Nonton Bola Jauhkan Depresi dan Dimensia Serunya pertandingan bola membuat ingatan emosional di otak. (foto: pixabay/pexels)

APAKAH akhir pekan kamu selalu diwarnai acara nonton bareng pertandingan sepak bola? Jika iya, teruskan kebiasaan itu.

Pasalnya, menonton bola terbukti membuat otak lebih aktif. Dikutip dari Huffington Post, Alistair Burns, Direktur Departemen Demensia di NHS (biro pelayanan kesehatan di Inggris Raya) mengatakan, “Menonton sepak bola menjaga otak aktif. Caranya, terus merangsang saraf otak bekerja membentuk ingatan emosional.”

Ingatan emosional adalah salah satu dari dua jenis memori utama dalam otak manusia. Ingatan ini bisa diputar kembali sewaktu-waktu ketika kamu merasakan emosi yang serupa di kemudian hari. Ingatan emosional juga lebih kuat daripada memori biasa. Semisal ingatan tentang makan apa kamu kemarin siang.

Kenangan waktu nonton bola disimpan kuat di otak

Emosi saat nonton bola akan terekam kuat di otak. (foto: pixabay/JESHOOTScom)

Ingatan emosional jauh lebih kuat daripada memori biasa karena otak kamu akan mengaitkannya dengan momen spesial yang menegangkan atau membahagiakan. Saking kuatnya ingatan emosional itu menempel di otak, kamu bisa mengingat kembali setiap momen spesifik tersebut di kemudian hari, baik secara sengaja maupun tidak. Bahkan hingga bertahun-tahun setelahnya.

Tidak percaya? Coba saja kamu tanyak kakek atau ayahmu yang juga fan garis keras bola. Mereka mungkin masih bisa mengingat dengan detail negara mana yang menjadi juara di Piala Dunia 1986. Mereka juga mungkin bisa tiba-tiba mengingat siapa yang cedera atau yang mencetak gol kemenangan tersebut.

Nah, rangsang ingatan emosional itulah yang dipercaya peneliti berpotensi memperkuat aktivitas otak. Berdasarkan teori itu, Burns kemudian menjabarkan bahwa ketika kamu mengingat suatu peristiwa/situasi/seseorang yang spesifik, otak akan langsung berbarengan mengaktifkan emosi yang terkait dengan hal tersebut.

Pernah kan, ketika kamu mencoba mengingat si mantan, tiba-tiba hati terasa sedih atau marah? Mekanisme yang sama juga terjadi pada fan bola.

Mencoba mengingat atau menonton kembali sebuah siaran ulang pertandingan bola akan membangkitkan emosi yang sama sewaktu pertama kali mengalaminya. Mungkin emosi yang dirasakan saat ini tidak akan sekuat dulu, tapi tetap saja kamu bisa merasakan kesedihan atau kebahagiaannya, bukan?

Hal itu menegaskan kembali pendapat para ahli bahwa ingatan emosional dapat memicu emosi sama seperti aktivasi emosi dapat menciptakan sebuah informasi atau pemahaman baru (kognisi). Nonton bola dapat membantu kamu menanam ingatan emosional dan memungkinkan otak untuk mengaktifkan lagi kenangan terkait dengan peristiwa itu di masa depan, yang berpotensi memperkuat aktivitas otak tetap aktif di masa tua.

Kemampuan memutar kembali ingatan positif atau detail momen-momen hebat terkait dengan pertandingan bola yang pernah ditonton, ungkap peneliti, dapat mencegah risiko kemunculan demensia di masa tua atau bahkan mengurangi tingkat keparahannya.

Selain itu, kemampuan memutar kembali kenangan bahagia sehabis nonton bola juga bisa mencegah risiko depresi dan kesepian di usia lanjut.

Jadi, teruslah menonton bola selagi kamu sempat ya.(*)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH