Novel Baswedan Tegaskan Tak Kenal Dua Tersangka Penganiayaan Dirinya Novel Baswedan. (Ant)

MerahPutih.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kembali menegaskan tidak pernah mengenal dua orang pelaku penyerangan terhadap dirinya yang ditetapkan oleh Polda Metro Jaya sebagai tersangka.

"Saya mengetahui Polda Metro menetapkan dua tersangka, yang mana dua orang tersangka yang disebut pernah melakukan penyerangan ke saya, saya tidak kenal dan tidak tahu. Kemudian banyak para saksi yang mengatakan bukan orang tersebut," ujar Novel Baswedan saat diwawancarai di Putrajaya, Selasa (12/3) malam, dikutip Antara.

Baca Juga:

WP KPK: Penghargaan Novel Jadi Motivasi Pegawai Gigih Berantas Korupsi

Novel Baswedan bersama mantan Wakil Jaksa Penuntut Umum Malaysia almarhum Datuk Anthony Kevin Morais menerima penghargaan saat menghadiri peluncuran Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF) yang diserahkan oleh Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad.

Polda Metro Jaya telah menetapkan dua orang polisi aktif RM dan RB sebagai tersangka.

"Oleh karena itu menjadi pertanyaan apakah benar ini sesuai yang dimaksud. Sampai sekarang pun saya belum pernah mengetahui bagaimana korelasi pengakuan orang-orang tersebut dengan fakta-fakta, begitu juga dengan adanya bukti-bukti penyerangan kepada diri saya," katanya.

Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad berjabat tangan dengan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat menghadiri peluncuran Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF) di Putrajaya, Malaysia, Selasa (11/2/2020). Pada kesempatan tersebut Novel Baswedan bersama mantan Wakil Jaksa Penuntut Umum Malaysia almarhum Datuk Anthony Kevin Morais menerima penghargaan yang diserahkan Mahathir Mohamad. ANTARA FOTO/Agus Setiawan/pras. (1)
Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad berjabat tangan dengan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat menghadiri peluncuran Perdana International Anti-Corruption Champion Fund (PIACCF) di Putrajaya, Malaysia, Selasa (11/2/2020). Pada kesempatan tersebut Novel Baswedan bersama mantan Wakil Jaksa Penuntut Umum Malaysia almarhum Datuk Anthony Kevin Morais menerima penghargaan yang diserahkan Mahathir Mohamad. ANTARA FOTO/Agus Setiawan/pras. (1)

Novel menegaskan, serangan kepadanya tidak terjadi secara tiba-tiba, namun ada proses pengintaian, pengamatan, dan ada pihak-pihak yang mengetahui.

"Bahkan ada fotonya yang terkait dengan pengamatan dan rencana penyerangan, apabila dua orang tersebut disebut pelaku, ada keterkaitan dengan bukti-bukti itu semua," katanya.

Dia menegaskan, beberapa waktu sebelumnya dirinya mengatakan upaya menegakkan hukum harus dilakukan secara efektif dan dilakukan dengan cara-cara yang baik serta jangan sampai ada upaya-upaya melindungi pihak-pihak yang terlibat.

"Jangan sampai ada upaya menegakkan hukum justru mengorbankan orang-orang tertentu atau ada orang yang siap mengorbankan diri. Itu tidak boleh. Penegakan hukum harus dilakukan dengan tujuan penegakan keadilan," katanya.

Baca Juga:

Dianugerahi Penghargaan Antikorupsi, Novel Baswedan Singgung Pelemahan KPK

Ditanya tentang langkah-langkah yang dia lakukan selanjutnya, dia mengatakan sebenarnya dirinya sudah melakukan banyak upaya langkah-langkah.

"Awal mula saya melaporkan ke Polri, kemudian ketika penanganannya bermasalah atau setidak-tidaknya saya melihat atau menduga bermasalah saya melapor ke Komnas HAM. Komnas HAM mengatakan ada 'abuse of process' dalam penanganannya. Selanjutnya semakin sedikit pilihan-pilihan yang harus saya lakukan," katanya.

Tentunya, ujar dia, tidak boleh ada upaya pembiaran dan tentunya semua juga tahu serangan kepada dirinya bukan satu kasus sendiri karena ada lebih sepuluh kasus serangan kepada orang-orang di KPK yang sedang bertugas dan kemudian sampai sekarang ti dak pernah diungkap.

"Perlindungan negara kepada aparaturnya yang bertugas melakukan pemberantasan korupsi adalah dengan tidak membiarkan apabila ada penyerangan. Kemudian setiap penyerangan harus diungkap dengan sungguh-sungguh," katanya. (*)

Baca Juga:

Berkas Perkara Lengkap, Pelaku Penyerangan Novel Baswedan tak Bertambah


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH