Kesehatan
Nikmati Daging Kurban, Kolesterol Terjaga Atur pola makan agar kolesterol terjaga saat Idul Adha. (foto: pexels-freestocksorg)

MENU-menu olahan daging kurban umum disajikan pada Hari Raya Idul Adha. Tak sedikit juga keluarga yang sudah bersiap membeli tusuk satai dan arang untuk acara bakar-bakar bersama keluarga. Tunggu dulu, makan daging memang enak, tapi ada masalah kesehatan yang perlu diperhatikan, yaitu kolesterol.

Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Intan Annisa Fatmawaty menyampaikan, selain dari makanan, kolesterol juga sebenarnya diproduksi dalam tubuh kita.

BACA JUGA:

Hewan Kurban Terkena PMK Bisa Dipotong, Tapi...

"Kalau ada yang kolesterolnya tinggi, itu bisa disebabkan adanya gangguan metabolisme dalam tubuh atau memang asupan makanannya mengandung kolesterol tinggi terlalu banyak," jelas Intan kepada Humas Kota Bandung, (8/7).

daging
Makan daging bisa menjadi salah satu faktor naiknya kolesterol. (Foto: pexels-markus-spiske)

Faktor kenaikan kolesterol memang diakibatkan dari makanan. Menyantap makanan berbahan daging yang mengandung banyak lemak serta bahan olahannya yang menggunakan santan dan minyak berlebih, diakui Intan, menjadi salah satu faktor yang membuat kolesterol kerap naik saat Idul Adha.

"Kalau memang punya kolesterol atau tidak ingin kolesterolnya meningkat, bisa konsumsi bagian daging tertentu seperti daging has. Dari proses pengolahan juga bisa dicari alternatif memasak dengan cara lain," ungkapnya.

Tak hanya itu, kolesterol juga bisa naik karena trigliserida yang banyak ditemukan pada makanan olahan tepung. "Jadi kolesterol naik itu bukan hanya diakibatkan dari makan daging, melainkan juga konsumsi makanan-makanan dari tepung. Trigliserida menyebabkan jantung koroner," tuturnya.

Ia mengatakan ada beberapa gejala saat kolesterol dalam tubuh mulai meningkat. Ada yang tiba-tiba merasa sakit di pundak, kepala, dada, pusing, bau mulut, atau sembelit karena kekurangan serat.

"Ada juga yang cepat capai, kesemutan, bahkan ada yang malah tidak pernah merasakan apa-apa. Ketahuannya saat cek kesehatan di lab," ujarnya.

Sebenarnya, menurut Intan, tidak semua kolesterol itu buruk untuk tubuh. Ada dua jenis dalam tubuh, yaitu low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lipoprotein (HDL). "LDL, kalau tinggi, bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit jantung, stroke, atau penyempitan pembuluh darah. LDL bisa diturunkan dengan adanya HDL," papar Intan.

BACA JUGA:

Berbagai Bahan Alami untuk Naikkan Kelas Olahan Daging Kambing

Untuk menaikkan HDL, Intan menyarankan konsumsi minyak zaitun, ikan sarden, salmon, makanan berserat tinggi, dan kacang-kacangan. Namun, bagi para pengidap asam urat, jangat mengonsumsinya terlalu banyak.

"Konsumsi buah seperti avokad juga bagus untuk menaikkan HDL. Indeks glikemiknya rendah, jadi bisa dikonsumsi juga oleh pengidap diabetes," katanya.

Intan juga menyarankan kedelai untuk meningkatkan HDL. “Tapi perhatikan lagi bagaimana cara mengolahnya," lanjutnya.

Selain memerhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, Intan juga mengingatkan pembatasan porsi makan demi menjaga kolesterol stabil. Ia menekankan untuk makan secukupnya. “Jangan karena dapat dari tetangga, saudara, dan masjid, semua jatah kurban langsung dikonsumsi dengan porsi besar,” pesannya.

daging
Makan dalam porsi berimbang. (foto: pexels-min-an)

Oleh karena itu, ia menyarankan agar daging kurban dimakan dengan porsi kecil dan diseimbangkan dengan makanan berserat. “Imbangi dengan cukup minum air putih minimal dua liter per hari," imbaunya.

Minum air putih amatlah penting untuk menjaga kolesterol stabil “Biasanya saat sedang berkumpul makan satai atau gulai, masyarakat malah mengonsumsi minuman bersoda atau teh dalam kemasan. Ini jadi dobel nanti, kolesterol tinggi, gula juga ikut tinggi,” katanya.

Hal lain yang menjadi perhatian yakni gerak tubuh. Aktiflah bergerak minimal 30 menit per hari dalam seminggu. Bisa dengan jalan kaki atau aerobik.

"Ketiga, cara memasaknya juga perlu diperhatikan. Jangan terlalu bersantan dan berminyak. Bisa pilih olahan yang lebih sehat," tutupnya.(*)

BACA JUGA:

Cara Memotong Daging Kambing Bisa Memengaruhi Tingkat Keempukan

Artikel ini merupakan laporan kontributor Merahputih.com untuk Jawa Barat.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Squid Game Masuk Nominasi Serial Drama di Emmy
Fun
Penjualan e-SBN Mencapai Target 786 Persen
Hiburan & Gaya Hidup
Penjualan e-SBN Mencapai Target 786 Persen

Penjualan e-SBN diperoleh dari 87 investor.

Kantung Mata, Mudah Menghilangkannya
Fun
Kantung Mata, Mudah Menghilangkannya

Meski tidak berbahaya, kantung mata dan lingkaran hitam di sekitar mata bisa membuat penampilan jadi tidak segar.

Makanan Bergizi Bantu Ringankan Kecemasan
Hiburan & Gaya Hidup
Makanan Bergizi Bantu Ringankan Kecemasan

Kamu juga perlu berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi yang dapat membantu mendukung kesehatan mental.

Toyota Debut Konsep Hilux Listrik, Speknya Masih Rahasia
Fun
Toyota Debut Konsep Hilux Listrik, Speknya Masih Rahasia

Ada kemungkinan hadir dalam versi mesin berbahan bakar hidrogen.

Kolaborasi Olah 13 Ton Sampah Makanan Kedaluarsa
Fun
Kolaborasi Olah 13 Ton Sampah Makanan Kedaluarsa

Sampah bekas makanan jadi isu serius kebersihan lingkungan.

Mengapa Hubungan Anjing dan Manusia Begitu Dekat?
Hiburan & Gaya Hidup
Mengapa Hubungan Anjing dan Manusia Begitu Dekat?

Anjing dan manusia sama-sama punya hormon oksitosin.

Minum 2 Cangkir Kopi Sehari dapat Mengurangi Risiko Kerusakan Ginjal
Fun
Minum 2 Cangkir Kopi Sehari dapat Mengurangi Risiko Kerusakan Ginjal

2-3 gelas per hari adalah yang paling disarankan.

Manfaat Memberlakukan Sleep Training Sejak Dini
Fun
Manfaat Memberlakukan Sleep Training Sejak Dini

Meskipun belum bisa berbicara dengan lancar, bayi sebenarnya bisa diajak kerja sama.

Hanung Bramantyo Ungkap Kesulitan Garap 'Satria Dewa: Gatotkaca'
ShowBiz
Hanung Bramantyo Ungkap Kesulitan Garap 'Satria Dewa: Gatotkaca'

Satria Dewa: Gatotkaca tayang Juni 2022.