Novel Ingin Bertemu dengan Kedua Pelaku Penyiraman Air Keras Novel Baswedan memenuhi panggilan polisi atas kasus dugaan penyiraman air keras yang menimpa dirinya, Senin (6/1). ANTARA/Fianda Rassat

MerahPutih.com - Kuasa hukum penyidik senior KPK Novel Baswedan, Saor Siagian mengatakan, kliennya ingin bertemu dengan dua pelaku penyiraman air keras.

"Saudara Novel ingin bertemu dengan kedua tersangka," ujar Saor saat jeda pemeriksaan Novel di Polda Metro Jaya, Senin (6/1), dikutip Antara.

Baca Juga:

Pengacara Ungkap Kejanggalan Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel

Saor mengatakan, keinginan Novel untuk bertatap muka dengan kedua tersangka sudah disampaikan ke penyidik, namun belum terlaksana hingga saat ini.

Novel mengatakan, dua wajah tersangka itu tak mirip dengan orang yang menyiramkan air keras ke wajahnya.

Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menggelar aksi di kawasan Mabes Polri, Jakarta, Senin (15-7-2019). Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan bahwa kinerja Tim Satgas kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan, cenderung hanya melakukan tindakan yang bersifat formalitas dan tidak transparan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras.
Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menggelar aksi di kawasan Mabes Polri, Jakarta, Senin (15-7-2019). Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan bahwa kinerja Tim Satgas kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan, cenderung hanya melakukan tindakan yang bersifat formalitas dan tidak transparan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pras.

Novel juga mengaku tak pernah bertemu dan mengenal RM dan RB selama berkarir di kepolisian.

Kasus penyiraman air keras terhadap Novel terjadi pada April 2017 dan berjalan selama dua tahun setengah tanpa ada penetapan tersangka.

Baca Juga:

Lagi, Massa Demo Depan Kejagung Tuntut Kasus Pidana Novel Dilanjutkan

Di ujung tahun 2019, kepolisian akhirnya menangkap dua terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Kedua pelaku yang berinisial RB dan RM adalah anggota polisi aktif. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari di Bareskrim Polri. (*)

Baca Juga:

Pengacara Pastikan Novel Baswedan Hadir di Polda Metro Jaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 KPK Siap Kerjasama dengan BPK Usut Dugaan Korupsi di Asabri
Indonesia
KPK Siap Kerjasama dengan BPK Usut Dugaan Korupsi di Asabri

"Terkait dengan temuan ataupun informasi terkait dengan Asabri kami harus bekerjasama dengan BPK," kata Ketua KPK Firli Bahuri

Mendagri Ultimatum Kepala Daerah Relokasi Anggaran untuk COVID-19 dalam Sepekan
Indonesia
Mendagri Ultimatum Kepala Daerah Relokasi Anggaran untuk COVID-19 dalam Sepekan

Refocusing itu harus sudah dilakukan paling lambat tujuh hari sejak diterbitkannya Instruksi Mendagri.

RUU Pembentukan Ibu Kota Baru Sudah Masuk Prolegnas
Indonesia
RUU Pembentukan Ibu Kota Baru Sudah Masuk Prolegnas

Saat ini DPR masih menunggu skema pengajuan undang-undang tersebut

Jaksa yang Tangani Perkara Pinangki Dilaporkan ke Komjak
Indonesia
Jaksa yang Tangani Perkara Pinangki Dilaporkan ke Komjak

ICW meragukan penyidik telah mendalami terkait dengan istilah dan inisial-inisial tersebut

 Jumlah Kematian Pasien Corona Melonjak Karena Rumah Sakit Baru Melapor
Indonesia
Jumlah Kematian Pasien Corona Melonjak Karena Rumah Sakit Baru Melapor

Menurut Yurianto, salah satu alasannya beberapa rumah sakit yang merawat pasien sebelumnya belum melaporkan angka kematian akibat virus Corona.

Imigrasi Diminta Selidiki Asal Kewarganegaraan Agnez Mo
Indonesia
Imigrasi Diminta Selidiki Asal Kewarganegaraan Agnez Mo

Ia mengingatkan, berdasarkan UU Kewarganegaraan, Indonesia merupakan negara penganut penentuan kewarganegaraan didasarkan keturunan orang tua (ius sanguinis).

Pasien COVID-19 Penuhi RS, Begini Respon Pemerintah Pusat
Indonesia
Pasien COVID-19 Penuhi RS, Begini Respon Pemerintah Pusat

"Pemerintah juga mendorong agar rumah sakit-rumah sakit yang ada di DKI atau yang di Jakarta, untuk dilakukan relaksasi terutama pasien-pasien yang posisinya sudah hampir sembuh," kata Airlangga.

KPK Bakal Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
Indonesia
KPK Bakal Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

"Soal manggil pihak-pihak terkait yang disebut, misalnya, seperti Pak Hasto, ini kembali ke penyidikan," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar

Semua Rencana Berubah, Jokowi Samakan Wabah COVID-19 Ibarat Komputer 'Hang'
Indonesia
Semua Rencana Berubah, Jokowi Samakan Wabah COVID-19 Ibarat Komputer 'Hang'

Krisis perekonomian dunia saat ini akibat COVID-19 terjadi paling parah dalam sejarah.