Novel Baswedan Cs Segera Dilantik Jadi ASN Polri Mantan penyidik KPK Novel Baswedan dan sejumlah eks pegawai KPK yang tidak lulus TWK memberikan keterangan pers usai mengikuti sosialisasi pengangkatan sebagai ASN Polri di Mabes Polri, Jakarta Selata

MerahPutih.com - Sebanyak 44 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah mengikuti uji kompetensi untuk menjadi ASN Polri tinggal menunggu Nomor Induk Kepegawaian (NIK).

Untuk itu, Polri berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menetapkan Novel Baswedan cs jadi ASN.

Baca Juga

Selangkah Lagi Jadi ASN Polri, Novel Bicara Keinginannya Balik ke 'Kuningan'

"Itu sudah berjalan dengan baik dan tentu sekarang masih berproses. SSDM polri sedang berkoordinasi dengan BKN untuk menetapkan NIK dari 44 eks pegawai KPK yang mengikuti uji kompetensi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (8/12).

Rusdi menerangkan Polri akan menyiapkan pelantikan 44 mantan pegawai KPK untuk menjadi ASN di lingkungan Korps Bhayangkara ketika sudah mendapat NIK. Namun, Rusdi belum memerinci kapan waktu pelantikan itu.

"Nanti setelah ada NIK akan ada proses kelanjutannya, yaitu pengangkatan para eks pegawai KPK menjadi ASN Polri. Ini sedang dipersiapkan oleh staf SDM Polri. Prinsipnya adalah Polri ingin mempercepat proses ini semua," imbuhnya.

Rusdi memahami 44 mantan pegawai KPK sebelumnya ada yang pernah menjabat sebagai penyidik hingga bidang perencanaan di lembaga anti rasuah. Karena itu, lanjut Rusdi, penempatan jabatan mereka nantinya akan disesuaikan dengan kompetensi yang dimilikinya masing-masing.

"Yang jelas dari awal penempatan eks pegawai KPK ini tidak akan keluar dari apa yang menjadi kompetensi eks pegawai KPK tersebut," kata Rusdi.

Baca Juga

IM57+ Institute Buka Suara Terkait Novel Baswedan Cs Jadi ASN Polri

Namun demikian, Rusdi mengaku masih belum bisa menjelaskan secara rinci perihal jabatan yang akan diisi oleh 57 eks pegawai KPK tersebut.

"Penempatannya nanti disesuaikan dengan kompetensi yang bersangkutan," tutup dia.

Sebagai informasi, Sebanyak 44 orang eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bersedia menjadi ASN Polri telah melaksanakan seleksi kompetensi di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Selasa (7/12).

Sementara itu, eks pegawai KPK yang menolak menjadi ASN Polri kini berjumlah 12 orang. Sisanya, eks Kepala Bagian Pelayanan Kepegawaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nanang Priyono dinyatakan telah meninggal dunia.

Hingga saat ini, mereka tinggal menunggu proses pelantikan menjadi ASN Polri. Setelah pelantikan itu, nantinya mereka akan menjalani masa orientasi menjadi ASN Polri.

Polri sebelumnya menerbitkan aturan mengenai pengangkatan 57 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ASN Polri. (Knu)

Baca Juga

ICW Usul Kapolri Bentuk Satgas Khusus Anti Korupsi untuk Novel Baswedan Cs

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Minta Remaja Nongkrong di Kawasan Sudirman-Thamrin untuk Jaga Kebersihan
Indonesia
Wagub DKI Minta Remaja Nongkrong di Kawasan Sudirman-Thamrin untuk Jaga Kebersihan

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, Jakarta pada dasarnya menerima semua masyarakat dari manapun, tapi perlu juga diingat untuk selalu menjaga kebersihan dan ketertiban.

Giring Mau Jadi Gubernur DKI, Politisi PKS: Emang Punya Nyali
Indonesia
Giring Mau Jadi Gubernur DKI, Politisi PKS: Emang Punya Nyali

Menurutnya, Giring berhak maju di Pilgub DKI 2024 jika mantan vokalis band Nidji itu punya keberanian.

Politikus Demokrat: Pencabutan HET Minyak Goreng Sulit Untuk Dipahami
Indonesia
Politikus Demokrat: Pencabutan HET Minyak Goreng Sulit Untuk Dipahami

Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang Partai Demokrat, Yan Harahap mendesak, Presiden Joko Widodo untuk segera mengevaluasi Menteri Perdagangan.

Ketua dan 5 Anggota Komisi I Terpapar COVID-19
Indonesia
Ketua dan 5 Anggota Komisi I Terpapar COVID-19

"Saya bersama 5 anggota Komisi I lainnya positif COVID-19," ujar Meutya.

KSP Apresiasi Pemda Jemput Pengungsi Konflik Sampang
Indonesia
KSP Apresiasi Pemda Jemput Pengungsi Konflik Sampang

Penjemputan tahap pertama ini akan diikuti tahap-tahap berikutnya dengan mempertimbangkan kesiapan semua aspek.

DPR Sebut Perlu Dilakukan Audit karena Kebakaran Kilang Minyak Berulang Terjadi
Indonesia
DPR Sebut Perlu Dilakukan Audit karena Kebakaran Kilang Minyak Berulang Terjadi

PT Pertamina harus mengevaluasi sistem keamanan kilang minyak miliknya.

Banjir Sintang Rendam Ribuan Rumah Berangsur Surut
Indonesia
Banjir Sintang Rendam Ribuan Rumah Berangsur Surut

Banjir yang terjadi sejak satu minggu yang lalu di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, berangsung surut.

Tanggapan Pemprov DKI Reuni 212 Diadakan di Dua Wilayah
Indonesia
Tanggapan Pemprov DKI Reuni 212 Diadakan di Dua Wilayah

Panitia Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar reuni akbar di dua wilayah yakni di Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jakarta Pusat dan Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor.

Pecalang Dilibatkan untuk Pengamanan KTT G20
Berita
Pecalang Dilibatkan untuk Pengamanan KTT G20

Pada KTT G20 di Bali ini, tidak hanya akan diamankan TNI dan Polri, namun juga ada "polisi adat" yang dikenal dengan "Pecalang".

Komnas HAM Diminta Hindari Ekspose Berlebihan di Kasus Brigadir J
Indonesia
Komnas HAM Diminta Hindari Ekspose Berlebihan di Kasus Brigadir J

Komnas HAM diingatkan agar bekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam menangani kasus meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.