Novel Bakal Gugat Jokowi Presiden Joko Widodo. Foto: Setkab

Merahputih.com - Wakil Ketua Gerakan Pemuda Muslim Indonesia Novel Bamukmin menilai Presiden Jokowi lebih bertanggung jawab terhadap penanganan banjir di ibu kota.

Novel mengatakan, salah alamat jika yang digugat adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Mengingat kewenangan Anies terbatas hanya di DKI Jakarta saja

"Nanti kalau kami gugat, kami sudah siapkan tim hukum untuk class action yang langsung menggugat Jokowi," ujar Novel, Rabu (15/1).

Baca Juga

Pakar Dorong Pemprov DKI Sinergikan Naturalisasi dan Normalisasi Sungai Atasi Banjir

Novel menyatakan Jokowi lebih bertanggung jawab karena pernah menyatakan akan lebih mudah menangani banjir Jakarta jika menjadi presiden. Namun meskipun sudah tujuh tahun menjabat sebagai presiden, Jokowi dinilai gagal menangani banjir.

"Presiden Jokowi sudah tujuh tahun (janji tanggulangi banjir). Anies baru dua tahun," kata Novel.

Selain itu, menurut dia, dampak terbesar banjir yang terjadi pada awal tahun ini bukan di DKI Jakarta, melainkan Jawa Barat dan Banten. Karena itu, Jokowi dinilai lebih bertanggung jawab.

Presiden Jokowi nampak menggunakan jas hujan plastik saat meninjau lokasi tersampak longsor di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/1/2020). (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Presiden Jokowi nampak menggunakan jas hujan plastik saat meninjau lokasi tersampak longsor di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/1/2020). (ANTARA/M Fikri Setiawan)

Meskipun demikian, Novel menyatakan masih menghormati Presiden Jokowi dan belum tahu kapan akan melakukan gugatan tersebut. Pihaknya, menurut dia, masih fokus pada pemberian bantuan kepada para korban bencana khususnya di Lebak, Banten; dan Jasinga, Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, demo menentang Anies tersebut banyak unsur politik daripada aspirasi tentang banjir.

"Kami melihat demo ini lebih banyak kepentingan politiknya. Bagaimana pun kami tidak diamkan Anies sendiri. Dukanya Anies duka kita, sebab Anies menjadi simbol perjuangan umat Islam," kata Novel.

Baca Juga

Anak Buah Anies Minta Debat Beda Normalisasi-Naturalisasi Dihentikan

Sebelumnya, tim advokasi banjir Jakarta telah mengajukan gugatan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin kemarin. Tim menyebutkan terdapat 243 warga Jakarta yang ikut dalam gugatan Class Action tersebut. Mereka meminta Pemrov DKI Jakarta memberikan ganti rugi atau kompensasi sebesar Rp 42,33 miliar karena banjir awal tahun ini. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH