Nikmati Suasana 'Jadul' di Dharma Boutique Roastery Biji kopi didatangkan dari berbagai wilayah di Indonesia. ([email protected])

BANGUNAN berwarna putih berpilar besar khas arsitektur Indies era kolonial di Semarang ini ramai didatangi orang. Pasalnya, tidak hanya suasananya nyaman, asri, dan bersejarah, pengunjung dapat memilah dan mencicipi berbagai macam kopi. Ketika menginjakkan kaki di halaman depan saja, pengunjung sudah langsung disambut dengan aroma kopi. Haruma aroma kopi tersebut berasal dari bangunan di serambi kiri dari bangunan utama rumah tersebut. Di sana, biji kopi baru saja disangrai 'berbaring' di atas tampah sehingga aromanya menyeka seluruh ruangan.

Rumah bercat putih penuh sejarah beserta peracik kopi tersebut bernama Dharma Boutique Roastery. Sebelum berubah menjadi Dharma Boutique Roastery, toko kopi ini dulunya merupakan pabrik kopi bernama Margo Redjo. Pabrik kopi ini awalnya didirikan Tan Tiong Le pada 1883. Tak mengherankan bila bangunan ini diberikan kredit sebagai bangunan kopi tertua di Semarang. Kini, Widayat Basuki Dharmowiyono sebagai generasi ketiga Tan Tiong Le turun tangan mengelola toko kopi ini.

Baca Juga:

Tren Baru Wisata Pascapandemi

kopi
Sebelum berubah menjadi Dharma Boutique Roastery, toko kopi ini dulunya merupakan pabrik kopi bernama Margo Redjo. ([email protected])

Sampai saat ini, masih ada salah satu mesin sangrai yang usianya sudah lebih dari 100 tahun dan hanya dijadilkan pajangan. Biasanya biji kopi disangrai dan dipanggang dengan alat yang sederhana secara manual. Proses menyangrai ditunjukkan kepada pembeli apabila ada waktu yang tepat.

Biji kopi yang disajikan tidak hanya satu jenis saja, tapi beragam jenis dari berbagai daerah di Indonesia. Harga yang ditawarkan juga bermacam-macam, di bawah Rp 100 ribu hingga lebih dari Rp 500 ribu.

Berbeda dengan dulu, dimana pengunjung hanya bisa membeli biji kopi saja, kini disediakan mini bar untuk mencoba-coba jenis kopi lain yang diinginkan. Namun tidak gratis loh. Kamu harus mengeluarkan uang untuk membayar cupping yang akan digunakan untuk mencoba kopi.

Baca Juga:

Naik Kelas, Labuan Bajo Hadirkan Dua Destinasi Baru dan Siap Jamu Event Internasional

kopi
Pengunjung dapat menikmati beragam jenis kopi dari berbagai wilayah di Indonesia. ([email protected])

Banyaknya varian biji kopi yang disajikan di Dharma Boutique Roastery berasal dari petani lokal. Melihat dari banyaknya jenis kopi, kebanyakan pengunjung lebih memilih untuk mencoba kopi dari Jawa Tengah.

Tidak hanya itu, kini bukan hanya bersantai dan mencoba berbagai macam kopi saja. Namun, banyak anak muda yang datang untuk belajar tentang kopi.

Sampai saat ini, Dharma Boutique Roastery sudah menyediakan kopi dalam kemasan botol yang bisa kamu nikmati di tempat atau bisa di bawa pulang. Pemilik Dharma Boutique Roastery, Basuki berharap agar pengolahan kopi bisa menjadi bangunan cagar budaya. (yos)

Baca Juga:

Ada Etika Lokal yang Harus Dijaga, Jangan Seenaknya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
International Mask Festival Solo Tampilkan Adi Budaya Leluhur
Tradisi
International Mask Festival Solo Tampilkan Adi Budaya Leluhur

Agenda rutin yang ditujukan menghidupkan budaya lokal.

Sidoarjo Punya Wisata Jet Ski
Travel
Sidoarjo Punya Wisata Jet Ski

Memanfaatkan aliran Sungai Porong yang tak jauh dari pusat Kota Sidoarjo, ke arah selatan sekitar 15 kilometer.

Ogoh-Ogoh Mulai Diarak Sejak Nyepi Jadi Hari Libur Nasional 39 Tahun Lalu
Tradisi
Ogoh-Ogoh Mulai Diarak Sejak Nyepi Jadi Hari Libur Nasional 39 Tahun Lalu

Keppres Penetapan Nyepi sebagai hari libur nasional bersama dengan Hari Raya Waisak.

Hidangan Indonesia Tak Lepas dari Sambal
Kuliner
Hidangan Indonesia Tak Lepas dari Sambal

Rasa pedas sambal bukan hanya menggugah selera tapi juga memiliki fungsi sebagai pengganti temperatur panas.

Tradisi Tato Tiga Suku Adat Papua Terancam Punah
Tradisi
Tradisi Tato Tiga Suku Adat Papua Terancam Punah

Tato merupakan salah satu budaya di pesisir utara Papua.

Damainya Menapaki Patung Buddha Tidur Terbesar di Mojokerto
Hiburan & Gaya Hidup
Damainya Menapaki Patung Buddha Tidur Terbesar di Mojokerto

Terletak di kompleks Maha Vihara Mojopahit, patung ini didirikan guna melengkapi Vihara Mojopahit.

Kawasan Malioboro akan Dibuat ala Tempo Dulu
Travel
Kawasan Malioboro akan Dibuat ala Tempo Dulu

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Pemerintah Kota Yogyakarta bakal menyulap kawasan legendaris ini seperti tempo dulu.

Kisah Gelar 'Sir' untuk Azyumardi Azra
Tradisi
Kisah Gelar 'Sir' untuk Azyumardi Azra

Sepak terjang Azra dalam dunia cendekia keislaman telah menarik minat Ratu Elizabeth II.

Melihat Keseruan Festival Bunga dan Buah Berastagi 2022
Travel
Melihat Keseruan Festival Bunga dan Buah Berastagi 2022

Setelah terhenti karena pandemi, Festival Bunga dan Buah Berastagi digelar kembali

Adat Bundo Kanduang dalam Sistem Matrilineal Budaya Minangkabau
Tradisi
Adat Bundo Kanduang dalam Sistem Matrilineal Budaya Minangkabau

Klan yang didasarkan pada garis keturunan perempuan.