Nilai Plus Moeldoko Jadi Cawapres Jokowi, Tahu Betul Kekuatan Lawan dan Kawan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan sudah mengantongi nama calon wakil presiden (cawapres) yang bakal mendampinginya di Pilpres 2019, kemarin. Namun, Jokowi menutup rapat siapa nama duetnya dan masih menjadi rahasia hingga kini.

Sejumlah nama beken dari Ketum partai hingga teknokrat profesional diisukan bakal menjadi Cawapres Jokowi. Bahkan, belakangan muncul nama Jenderal (Purn) Moeldoko yang diisukan bakal mengisi posisi Cawapres Jokowi.

Terkait Moeldoko, Pengamat Politik Ujang Komaruddin mengakui mantan Panglima TNI yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) itu banyak memiliki nilai plus jika benar maju mendampingi Jokowi.

"Melihat track record Moeldoko kemungkinan bisa saja terjadi di politik, Moeldoko ini bagian dari kekuatan politik karena dia tentara," kata Ujang saat dimintai keterangannya, Minggu (8/7).

Presiden Jokowi (baju putih) memastikan sudah memegang nama cawapres untuk Pilpres 2019 saat hadir dalam Rembuk Nasional Aktivis 98 (MP/Ponco)

Menurut Ujang, sebagai mantan Panglima TNI, Moeldoko tahu betul kekuatan kawan maupun lawan Jokowi. "Dia mantan Panglima di era SBY artinya tahu dia kekuatan politik SBY masa lalu," kata dia.

Faktor itulah yang menjadi salah satu alasan kenapa Jokowi mengangkatnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Dengan perawakan tegas, dia mampu mengatur ritme pemerintahan Jokowi.

Kedekatan Moeldoko dengan Jokowi juga disebut menjadi alasan kenapa dia layak menjadi Cawapres Jokowi. "Seandainya Moeldoko ditarik jadi cawapres itu bonus bagi dia, sebab seperti kita tahu banyak yang mengincar posisi itu," imbuh Ujang.

Moeldoko, lanjut dia, bisa menjadi jalan tengah di tengah panasnya perebutan kursi Cawapres Jokowi. "Karena banyak yang berminat jadi wapres, Moeldoko ini bisa jadi jalan tengah, chemistrynya dengan Jokowi sudah ada," tutur dia. (Fdi)

Kredit : fadhli


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH