Ninja, Streamer Game Sukses di Banyak Platform Ninja, streamer yang sukses di mana pun dia berkarir. (Foto: Wired.com)

MELIHAT perkembangan game sangat pesat, tidak heran banyak orang menjadikannya pekerjaan, karena pendapatan yang dihasilkan juga besar. Seperti streamer Tyler Blevins atau yang lebih dikenal sebagai “Ninja” di dunia game, terutama game Fortnite, menjadikan streaming menjadi pekerjaannya.

Ninja awalnya berkarir sebagai streamer di platform Twitch. Twitch sendiri merupakan sebuah wadah bagi streamer yang ingin mempublikasikan kegiatannya bermain game, biasanya secara live. Twitch memiliki jumlah streamer yang masif, selain itu pengguna Twitch juga terbilang masif.

1. twitch, platform streamer yang besar (twitch tv)
Twitch, platform streamer yang besar. (Foto: Twitch tv)

Baca Juga:

5 Tanda Kamu Sudah Menjadi Pemain Game yang 'Toxic'

Ninja sendiri berkarir tidak hanya di Twitch, dirinya juga berkarir melalui platform Youtube. Dengan lebih dari 20 juta subscriber dan 920 video yang telah di-upload, Ninja memiliki penghasilan yang terbilang fantasis.

Pada tahun 2018, Ninja dapat menghasilkan lebih dari USD500.000 atau kurang lebih Rp7 miliar dalam sebulannya. Penghasilan itu masih belum termasuk dari sponsor yang tentunya memfasilitasi.

Selain berkarir sebagai streamer, Ninja juga terbilang sukses dalam ajang professional di dunia game. Sebut saja dalam sebuah turnamen dunia Fornite 2019, di mana dirinya berhasil meraih juara 4 dengan hadiah kurang lebih USD73.000.

Pria kelahiran Amerika 28 tahun silam ini sukses tidak serta merta lepas dari kerja kerasnya. Berawal pada tahun 2009 dengan bermain Halo 3, Ninja memulai karirnya dalam dunia game. Setelah itu beberapakali, berpindah tim seperti Cloud9 dan Team Liquid.

2. Mixer, platform streaming dari microsoft (polygon.com)
Mixer, platform streaming dari Microsoft. (Foto: polygon.com)

Baca Juga:

Ini 10 Game PS4 yang Harus Kamu Mainkan Sebelum PS5 Rilis!

Ninja mulai menemukan jalannya saat ia mulai berpindah game ke PlayerUnknown’s Battleground. Setelah itu, ia mulai berpindah ke Fornite, di mana game ini membawa kesuksesan yang ia terima saat ini.

Dari situ, karir Ninja tidak terbendung. Ia pun menjadi orang yang dibayar oleh Electronic Arts untuk mempromosikan game Apex Legend dengan biaya kurang lebih USD1 juta atau sekitar Rp 14 miliar.

Setelah itu, sebuah platform streamer yang dibuat oleh Microsoft, yaitu Mixer, mengajak Ninja untuk berpindah platform dari Twitch. Kesuksesan Ninja ternyata tidak hanya pada platform awal yang dia jalani, namun terbawa sampai ke Mixer, di mana saat ini Ninja telah menyentuh angka 1,5 juta subscriber di Mixer. Itu semua menunjukan bahwa Ninja adalah seorang streamer yang sukses apa pun flatform-nya. (Jhn)

Baca Juga:

Pasar idEA Ramai Dikunjungi Pencinta Game



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH