Tiba di Mabes Polri, Novel Baswedan Cs Ikuti Sosialisasi Perekrutan ASN Mantan Penyidik senior KPK Novel Baswedan bersama sejumlah pegawai melaporkan pimpinan lembaga antirasuah tersebut ke Komnas HAM. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

MerahPutih.com - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan dan rekan-rekan yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) mendatangi Mabes Polri, Senin (6/12).

Mereka datang di Mabes Polri sekitar pukul 08.00 WIB, langsung menuju gedung TCNN Mabes Polri.

Baca Juga

Hari Ini, Polri Undang 57 Mantan Pegawai KPK

Salah satu eks pegawai KPK Yudi Purnomo menyebutkan, kedatangan mereka ke Mabes Polri dalam rangka memenuhi undangan yang diagendakan pukul 09.00 WIB.

"Semua diundang untuk sosialisasi teknis perekrutan," kata Yudi, Senin.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Polri mengundang 57 eks pegawai KPK untuk mensosialisasikan Peraturan Polri tentang pengangkatan khusus 57 eks pegawai KPK sebagai ASN Polri.

"Senin (minggu depan) kami (Polri) akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada 57 eks pegawai KPK tersebut," kata Irjen Dedi, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (4/12).

Undangan ini menyusul telah diterbitkannya Perpol Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Khusus 57 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri.

Perpol tersebut merupakan payung hukum Polri mengangkat 57 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri secara khusus.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Menurut Dedi, sosialisasi merupakan tahapan yang dilakukan setelah Perpol diterbitkan dan sebelum eks pegawai KPK tersebut dilantik sebagai ASN Polri.

Nantinya, para eks pegawai KPK akan menempati jabatan sesuai dengan surat persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Selanjutnya, Polri bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyusun nomor induk pegawai (NIP) bagi eks pegawai KPK tersebut.

"Untuk penempatan disesuaikan dengan sesuai kompetensi dan selanjutnya dengan BKN untuk mengeluarkan NIP-nya," kata Dedi.

Perpol Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Khusus 57 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri sudah tercatat dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 1308,2021.

Perpol tersebut terdiri atas 10 pasal. Pada Pasal 1 ayat (5) disebutkan, ke 57 eks pegawai KPK adalah 56 orang dan satu orang yang pernah sebagai pegawai KPK yang dinyatakan tidak dapat dialihkan menjadi pegawai ASN di KPK dan dengan Perpol ini diangkat secara khusus menjadi ASN Polri.

Pada Pasal 6 ayat (1) B menyebutkan, 57 eks pegawai KPK tersebut diangkat sebagai PNS apabila telah menandatangani surat pernyataan di antaranya bersedia menjadi PNS, setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintahan yang sah. Serta tidak terlibat kegiatan organisasi yang dilarang pemerintah dan/atau putusan pengadilan.

Kemudian Pasal 6 ayat (2) disebutkan, pengangkatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus berdasarkan penyesuaian jabatan, pangkat dan masa kerja.

Lalu Pasal 4 menyebutkan, pengangkatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Knu)

Baca Juga

Polri Terbitkan Aturan Pengangkatan 57 Eks Pegawai KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Janji Penuhi Komitmen Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Saat Pimpin G20
Indonesia
Jokowi Janji Penuhi Komitmen Ekonomi Hijau dan Keberlanjutan Saat Pimpin G20

Pada tahun 2020, Indonesia telah berhasil menurunkan kebakaran hutan sebesar 82 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laju deforestasi turun signifikan, terendah dalam 20 tahun terakhir.

Ketua DPR: Musuhi Virusnya, Bukan Orangnya
Indonesia
Ketua DPR: Musuhi Virusnya, Bukan Orangnya

Aparat di lapangan harus sedini mungkin mencegah terjadinya kekerasan antarsesama warga

Polisi Tangkap Direktur TV Swasta Terkait Kasus Dugaan Hoaks
Indonesia
Polisi Tangkap Direktur TV Swasta Terkait Kasus Dugaan Hoaks

Dalam penangkapan itu, 2 orang lainnya turut diciduk oleh aparat polisi

Wagub DKI akan Datang Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
Wagub DKI akan Datang Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula E

"Kami eksekutif di undang ya kami akan datang," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Pemprov DKI Segera Kirim Kajian Pelepasan Saham Miras PT Delta
Indonesia
Pemprov DKI Segera Kirim Kajian Pelepasan Saham Miras PT Delta

Pemprov DKI Jakarta akan menyanggupi kemauan Legislator Kebon Sirih yang meminta kajian dalam upaya pelepasan kepemilikan saham bir di PT Delta Djakarta.

Warga Dibatasi, Gatot Soroti Longgarnya TKA Masuk Saat PPKM Darurat
Indonesia
Warga Dibatasi, Gatot Soroti Longgarnya TKA Masuk Saat PPKM Darurat

Pemerintah harus menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat miskin terdampak. Dalam kondisi kedaruratan, harus dipastikan semua logistik cukup dan memadai.

Anies Tonton Band Nidji ‘Tanpa’ Giring di JIS
Indonesia
Anies Tonton Band Nidji ‘Tanpa’ Giring di JIS

Band tersebut ada di JIS untuk melakukan uji coba perangkat pengeras suara di stadion kandang Persija Jakarta itu.

Ini Langkah BNPT Setelah KKB Papua Kini Dilabeli Teroris
Indonesia
Ini Langkah BNPT Setelah KKB Papua Kini Dilabeli Teroris

BNPT angkat suara soal kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua yang kini dilabeli teroris.

KPK Ultimatum Sekdis Kebudayaan DIY Terkait Korupsi Proyek Mandala Krida
Indonesia
KPK Ultimatum Sekdis Kebudayaan DIY Terkait Korupsi Proyek Mandala Krida

Sekretaris Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Erlina Hidayati Sumardi mangkir atau tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/2).

Baru Menggeliat, Objek Wisata di Garut Kembali Ditutup
Indonesia
Baru Menggeliat, Objek Wisata di Garut Kembali Ditutup

Kabupaten Garut sebelumnya masuk pada PPKM Level 2 yang membolehkan destinasi wisata dibuka untuk umum dengan syarat mematuhi protokol kesehatan.