepada Jokowi

Pangi menekankan, memang masih terlampau dini untuk memastikan bahwa Nasdem tidak akan loyal lagi kepada pemerintahan Jokowi ke depan

Yang Dilakukan Nunung dan Suami dari Semalam Jelang Vonis
Indonesia
Yang Dilakukan Nunung dan Suami dari Semalam Jelang Vonis

Pledoi atau nota pembelaan disampaikan setelah Nunung dan suami dituntut 1,5 tahun pidana

Banjir Bandang di Masamba Akibatkan Dua Orang Tewas
Indonesia
Banjir Bandang di Masamba Akibatkan Dua Orang Tewas

Banjir bandang diduga diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi sejak 12 Juli 2020

Survei Indo Barometer: Lawan Jokowi di Pilpres Lalu Jadi Menteri Paling Dikenal
Indonesia
Survei Indo Barometer: Lawan Jokowi di Pilpres Lalu Jadi Menteri Paling Dikenal

Ini tak mengangetkan karena ia pernah dua kali sebagai Capres

Dewas KPK Tunda Sidang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri
Indonesia
Dewas KPK Tunda Sidang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Penundaan ini agar penyebaran COVID-19 tidak terjadi di lingkungan KPK. Selain sidang putusan Firli, Dewas juga membatalkan putusan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo yang diduga melakukan pelanggaran etik