Novel Baswedan: Stigma Pegawai KPK Tak Bisa Dibina Bentuk Penghinaan Penyidik senior komisi pemberantasan korupsi (KPK) Novel Baswedan. Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar

MerahPutih.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku belum mengetahui siapa saja nama 51 pegawai lembaga antirasuah yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Diketahui, sebanyak 51 dari 75 pegawai KPK yang tidak lulus asesmen TWK bakal dipecat. Sementara, 24 pegawai lainnya dinilai masih dimungkinkan untuk dilakukan pembinaan sebelum diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga

Ganggu Kinerja KPK, Polemik TWK Mesti Dihentikan

"Tidak tahu saya. Saya kira sama seperti keterangan saya kemarin ya, mau 24 mau 51 itu bentuk penghinaan," kata Novel dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (29/5)

Novel menilai kebijakan Pimpinan KPK tersebut sebagai bentuk penghinaan lantaran 75 pegawai yang tak lolos TWK diberi stigma tidak bisa dibina dan tidak Pancasilais. Hal tersebut, kata dia, merupakan tuduhan keji dan jahat.

"Saya kira itu tuduhannya keji, jahat dan saya juga tidak mengerti kenapa bisa orang punya kepentingan jahat begitu untuk membikin stigma, dan itu tidak boleh terjadi," ujar Novel.

Ketua Umum PGI Gomar Gultom (tengah) bertemu dengan Novel Baswedan cs di Gedung PGI Jakarta, Jumat (28/5). ANTARA/HO
Ketua Umum PGI Gomar Gultom (tengah) bertemu dengan Novel Baswedan cs di Gedung PGI Jakarta, Jumat (28/5). ANTARA/HO

Sebelumnya, kuasa hukum 75 pegawai KPK yang tak lulus asesmen TWK, Saor Siagian menegaskan, tudingan tidak Pancasilais dan Taliban yang disematkan pada Novel Baswedan Cs hanya omong kosong.

"Tuduhan Taliban itu betul-betul isapan jempol, omong kosong, karena sebagian kawan-kawan ini beragama lain, dan mereka yang selama ini menunjukkan integritas komitmennya," kata Saor di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/5).

Untuk itu, Saor bersama Novel Baswedan dan sembilan orang pegawai KPK yang tak lulus asesmen TWK mendatangi Persekutuan Gereja Indonesia (PGI).

"Karena ini sangat serius maka kami bersama dengan kawan-kawan, Novel Baswedan bersama dengan sembilan kawannya menemui Ketua Umum PGI saudara Gomar Gultom," ujarnya.

Menurut Saor, tuduhan pada 75 pegawai KPK yang dinilai sudah tidak bisa dibina serta Taliban itu merupakan fitnah yang sangat keji.

"Jadi itu yang kami serukan ke PGI, bahwa tuduhan-tuduhan yang disebut tidak bisa dibina atau antipancasila menurut saya fitnah yang sangat keji," tegas dia. (Pon)

Baca Juga

Ketum PGI: 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Sudah Ditarget

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bareskrim Bakal Ambil Barang Bukti Tewasnya Laskar FPI Temuan Komnas HAM
Indonesia
Bareskrim Bakal Ambil Barang Bukti Tewasnya Laskar FPI Temuan Komnas HAM

Penyidik Bareskrim membutuhkan barang bukti tersebut untuk bisa menindaklanjuti hasil investigasi Komnas HAM.

Ikut SOTR Saat Bulan Puasa Siap-Siap Ditindak Polisi
Indonesia
Ikut SOTR Saat Bulan Puasa Siap-Siap Ditindak Polisi

Rentan menyebabkan penularan COVID-19

Kebakaran Lapas Tangerang Tewaskan 41 Napi, Polisi Duga Dipicu Korsleting Listrik
Indonesia
Kebakaran Lapas Tangerang Tewaskan 41 Napi, Polisi Duga Dipicu Korsleting Listrik

korban tewas akibat kebakaran sebanyak 41 orang napi

Salwa Naya Syakirah Jadi Mahasiswa FH Unpad dalam Usia 16 Tahun
Indonesia
Salwa Naya Syakirah Jadi Mahasiswa FH Unpad dalam Usia 16 Tahun

Ketika menjalani studi di MAN 2 Pekanbaru, Salwa mampu menyelesaikan studinya dengan waktu hanya 2 tahun. Hal ini terjadi karena Salwa sudah mengikuti program akselerasi sejak duduk di bangku kelas X.

600 Pegawai KPK yang Lulus TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda
Indonesia
600 Pegawai KPK yang Lulus TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda

Dengan demikian, pegawai yang dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 1.274 pegawai. Para pegawai yang lulus TWK rencananya bakal dilantik pada Selasa (1/6) besok.

Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka karena Kasus "Lama"
Indonesia
Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka karena Kasus "Lama"

Kasus itu bergulir hingga Bahar ditetapkan tersangka oleh Polda Jabar, beberapa hari lalu.

Masjid Istiqlal Jadi Lokasi Vaksinasi COVID-19 Tokoh Lintas Agama
Indonesia
Masjid Istiqlal Jadi Lokasi Vaksinasi COVID-19 Tokoh Lintas Agama

Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap para tokoh lintas agama bertempat di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Selasa (23/2).

Kasus Bakamla, Dirut PT CMIT Dituntut 7 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Bakamla, Dirut PT CMIT Dituntut 7 Tahun Penjara

Tindak pidana tersebut diyakini Jaksa telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 63,829 miliar

Menilik Motif Kesaksian Soal Arahan Menteri dalam Kasus Bansos
Indonesia
Menilik Motif Kesaksian Soal Arahan Menteri dalam Kasus Bansos

Kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) COVID-19 terus bergulir di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Baleg DPR Akui Draft UU Cipta Kerja yang Beredar di Masyarakat Belum Final
Indonesia
Baleg DPR Akui Draft UU Cipta Kerja yang Beredar di Masyarakat Belum Final

"Bukan (draf final), apalagi versinya beda-beda," ujarnya