Novel Baswedan Minta Polri Tangkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aa.

MerahPutih.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, meminta aparat kepolisian segera menangkap aktor intelektual atau dalang dibalik penyiraman air keras terhadap dirinya.

Hal tersebut disampaikan Novel bertepatan dengan empat tahun peristiwa penyiraman air keras yang terjadi pada 11 April 2017 lalu.

Baca Juga

Penuntasan Kasus Novel Baswedan Simbol Kesungguhan Negara Melawan Korupsi

"Harusnya begitu (ditangkap aktor intelektual). Kita harus ingat bahwa tidak ada satupun kasus serangan kepada orang-orang KPK yang diungkap," kata Novel saat dikonfirmasi, Senin (12/4).

Menurut Novel, Korps Bhayangkara memang tidak mau mengungkap pelaku teror terhadap insan KPK. Karena penyerangan teror juga sempat menimpa Agus Rahardjo dan Laode M Syarif, saat keduanya masih menjadi pimpinan KPK.

Novel Baswedan. (Foto: Antara).
Novel Baswedan. (Foto: Antara).

Novel mengatakan, pengungkapan aktor intelektual penyerangan terhadap dirinya merupakan hal penting. Dia pun menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan koruptor yang melawan dengan segala cara.

"Bahkan berani menyerang aparat pemberantas korupsi yang kemudian dibiarkan atau tidak diungkap," tegas Novel.

Dua pelaku atau aktor lapangan penyerangan terhadap Novel telah ditangkap dan diadili. Keduanya yakni Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis yang merupakan anggota Polri.

Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis yang merupakan anggota Brimob ditangkap kepolisian di Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada 26 Desember 2019.

Keduanya divonis oleh Hakim masing-masing dua dan 1,5 tahun penjara. Kedua anggota Brimob itu dinilai terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan berencana kepada Novel.

Rahmat dan Ronny terbukti bersalah karena melanggar Pasal Subsider 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Lebih Subsider Pasal 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Pon)

Baca Juga

Novel Baswedan Ajak Masyarakat Dukung Program Vaksinasi Presiden Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Karyawan Perusahaan dan Pengelola Apartemen Ikut Terseret Kasus Korupsi Asabri
Indonesia
Karyawan Perusahaan dan Pengelola Apartemen Ikut Terseret Kasus Korupsi Asabri

Dalam perkara ini, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 23,73 triliun. Saat ini penyidik Kejaksaan Agung sudah mulai melaksanakan proses klarifikasi penghitungan kerugian keuangan negara bersama auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Azis Syamsuddin Kenal Penyidik KPK AKP Stepanus dari Ajudannya
Indonesia
Azis Syamsuddin Kenal Penyidik KPK AKP Stepanus dari Ajudannya

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin disebut mengenal penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju lewat ajudannya yang sesama anggota Polri.

Masih Ada Pasal Tidak 'Nyambung' di UU Cipta Kerja
Indonesia
Masih Ada Pasal Tidak 'Nyambung' di UU Cipta Kerja

Kondisi ini, membuat berbagai kalangan yang baru saja membaca aturan ini, mempertanyakan UU ini di media sosial.

Viral, Mobil Halangi Ambulans di Pondok Indah
Indonesia
Viral, Mobil Halangi Ambulans di Pondok Indah

Dalam video yang diunggah akun @jakarta.terkini, terlihat mobil Nissan Juke warna putih dengan sengaja menghalani ambulans dengan berjalan lambat di depan.

Hindari Potensi Terjadinya Klaster COVID-19, PT KCI Tambah Frekuensi Perjalanan KRL
Indonesia
Hindari Potensi Terjadinya Klaster COVID-19, PT KCI Tambah Frekuensi Perjalanan KRL

Mulai Sabtu (1/8), PT KCI menambah lima perjalanan KRL di lintas Rangkasbitung-Tanah Abang PP.

Bakamla Gelar Operasi Cegah Tangkal Antisipasi COVID-19 di Tiga Zona
Indonesia
Bakamla Gelar Operasi Cegah Tangkal Antisipasi COVID-19 di Tiga Zona

Yang diambil adalah swab hidung atau tenggorokan

Mabes Polri Siapkan Pasukan Jaga Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak
Indonesia
Mabes Polri Siapkan Pasukan Jaga Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak

Kepolisian siap menerjunkan personelnya untuk mengamankan pemungutan suara ulang (PSU) hasil putusan sengketa Pilkada 2020.

Mahasiswa Kepulauan Gelar Upacara HUT RI Sambil Promosikan Pulau Wisata
Indonesia
Mahasiswa Kepulauan Gelar Upacara HUT RI Sambil Promosikan Pulau Wisata

Tak hanya menikmati pemandangannya, sebagai warga Kepulauan, mereka merasa perlu merefleksi perjuangan para pendahulu melalui laut.

Rel Tergenang, Jalur Stasiun Tawang-Alastuwa Belum Bisa Dilalui
Indonesia
Rel Tergenang, Jalur Stasiun Tawang-Alastuwa Belum Bisa Dilalui

Jalur KA lintas utara antara Stasiun Tawang dan Stasiun Alastuwa Semarang masih belum bisa dilalui akibat masih adanya rel yang tergenang banjir.

Libur Akhir Tahun Dipotong, Pengusaha Wisata Tambah Rugi
Indonesia
Libur Akhir Tahun Dipotong, Pengusaha Wisata Tambah Rugi

Libur panjang saat pandemi tidak mampu mengungkit indikator ekonomi namun justru menambah kasus COVID-19.