NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi dan Tanjung Priok Gagal Divaksin Peserta vaksinasi massal Dewa United bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Highgrounds Game Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Rabu, (4/8). Foto: MP/Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Program vaksinasi COVID-19 yang dicanangkan oleh pemerintah belum berjalan secara optimal. Alasannya, masih ada berbagai macam kendala muncul di lapangan.

Terbaru, seorang warga bernama Sumarno gagal mengikuti vaksinasi COVID-19 di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (3/8).

Baca Juga

Lebih dari 10 Ribu Orang Ikut Vaksinasi COVID-19 di Mal Pondok Kelapa Town Square

Sumarno gagal mendapat suntikan vaksin karena nomor induk kependudukan (NIK) miliknya sudah digunakan oleh orang lain.

"Tidak bisa melaksanakan vaksin di KKP Tanjung Priok, karena NIK sudah digunakan oleh orang lain sesuai data yang terlampir," tutur Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Putu Kholis dalam siaran persnya kepada wartawan, Rabu (4/8).

Berdasarkan, data yang diperoleh kepolisian, NIK milik Sumarno dipakai oleh seseorang bernama Musa yang telah melakukan vaksinasi di Kelurahan Lagoa pada 13 Juli.

Vaksinator menyuntikkan cairan vaksin Covid-19 Sinovac kepada peserta vaksinasi massal Dewa United bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Highgrounds Game Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Rabu, (4/8/2021). Vaksinasi massal tersebut dilaksanakan pada 4-5 Agustus 2021 dosis pertama dan 8-9 September 2021 dosis kedua. Sebanyak 2000 dosis vaksin Sinovac disediakan untuk masyarakat yang belum melakukan vaksin. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Vaksinator menyuntikkan cairan vaksin Covid-19 Sinovac kepada peserta vaksinasi massal Dewa United bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Highgrounds Game Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Rabu, (4/8/2021). Vaksinasi massal tersebut dilaksanakan pada 4-5 Agustus 2021 dosis pertama dan 8-9 September 2021 dosis kedua. Sebanyak 2000 dosis vaksin Sinovac disediakan untuk masyarakat yang belum melakukan vaksin. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Masih dari keterangan Kapolres, pihaknya sudah meminta keterangan dari petugas di KKP Tanjung Priok. Menurut keterangan petugas, kejadian seperti itu bukan kali pertama terjadi.

"Kejadian ini sudah beberapa kali terjadi yang mana calon vaksinasi pada saat registrasi sudah terdaftar NIK-nya namun berbeda orang, hal tersebut terjadi dikarenakan adanya salah input dari petugas," ujar Putu.

Menurut Putu, petugas lantas memberikan solusi kepada peserta vaksinasi untuk melapor ke BPJS guna perbaikan data.

"Agar melapor ke BPJS sehingga dapat diperbaiki data yang sesuai dengan NIK, karena sebagai syarat vaksin diinput data adalah NIK," sambung Putu.

Selain di wilayah Pelabuhan, kasus serupa juga terjadi di Bekasi. Warga setempat tidak bisa melakukan registrasi vaksinasi lantaran NIK miliknya sudah dipakai orang lain.

Bahkan diketahui NIK miliknya dipakai oleh warga negara asing bernama Lee In Wong pada 25 Juni lalu. WNA itu menjalani vaksinasi COVID-19 di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Knu)

Baca Juga

8 Titik Lokasi Vaksinasi Keliling, Rabu (4/8)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
122.718 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh
Indonesia
122.718 Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Terdapat empat tower yang menampung pasien rawat inap tersebut

Tekan Penyebaran COVID-19, Ratusan Masker Dibagikan di Kawasan Menteng
Indonesia
Tekan Penyebaran COVID-19, Ratusan Masker Dibagikan di Kawasan Menteng

Pembagian difokuskan di kawasan stasiun, pasar, dan fasilitas publik yang menjadi tempat keramaian.

Minta Hadir dalam Sidang, Rizieq Tidak Mau Ada Diskriminasi
Indonesia
Minta Hadir dalam Sidang, Rizieq Tidak Mau Ada Diskriminasi

Terdakwa Rizieq Shihab meminta untuk diizinkan hadir dalam ruang persidangan kasus protokol kesehatan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Jaktim).

PP Jakmania Bantah Instruksikan Anggotanya Turun ke Jalan
Indonesia
PP Jakmania Bantah Instruksikan Anggotanya Turun ke Jalan

Jakmania telah mengimbau kepada anggotanya untuk nonton di rumah

Puluhan Tahanan Polda Metro Positif COVID-19, Mayoritas OTG
Indonesia
Puluhan Tahanan Polda Metro Positif COVID-19, Mayoritas OTG

Situs corona.jakarta. go.id memuat data adanya 65 tahanan Polda Metro Jaya yang terkonfirmasi positif virus Corona.

SMP Swasta Surabaya Dilarang Tarik Biaya PPDB Siswa Jalur Afirmasi
Indonesia
SMP Swasta Surabaya Dilarang Tarik Biaya PPDB Siswa Jalur Afirmasi

PPDB SMP Swasta Surabaya melibatkan 146 sekolah.

[HOAKS atau FAKTA]: Positif COVID-19 Bukan karena Virus, tapi Kurang Vitamin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Positif COVID-19 Bukan karena Virus, tapi Kurang Vitamin

Telah beredar sebuah unggahan dalam Twitter oleh akun @LsOwien yang mengatakan bahwa COVID-19 bukan disebabkan oleh virus, melainkan karena kekurangan vitamin C, vitamin B serta zinc.

Tak Hanya Ditempeli Stiker, Rumah Pemudik Juga Diawasi Polisi dan Tentara
Indonesia
Tak Hanya Ditempeli Stiker, Rumah Pemudik Juga Diawasi Polisi dan Tentara

Kalau tidak membawa surat keterangan swab antigen yang menyatakan negatif mereka menolak

Panitia Pengawas Diam-diam Temui Timses Paslon Pilkada
Indonesia
Panitia Pengawas Diam-diam Temui Timses Paslon Pilkada

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melarang Panitia Pengawas (Panwas) bertemu dengan pasangan calon atau tim pemenangan pada Pilkada Serentak 2020 secara diam-diam.

1.020 Anak Terima Remisi di Hari Anak Nasional
Berita
1.020 Anak Terima Remisi di Hari Anak Nasional

"Kami berharap pemberian remisi ini dapat memotivasi anak untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan mengikuti pembinaan dengan lebih semangat. Meskipun mereka terbatas kemerdekaannya di dalam LPKA, " kata Reynhard.