Nostalgia Bermain Crush Gear Bareng Tangerang Gear Fighter Memacu Adrenaline sekaligus bernostalgia dengan bermain Crush Gear (Foto: instagram @tgr_gearfight)

KAMU yang tumbuh di periode 90-an tentunya sudah tak asing lagi dengan yang namanya Crush Gear. Namun, untuk mereka yang lahir tahun 2000-an mungkin kurang familiar dengan mainan yang juga sempat jadi tontonan favorit kala itu.

Singkat cerita Crush Gear merupakan sebuah mobil mainan, namun cara bermainnya bukan adu cepat layaknya Tamiya, namun adu kuat atau saling menghancurkan.

Baca Juga:

Komunitas Tarot Jakarta, Tarot Bukan Klenik

Aturan mainnya mungkin hampir sama dengan gulat, yang membedakan yakni medianya. Jadi bila mobilnya di adu, siapa yang keluar atau terbalik di area atau mobil terkunci tidak dapat bergerak oleh lawan, maka dinyatakan kalah.

Crush Gear bukan soal adu cepat, tapi adu kuat (Foto: instagram @tgr_gearfight)

Bicara soal Crush Gear, di wilayah Tangerang ada sebuah komunitas Crush Gear yang bernama Tangerang Gear Fighter.

Tangerang Gear Fighter berdiri pada tanggal 4 juni 2015. Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah sebagai wadah dan jembatan bagi parah pencinta mainan crush gear.

Saat ini anggota komunitas Tangerang Gear Fighter berjumlah 57 orang, untuk kamu yang ingin bergabung bisa langsung dm instagram @tgr_gearfight.

Baca Juga:

Surabaya Aero Club, Komunitas Pecinta Dirgantara

Pada komunitas Tangerang Gear Fighter, ada beberapa kegiatan rutin yang dilakukan, hal itu disampaikan langsung oleh Randy Arnanto, selaku koordinator gathering Tangerang Gear Fighter.

"Kegiatan kami hanya sekedar silaturahmi sambil bermain dan mengadu crush gear yang kami miliki, ada event gathering setiap hari minggu di Tangcity mall pukul 13.00 WIB, event bulanan biasanya kita adain mini turnamen, dan event tahunannya kita biasa adain event turnamen tingkat nasional," tutur Randy saat dihubungi merahputih.com.

Komunitas Tangerang Gear Fighter, wadah para pecinta Crush Gear di tangerang (Foto: instagram @tgr_gearfight)

Jenis Crush Gear sendiri ada tiga, yakni Crush Gear Turbo, Crush Gear Nitro dan Crush Gear WSO. Perihal harganya cukup variatif, dimulai dari Rp80.000 hingga Rp1 juta. Untuk kamu yang ingin mendapatkannya, kamu bisa mencari di online shop atau forum jual beli crush gear.

Namun ada sebuah Crush Gear yang paling mahal dan paling langka, yaitu crush gear Jaguar Commander yang harganya bisa mencapai Rp4 juta. Saking langkanya, memesan import juga cukup sulit. Menurut Randy dari Tangerang Gear Fight, bahkan di indonesia cuma segelintir orang aja yang memilikinya.

Sebuah mainan seperti Crush Gear, tentu tak terlepas dari sparepart untuk memodifikasi Crush Gear agar lebih kuat dan kece. Untuk harga sparepartnya cukup relatif, tak perlu mahal, namun kombinasinya harus pas.

Dalam membuat Crush Gear yang kuat untuk bertarung tentunya dibutuhkan cara-cara khusus, nah Randy Arnanto dari Tangerang Gear Fighter menjelaskan sedikit tipsnya.

"Pertama harus punya crush gear minimal 1 unit, lalu mulai build satu persatu untuk menambah kemampuan crush gear, dimulai dengan ganti wheel, ganti chasis, ganti front weapon dan sebagainya."

Ada beberapa part yang harus diperhatikan untuk membuat crush gear yang kuat, antara lain yaitu wheel, chasis dan front weapon (Foto: instagram @tgr_gearfight)

Bagi para pemula yang ingin memulai hobby Crush Gear, Randy menyarankan terlebih dahulu bertanya masalah harga pada komunitas Crush Gear seperti Tangerang Gear Fight.

Setelah itu, bila sudah ada unit Crush Gear yang diincar, siapkanlah dana, guna mencegah over budget dan mendapat Crush Gear dengan kualitas terbaik.

Menurut Randy yang sudah menggeluti hobi Crush Gear Cukup lama, ada suatu hal yang membuatnya sangat tertarik bermain Crush Gear. Randy mengungkapkan adrenalin nya seperti terpacu saat mengadu Crush Gear.

"Ketika mengadu crush gear dengan teman, rasanya seperti ada adrenalin yang dipacu, apalagi ketika kamu menang dan bisa membuat crush gear lawanmu rusak atau patah, itu rasanya sangat membahagiakan" cerita Randy.

Sedikit informasi, selama pandemi Virus Corona, Tangerang Gear Fighter sempat berhenti mengadakan gathering selama kurang lebih tiga bulan. Tapi, saat mulai memasuki fase kenormalan baru, Tangerang Gear Fight akhirnya mengadakan gathering kembali, namun dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan membawa hand sanitizer. (Ryn)

Baca Juga:

5 Istilah yang Harus Dipahami pada Lelang Ikan Cupang

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH